- Pelantikan Lima Ibunda Guru Kabupaten, Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan
- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo
- Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan
- Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar
Pelantikan Lima Ibunda Guru Kabupaten, Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Ibunda Guru Provinsi Lampung,
Purnama Wulan Sari Mirza, melantik dan mengukuhkan lima Ibunda Guru Kabupaten
sekaligus membuka Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II PGRI Provinsi
Lampung Masa Bakti XV Tahun 2026 di Auditorium Drs. H. Dailami Zain STKIP PGRI
Lampung, Selasa (9/6/2026).
Lima Ibunda Guru Kabupaten yang dikukuhkan yaitu Hj.
Nanda Indira Bastian, S.E., M.M. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Pesawaran, drg.
Meri Farida Hamartoni sebagai Ibunda Guru Kabupaten Lampung Utara, K.M.T.
Herlinawati Qudrotul Ikhwan, S.H. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tulang Bawang,
Novianti Novriwan, S.P. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan
Ayu Asalasiah, S.Ked. sebagai Ibunda Guru Kabupaten Way Kanan.
Baca Lainnya :
- Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat0
- Terima Peserta PKN II Sumsel, Wagub Jihan Dorong Pemimpin Daerah Adaptif Hadapi Perubahan0
- Pemprov Lampung Raih Predikat A Nasional untuk Keamanan Pangan0
- Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung0
- Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN0
Dalam sambutannya, Ibunda Guru Provinsi Lampung, Purnama
Wulan Sari Mirza menegaskan bahwa pengukuhan Ibunda Guru bukan sekadar
seremonial maupun pemberian gelar, melainkan amanah besar untuk menjadi
pelindung, pengayom, dan pendamping bagi peserta didik maupun tenaga pendidik
di seluruh daerah.
"Ini bukan hanya momentum penandatanganan SK atau
pemakaian selempang. Hari ini kita menerima amanah yang mulia. Sebagai seorang
ibu, kita memiliki tanggung jawab untuk mendampingi, melindungi, dan memberikan
kehangatan kepada anak-anak serta para pendidik di daerah masing-masing,"
ujarnya.
Menurutnya, peran Ibunda Guru tidak hanya mendukung
pendidikan formal, tetapi juga turut membangun karakter, kecerdasan sosial,
spiritual, dan intelektual generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan
kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di
Provinsi Lampung.
Batin Wulan, sapaan akrab Ibunda Guru Provinsi Lampung
juga menekankan pentingnya penguatan literasi sebagai fondasi peningkatan mutu
pendidikan. Ia mengajak seluruh Ibunda Guru untuk bersinergi dengan berbagai
pihak, termasuk perangkat daerah terkait, guna menumbuhkan budaya membaca dan
belajar di masyarakat.
"Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,
kita harus memperkuat literasi. Membaca adalah pintu ilmu. Karena itu, Ibunda
Guru harus menjadi motor penggerak literasi di kabupaten masing-masing demi
meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Ibunda Guru Provinsi Lampung
juga menyambut baik pelaksanaan Konkerprov II PGRI Provinsi Lampung sebagai
forum strategis untuk merumuskan berbagai kebijakan dan rekomendasi yang
solutif, adaptif, serta relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.
Ia menilai perkembangan teknologi, transformasi digital,
dan dinamika sosial menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi. Karena
itu, kolaborasi antara pemerintah, PGRI, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku
kepentingan menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut.
Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Batin
Wulan juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan keluarga besar
PGRI dalam membangun pendidikan dan kesejahteraan keluarga di Lampung.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PGRI, Kadarmanta
Baskara Aji, menyampaikan apresiasi atas kinerja organisasi PGRI di Lampung
yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, baik dari sisi
pembinaan organisasi maupun pengawalan terhadap profesi guru.
"Kami dari PB PGRI terus memantau perkembangan
organisasi di seluruh Indonesia. Lampung termasuk yang terbaik dalam pembinaan
organisasi PGRI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ini layak
menjadi contoh bagi daerah lain," katanya.
Ia juga mengapresiasi kuatnya dukungan pemerintah daerah
dan para pemangku kepentingan terhadap dunia pendidikan di Lampung. Menurutnya,
kondisi tersebut turut menciptakan lingkungan yang kondusif bagi guru dalam
menjalankan tugasnya.
Kadarmanta menambahkan, PB PGRI terus memperkuat
perlindungan hukum bagi guru melalui kerja sama dengan Kepolisian Republik
Indonesia dan tengah menjajaki kerja sama serupa dengan Kejaksaan Agung.
"Kami memiliki komitmen kuat untuk melindungi guru.
Satu guru tersakiti, semua guru membela. Karena guru adalah garda terdepan
dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," tegasnya.
Di sisi lain, Ketua PGRI Provinsi Lampung, Sulpakar,
menjelaskan bahwa pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten menjadi momentum penting
untuk memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, Ibunda Guru memiliki peran strategis sebagai
figur yang menaungi seluruh guru mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan
tinggi, sekaligus menjadi mitra dalam membangun karakter dan kecerdasan
generasi muda.
"Tugas membangun generasi bangsa tidak hanya menjadi
tanggung jawab guru. Peran keluarga, lingkungan, pemerintah, dan seluruh elemen
masyarakat sangat menentukan. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci untuk
membentuk kecerdasan intelektual, sosial, dan spiritual anak-anak kita,"
ujarnya.
Sulpakar berharap para Ibunda Guru Kabupaten yang baru dikukuhkan
dapat bersinergi dengan PGRI dan pemerintah daerah dalam mengawal peningkatan
mutu pendidikan serta menyiapkan generasi unggul yang siap menjadi pemimpin
masa depan.
Konkerprov II PGRI Provinsi Lampung sendiri menjadi forum
tertinggi organisasi setelah konferensi provinsi yang bertujuan melakukan
evaluasi program kerja, menyusun langkah strategis organisasi, serta merumuskan
program prioritas PGRI menuju tahun 2027. Dengan dukungan berbagai pemangku
kepentingan, forum tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konkret
dan bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)