SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya

By redaksi 14 Agu 2026, 11:38:04 WIB Pendidikan
SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya

METRO, MFH,-- Sebanyak sembilan peserta didik SLB Insan Madani Metro resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan pada jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya satu tahapan pendidikan, sekaligus awal bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan menuju kemandirian dan kehidupan yang lebih produktif.

Kegiatan pelepasan yang dirangkai dengan tasyakuran ke-15 SLB Insan Madani Metro tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Metro, Helmi Zain, yang mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso.

Kepala SLB Insan Madani Metro, Dwi Septi Handayani, S.Pd., mengatakan, sembilan peserta didik yang dilepas terdiri atas empat siswa jenjang SDLB, empat siswa SMPLB, dan satu siswa SMALB. Ia menjelaskan, proses kelulusan peserta didik dilaksanakan melalui tahapan evaluasi sesuai ketentuan pendidikan, termasuk ujian tertulis dan praktik. Peserta didik yang memenuhi persyaratan memperoleh ijazah sebagai bukti telah menyelesaikan pendidikan.

Baca Lainnya :

Menurut Dwi, keberhasilan pendidikan di SLB tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan peserta didik untuk menjalani kehidupan secara mandiri.

“Yang pertama mereka bisa mandiri, dalam artian tidak bergantung dengan orang lain. Kedua, mereka memiliki life skill atau kecakapan yang nantinya berguna bagi kehidupan kelak tanpa merepotkan orang tua,” ujarnya, Kamis (13/08/2026)

Dwi menegaskan, kelulusan bukan berarti berakhirnya perhatian sekolah terhadap peserta didik. Pihaknya tetap membangun komunikasi dengan orang tua untuk memantau perkembangan serta tingkat kemandirian para alumni.

Sementara itu, Pembina Yayasan Insan Madani Metro, Prof. Dr. Sowiyah, menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada SLB Insan Madani. Ia menilai, keberadaan guru yang kompeten, sabar, serta mengedepankan ketulusan dan kasih sayang menjadi kekuatan penting dalam memberikan layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Menurut Sowiyah, sekolah juga terus menggali bakat dan minat peserta didik sejak jenjang pendidikan menengah. Upaya tersebut dilakukan agar setiap siswa memiliki keterampilan yang sesuai dengan potensi masing-masing sebagai bekal setelah menyelesaikan pendidikan.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat menemukan dan mengembangkan potensi anak. Kami ingin setiap anak memiliki bekal keterampilan untuk menjalani kehidupannya secara mandiri,” katanya.

Ia menyebutkan, sejumlah alumni SLB Insan Madani telah menunjukkan kemandirian melalui berbagai aktivitas, mulai membantu usaha orang tua, berwirausaha, hingga mengembangkan kemampuan di bidang musik.

Di sisi lain, Sowiyah menilai, kesempatan kerja yang ramah dan terbuka bagi penyandang disabilitas di Lampung masih perlu terus diperluas. Menurutnya, dukungan terhadap penyandang disabilitas tidak cukup hanya dalam bentuk bantuan fisik, tetapi harus disertai pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan.

“Saya berharap pemerintah tidak hanya memberikan dukungan dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan bagi sekolah dan peserta didik penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang memberikan ruang bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkembang. Menurutnya, SLB hadir bukan untuk bersaing dengan sekolah lain, melainkan menjadi bagian dari upaya memberikan layanan pendidikan sesuai potensi dan kebutuhan setiap anak.

“Kami bukan bersaing, tetapi ingin melayani. Semua tidak ada beda. Allah menciptakan anak-anak dengan kelebihan masing-masing,” jelasnya.

Sowiyah pun mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan dan tidak menyerah dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. Potensi anak, kata dia, perlu digali secara berkelanjutan sesuai bakat dan minat agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan memiliki keterampilan yang bermanfaat.

Mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, Helmi Zain, menyampaikan apresiasi kepada SLB Insan Madani Metro yang telah konsisten memberikan pelayanan pendidikan, pembinaan, dan pendampingan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Ia mengatakan, pelepasan peserta didik bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan menjadi momentum penting untuk menguatkan kemandirian, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan para lulusan agar mampu berperan di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada SLB Insan Madani yang selama ini telah memberikan pelayanan pendidikan, pembinaan dan pendampingan kepada anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Helmi.

Menurutnya, pendidikan bagi penyandang disabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif, setara, dan berkeadilan.

“Anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memberikan kesempatan, pendampingan dan lingkungan yang mendukung agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi kemampuan dan keterampilan yang bermanfaat,” katanya.

Helmi juga mengapresiasi para guru dan tenaga pendidik SLB Insan Madani yang telah menjalankan tugas dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan kasih sayang.

Ia berharap para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah, tetapi terus mengembangkan keterampilan dan kemandirian sehingga mampu menjadi pribadi yang produktif serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah. Terus kembangkan keterampilan, keberanian dan kemandirian. Pemerintah Kota Metro juga berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Helmi berharap SLB Insan Madani Metro dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, setara, dan memberikan kesempatan kepada setiap anak untuk tumbuh sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

“Semoga SLB Insan Madani semakin maju, terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia di Kota Metro. Kepada para lulusan, selamat melanjutkan perjalanan. Jadilah pribadi yang mandiri, percaya diri dan terus berkarya,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Metro]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment