- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader
SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya

METRO, MFH,-- Sebanyak sembilan peserta didik
SLB Insan Madani Metro resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan pada
jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB. Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya
satu tahapan pendidikan, sekaligus awal bagi para lulusan untuk melanjutkan
perjalanan menuju kemandirian dan kehidupan yang lebih produktif.
Kegiatan pelepasan yang dirangkai dengan
tasyakuran ke-15 SLB Insan Madani Metro tersebut turut dihadiri Asisten
Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Metro, Helmi Zain, yang
mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso.
Kepala SLB Insan Madani Metro, Dwi Septi
Handayani, S.Pd., mengatakan, sembilan peserta didik yang dilepas terdiri atas
empat siswa jenjang SDLB, empat siswa SMPLB, dan satu siswa SMALB. Ia
menjelaskan, proses kelulusan peserta didik dilaksanakan melalui tahapan
evaluasi sesuai ketentuan pendidikan, termasuk ujian tertulis dan praktik.
Peserta didik yang memenuhi persyaratan memperoleh ijazah sebagai bukti telah
menyelesaikan pendidikan.
Baca Lainnya :
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD0
- Wali Kota Metro Bahas Percepatan Bedah Rumah Bersama Kementerian PKP0
- FKKS SMK Swasta Metro Perkuat Sinergi, Dorong Lulusan Berdaya Saing0
- Wali Kota Metro Kukuhkan DPPI, Dorong Generasi Muda jadi Teladan0
- Dinas PUTR Metro Pertama Kali Dinilai Ombudsman0
Menurut Dwi, keberhasilan pendidikan di SLB
tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan peserta
didik untuk menjalani kehidupan secara mandiri.
“Yang pertama mereka bisa mandiri, dalam artian
tidak bergantung dengan orang lain. Kedua, mereka memiliki life skill atau
kecakapan yang nantinya berguna bagi kehidupan kelak tanpa merepotkan orang
tua,” ujarnya, Kamis (13/08/2026)
Dwi menegaskan, kelulusan bukan berarti
berakhirnya perhatian sekolah terhadap peserta didik. Pihaknya tetap membangun
komunikasi dengan orang tua untuk memantau perkembangan serta tingkat
kemandirian para alumni.
Sementara itu, Pembina Yayasan Insan Madani
Metro, Prof. Dr. Sowiyah, menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang
telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada SLB Insan Madani. Ia
menilai, keberadaan guru yang kompeten, sabar, serta mengedepankan ketulusan
dan kasih sayang menjadi kekuatan penting dalam memberikan layanan pendidikan
bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Menurut Sowiyah, sekolah juga terus menggali
bakat dan minat peserta didik sejak jenjang pendidikan menengah. Upaya tersebut
dilakukan agar setiap siswa memiliki keterampilan yang sesuai dengan potensi
masing-masing sebagai bekal setelah menyelesaikan pendidikan.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi
juga tempat menemukan dan mengembangkan potensi anak. Kami ingin setiap anak
memiliki bekal keterampilan untuk menjalani kehidupannya secara mandiri,”
katanya.
Ia menyebutkan, sejumlah alumni SLB Insan
Madani telah menunjukkan kemandirian melalui berbagai aktivitas, mulai membantu
usaha orang tua, berwirausaha, hingga mengembangkan kemampuan di bidang musik.
Di sisi lain, Sowiyah menilai, kesempatan kerja
yang ramah dan terbuka bagi penyandang disabilitas di Lampung masih perlu terus
diperluas. Menurutnya, dukungan terhadap penyandang disabilitas tidak cukup
hanya dalam bentuk bantuan fisik, tetapi harus disertai pendampingan dan
pembinaan secara berkelanjutan.
“Saya berharap pemerintah tidak hanya
memberikan dukungan dalam bentuk bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan
pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan bagi sekolah dan peserta didik
penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama
menciptakan lingkungan yang memberikan ruang bagi anak berkebutuhan khusus
untuk berkembang. Menurutnya, SLB hadir bukan untuk bersaing dengan sekolah
lain, melainkan menjadi bagian dari upaya memberikan layanan pendidikan sesuai
potensi dan kebutuhan setiap anak.
“Kami bukan bersaing, tetapi ingin melayani.
Semua tidak ada beda. Allah menciptakan anak-anak dengan kelebihan
masing-masing,” jelasnya.
Sowiyah pun mengajak para orang tua untuk terus
memberikan dukungan dan tidak menyerah dalam mendampingi anak berkebutuhan
khusus. Potensi anak, kata dia, perlu digali secara berkelanjutan sesuai bakat
dan minat agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri,
dan memiliki keterampilan yang bermanfaat.
Mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso,
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, Helmi Zain, menyampaikan apresiasi
kepada SLB Insan Madani Metro yang telah konsisten memberikan pelayanan
pendidikan, pembinaan, dan pendampingan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Ia mengatakan, pelepasan peserta didik bukan
sekadar seremoni kelulusan, melainkan menjadi momentum penting untuk menguatkan
kemandirian, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan para lulusan agar mampu
berperan di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Metro, kami
menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada SLB Insan
Madani yang selama ini telah memberikan pelayanan pendidikan, pembinaan dan
pendampingan kepada anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Helmi.
Menurutnya, pendidikan bagi penyandang
disabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mewujudkan
pendidikan yang inklusif, setara, dan berkeadilan.
“Anak-anak kita memiliki potensi yang luar
biasa. Tugas kita bersama adalah memberikan kesempatan, pendampingan dan
lingkungan yang mendukung agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi
kemampuan dan keterampilan yang bermanfaat,” katanya.
Helmi juga mengapresiasi para guru dan tenaga
pendidik SLB Insan Madani yang telah menjalankan tugas dengan penuh kesabaran,
ketulusan, dan kasih sayang.
Ia berharap para lulusan tidak berhenti belajar
setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah, tetapi terus mengembangkan
keterampilan dan kemandirian sehingga mampu menjadi pribadi yang produktif
serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
“Kami berharap para lulusan tidak berhenti
belajar setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah. Terus kembangkan keterampilan,
keberanian dan kemandirian. Pemerintah Kota Metro juga berharap sinergi antara
pemerintah, sekolah, keluarga dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam
memberikan ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya,”
ungkapnya.
Lebih lanjut, Helmi berharap SLB Insan Madani
Metro dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi dalam menciptakan
lingkungan pendidikan yang ramah, setara, dan memberikan kesempatan kepada
setiap anak untuk tumbuh sesuai dengan potensi yang dimilikinya.
“Semoga SLB Insan Madani
semakin maju, terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadi bagian penting
dalam membangun sumber daya manusia di Kota Metro. Kepada para lulusan, selamat
melanjutkan perjalanan. Jadilah pribadi yang mandiri, percaya diri dan terus berkarya,”
pungkasnya. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)