- Anggota DPRD Lamsel Dorong Pemuda Aktif Kawal Kebijakan Daerah Lewat Forum Kreatif
- 48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda
- Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung
- Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
- Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Oknum Kakon di Amankan Polsek Pugung
- Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gelar Berbagai Perlombaan untuk Masyarakat
- Polres Tanggamus Gelar Donor Darah, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Desain Pengembangan Rest Area Labuhan Ratu VI
- Pemkab Lampung Utara Laksanakan Korve di Empat Lokasi
- Wabup Irawan Topani Hadiri Penyerahan SPPT Pajak Tahun 2026 di Pesisir Utara
Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung
Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus mendorong masuknya investasi strategis yang berdampak langsung
terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui
penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Studi Kelayakan Pembangunan
Multiklaster pada rencana Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi
Katibung antara Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Direktur Utama PT
Menamas Bakti, S. Luddin, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2026).
Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal
percepatan pengembangan kawasan industri energi terintegrasi yang diproyeksikan
memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung, mulai dari terbukanya
lapangan kerja baru, peningkatan aktivitas ekonomi daerah, hingga penguatan
posisi Lampung sebagai pusat industri energi nasional.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN0
- Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan, Wagub Jihan Sambut Baik Inisiatif KOHATI HMI0
- Pemprov Lampung Sambut Gagasan PMII untuk Penguatan Pendidikan dan Pembangunan Daerah0
- Penanggulangan TBC jadi Prioritas, Wagub Jihan Minta RAD TBC Segera Dituntaskan0
- Pemprov Dorong Perguruan Tinggi Swasta jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung0
Gubernur Mirza menegaskan bahwa studi kelayakan
merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan
secara terukur dan memberikan manfaat optimal bagi daerah maupun negara.
"Tentunya dalam pelaksanaannya harus
dilaksanakan dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat bagi Lampung serta
Indonesia," ujar Gubernur Mirza.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung akan
mengambil peran aktif dalam mengawal proses pengembangan proyek melalui
koordinasi dengan kementerian terkait serta penyediaan dukungan yang diperlukan
guna mempercepat realisasi investasi.
Keberadaan kawasan industri energi terintegrasi
tersebut dinilai akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di
Lampung Selatan dan wilayah sekitarnya. Selain menciptakan peluang kerja selama
masa konstruksi maupun operasional, proyek ini juga berpotensi mendorong
tumbuhnya sektor pendukung seperti jasa logistik, perdagangan, transportasi,
perhotelan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Direktur Utama PT Menamas Bakti, S. Luddin,
menjelaskan bahwa persiapan teknologi, pendanaan, dan pemasaran proyek telah
siap. Bahkan, rencana pengembangan kawasan tersebut telah menarik perhatian
sejumlah perusahaan energi internasional dan mendapat dukungan pendanaan dari
Samko Holdings Luxembourg Ltd.
Pemilihan Katibung sebagai lokasi proyek
didasarkan pada keunggulan geografis yang dimiliki daerah tersebut. Katibung
memiliki pelabuhan alami dengan kedalaman sekitar 24 meter sehingga
memungkinkan kapal tanker berukuran sangat besar atau Very Large Crude Carrier
(VLCC) bersandar langsung di pelabuhan. Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan
efisiensi distribusi energi sekaligus menekan biaya logistik.
Pada tahap awal, kawasan industri tersebut akan
dilengkapi dengan kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari yang
menghasilkan berbagai produk energi, seperti LPG, nafta, bensin, bahan bakar
pesawat (jet fuel), aspal, dan fuel oil.
Tidak hanya berorientasi pada penguatan
ketahanan energi, proyek ini juga mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan.
Kawasan tersebut direncanakan mengintegrasikan fasilitas produksi bioetanol
yang akan dicampurkan dengan bahan bakar minyak untuk menghasilkan energi yang
lebih ramah lingkungan.
Penggunaan bioetanol tersebut berpotensi
menurunkan emisi karbon hingga 60 persen sekaligus membuka peluang bagi
pengembangan komoditas pertanian sebagai bahan baku energi terbarukan. Kondisi
ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian dan
memperluas peluang ekonomi masyarakat Lampung.
Dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi
Lampung, pembangunan Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung
diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang tidak hanya memperkuat
investasi dan ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata
bagi masyarakat melalui peningkatan kesempatan kerja, pertumbuhan usaha lokal,
dan kesejahteraan daerah secara berkelanjutan. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung]











3.jpg)