- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung
- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
- Pertama di Indonesia, Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP
- Kota Metro Raih Juara I TPID Sumatera, Bukti Pengendalian Inflasi Berbasis Kerja Kolaboratif
- Program H2M KWT Seroja Rejomulyo Dorong Lingkungan Hijau, dan Ketahanan Pangan
- Plt I Komang Koheri Ikuti Apel Pembukaan Kemah Bakti Satya Linmas
- Plt. Bupati Hadiri Sosialisasi Survei Seismik 2D Gerbera Tingkat Kabupaten
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat
- Bupati Dedi Irawan Gelar Doa Bersama Masyarakat
- Polsek Talang Padang Tindak Lanjuti Aduan Warga soal Dugaan Prostitusi di Sinar Petir
Marc Marquez Takkan Semulus Ini, Andai Jorge Martin Tunggangi Ducati

Jakarta, MFH,--Marc Marquez
mulus memimpin MotoGP 2025. Rider Pramac Miguel Oliveira percaya, ceritanya
akan berbeda seandainya Jorge Martin menunggangi motor Ducati.
Tak
bisa dipungkiri bahwa Marquez nyaris tanpa lawan di 10 seri pertama musim ini.
Dari total 20 balapan, pebalap Ducati itu memenangi 15 di antaranya, termasuk
enam balapan grand prix.
Alhasil,
Marquez unggul jauh dari rival-rivalnya di klasemen MotoGP. Marc Marquez di
puncak dengan perolehan emas 307 poin, selisih 68 poin dari Alex Marquez (2),
dan 126 dari rekan setimnya sendiri, Francesco Bagnaia (3).
Baca Lainnya :
- Darmajaya Wisuda 392 Lulusan, Gubernur Lampung Apresiasi Peran Kampus dalam Pembangunan Daerah0
- Desaku Maju Dorong Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan Desa, dan Ciptakan Ekosistem Ekonomi Desa0
- Pemprov Lampung Hadirkan Pelayanan Publik Terpadu, Transparan, dan Berbasis Digital0
- Mukhlis Basri Desak Kementerian PUPR Perbaiki Jalan Rusak dan Atasi Banjir0
- Polres Lampung Utara Gelar Penanaman Jagung Serentak0
Senada
dengan berbagai analisis sebelumnya, Miguel Oliveira meyakini dominasi Marc
Marquez memukul Bagnaia secara psikis. Menurut dia, Marquez tidak akan segini
dominan seandainya Jorge Martin masih menunggangi Desmosedici.
"Dengan
rekan setim Anda mengalahkan Anda di setiap pekan itu sangat berat, bukan? Hal
itu selalu sulit secara mental, sekalipun menurutku Bagnaia itu orang yang
sangat fokus pada dirinya sendiri," sahut pebalap Portugal ini kepada
Moto.it.
"Marc
sekarang berada di situasi ideal, karena satu-satunya rival yang menekan dia
adalah adiknya sendiri. Marc merasa sangat nyaman sekarang tanpa tekanan
berarti," lanjut Miguel Oliveira.
"Katakanlah,
menurutku, seandainya ada Jorge Martin di Ducati, segalanya akan berbeda.
Begitulah pandanganku," dia menambahkan.
Jorge Martin secara
konsisten bersaing dalam titel juara dunia MotoGP saat menggeber motor Ducati
pada dua musim terakhir. Martinator jadi kampiun di 2024, mengalahkan Bagnaia,
sebelum absen berkepanjangan usai pindah ke Aprilia untuk musim ini.
[MFH/**]











