- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
- Pertama di Indonesia, Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP
- Kota Metro Raih Juara I TPID Sumatera, Bukti Pengendalian Inflasi Berbasis Kerja Kolaboratif
- Program H2M KWT Seroja Rejomulyo Dorong Lingkungan Hijau, dan Ketahanan Pangan
- Plt I Komang Koheri Ikuti Apel Pembukaan Kemah Bakti Satya Linmas
- Plt. Bupati Hadiri Sosialisasi Survei Seismik 2D Gerbera Tingkat Kabupaten
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat
- Bupati Dedi Irawan Gelar Doa Bersama Masyarakat
- Polsek Talang Padang Tindak Lanjuti Aduan Warga soal Dugaan Prostitusi di Sinar Petir
- Gubernur: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan
Gubernur: Rasa Aman Jadi Fondasi Pembangunan, Satlinmas Diminta Perkuat Kesiapsiagaan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal mengatakan rasa aman merupakan salah satu fondasi utama
pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan
ekonomi tidak akan berjalan optimal apabila masyarakat masih hidup dalam
kekhawatiran.
"Tidak ada pembangunan tanpa keamanan.
Tidak ada investasi tanpa ketertiban. Tidak ada desa, kampung, kelurahan yang
berkembang kalau masyarakatnya hidup dalam rasa khawatir," ucap Gubernur
Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Kemah Bhakti Satya Linmas di Lapangan
Kepayang, Bumi Perkemahan Pramuka, Bandar Lampung, Kamis (24/9/2026).
Gubernur Mirza mengatakan Satlinmas memiliki
posisi penting karena berada dekat dengan masyarakat. Anggota Satlinmas,
menurutnya, menjadi pihak yang kerap pertama mengetahui persoalan di lingkungan
sekaligus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Baca Lainnya :
- Pentas PAI Jadi Ruang Tumbuh Prestasi dan Karakter Siswa0
- MUSDA VI IGRA Bandar Lampung Fokus pada Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi0
- HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung0
- Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera0
- Wagub Jihan Dorong Ruang dan Akses Setara bagi Anak Penyandang Disabilitas0
"Saudara-saudara yang ada di hadapan saya
ini ialah yang pertama mengetahui ketika ada persoalan, yang pertama hadir
ketika ada bencana, yang pertama hadir agar kehidupan desa tetap berjalan
baik," ujar Gubernur.
Ia mengatakan peran Satlinmas kini tidak hanya
berkaitan dengan keamanan lingkungan. Mengacu pada Permendagri Nomor 11 Tahun
2023, Satlinmas juga menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat dengan
pendekatan yang humanis.
Gubernur Mirza menyebut anggota Satlinmas
diharapkan mampu menenangkan masyarakat ketika terjadi persoalan, memberikan
perlindungan saat terdapat ancaman, serta membantu masyarakat ketika menghadapi
kondisi yang membutuhkan penanganan bersama.
Karena itu, Gubernur menilai kegiatan Kemah
Bhakti Satya Linmas tidak sekadar menjadi kegiatan berkumpul. Kegiatan tersebut
menjadi sarana untuk membangun disiplin, meningkatkan kapasitas, memperkuat
solidaritas, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai
tantangan.
"Di sinilah kita akan membangun disiplin,
membangun kapasitas, membangun solidaritas, dan memperkuat kesiapsiagaan. Sebab
tantangan ke depan tidak semakin ringan, maka kita harus terus bersiap dan
memantapkan diri," ujar Gubernur
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur juga
mengukuhkan kepengurusan DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas)
Kota Bandar Lampung, DPC Aslinmas se-Provinsi Lampung, serta DPC Asosiasi Badan
Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kota Bandar Lampung. Pengukuhan
ditandai dengan penyematan pin dan penyerahan bendera pataka kepada Ketua
Aslinmas Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Gubernur Mirza menekankan pengukuhan tersebut
bukan sekadar seremoni organisasi. Menurutnya, pengukuhan harus menjadi
momentum untuk memperbarui komitmen dalam melayani masyarakat serta membantu
desa dan kelurahan berkembang.
"Bukan sekadar seremoni, bukan hanya memasang
pin atau menyerahkan pataka, tapi hari ini kita memperbarui komitmen bahwa
setelah pulang dari tempat ini, ada amanah yang harus dijaga, ada masyarakat
yang harus kita layani," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur,
terus mendorong pembangunan yang dimulai dari desa dan kelurahan. Ia menilai
penguatan masyarakat di tingkat paling bawah akan menjadi bagian penting dalam
membangun kekuatan daerah secara keseluruhan.
"Kami dari Pemerintah Provinsi Lampung
terus melakukan pembangunan dari desa, karena kami sadar, kami yakin desa atau
kelurahan yang kuat akan menjadikan Lampung yang kuat," ucap Gubernur
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden Bidang
Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad mengatakan penguatan
masyarakat dari tingkat desa sejalan dengan arah pembangunan yang menjadi
bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut pembangunan dimulai dari desa dan
tingkat paling bawah untuk memperkuat pemerataan ekonomi serta mempercepat
pemberantasan kemiskinan.
"Salam hormat dari Bapak Presiden, dari
Bapak Prabowo, karena ini selaras dengan Asta Cita keenam Presiden Prabowo
Subianto. Pembangunan dimulai dari desa, dari bawah, untuk memperkuat
pemerataan ekonomi serta mempercepat pemberantasan kemiskinan," kata Raffi.
Menurut Raffi, Satlinmas merupakan kekuatan
masyarakat sipil yang memiliki kedekatan langsung dengan warga. Karena itu,
keberadaan Satlinmas dinilai dapat menjadi bagian penting dalam menjaga
ketenteraman sekaligus mendukung berbagai upaya pembangunan di tingkat desa dan
kelurahan.
Raffi juga mengajak generasi muda untuk ikut
mengambil bagian dalam tugas-tugas kemasyarakatan. Keterlibatan tersebut antara
lain melalui deteksi dini, pencegahan, penyuluhan, patroli, pengamanan,
penanganan bencana, hingga kegiatan sosial.
Ia menyebut Aslinmas dapat menjadi wadah untuk
memperkuat kapasitas dan kesejahteraan anggota. Raffi juga menyampaikan bahwa
jaringan Aslinmas secara nasional telah mencapai lebih dari 1,2 juta anggota
yang dinilainya memiliki potensi besar untuk ikut menjaga ketenteraman
masyarakat.
Selain Satlinmas, Raffi menyoroti pentingnya
peran BPD dan Abpednas dalam mengawal pembangunan desa. Ia meminta aspirasi
masyarakat diserap dan pengawasan terhadap pembangunan dilakukan sejak tahap
perencanaan hingga pertanggungjawaban, termasuk dalam penggunaan anggaran desa.
"Harus transparan, harus tegas, solutif,
paling terpenting agar setiap rupiah terjaga dan benar-benar berguna untuk
masyarakat," ujar Raffi.
Raffi juga mendorong pekerja seni, influencer,
dan komunitas kreatif untuk ikut memperkuat edukasi masyarakat melalui konten
positif. Menurut dia, pesan mengenai kesadaran hukum dan kesiapsiagaan bencana
dapat dikemas melalui video pendek, musik, mural, pertunjukan, maupun konten
digital yang mudah dipahami masyarakat.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Lampung
terus mendorong pembangunan yang dimulai dari desa dan kelurahan. Gubernur
Mirza mengatakan desa dan kelurahan yang kuat akan menjadi fondasi bagi
kekuatan Lampung secara keseluruhan.
"Kalau desa aman, ekonomi bergerak,
masyarakat merasa terlindungi, usaha akan tumbuh, pelayanan semakin dekat,
kepercayaan masyarakat juga akan semakin kuat," pungkas Gubernur.
Kemah Bhakti Satya Linmas diikuti 1.260 anggota
Linmas dari 126 kelurahan. Penguatan kapasitas dan sinergi antara Satlinmas,
pemerintah desa dan kelurahan, aparat keamanan, serta masyarakat sipil
diharapkan membuat pelayanan dan perlindungan masyarakat semakin dekat,
sekaligus mendukung pembangunan desa yang lebih aman, partisipatif, dan memberi
manfaat langsung bagi masyarakat Lampung. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










