- Pemkab Tanggamus Segera Bangun RSUD Tipe D Talang Padang
- Pentas PAI Jadi Ruang Tumbuh Prestasi dan Karakter Siswa
- MUSDA VI IGRA Bandar Lampung Fokus pada Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi
- HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
- Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
- Pertumbuhan Ekonomi Pringsewu di Atas Provinsi Lampung dan Nasional
- Desa Sidodadi Teluk Pandan Wakili Pesawaran Masuk 12 Besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
- Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa Tapis di Ganjar Asri
- Jawab Kritik DPRD, Wali Kota Metro Ungkap Alasan Pinjaman Rp20 Miliar dan Penurunan Bansos
- Pemkab Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan P2DD Secara Daring
HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Ketua PMI Provinsi
Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT
ke-81 PMI yang berlangsung di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Kamis
(24/9/2026).
Upacara dihadiri Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Ketua
Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, unsur
Forkopimda Provinsi Lampung, jajaran pimpinan instansi vertikal, perguruan
tinggi, perbankan, BUMN dan BUMD, PMI kabupaten/kota, organisasi
kemasyarakatan, media massa, serta para relawan PMI.
Dalam amanatnya, Purnama Wulan Sari Mirza
menegaskan bahwa perjalanan 81 tahun PMI bukan sekadar catatan usia organisasi,
tetapi merupakan perjalanan panjang pengabdian kemanusiaan di tengah
masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera0
- Wagub Jihan Dorong Ruang dan Akses Setara bagi Anak Penyandang Disabilitas0
- APBD-P 2026 Disepakati, Pemprov Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi0
- Gubernur Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi0
- Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor0
“81 tahun bukan sekadar angka. Ada kepedulian
yang terus bertambah dan ada langkah yang terus bergerak. Selama 81 tahun, PMI
hadir ketika kemanusiaan membutuhkan, mulai dari penanganan bencana, pelayanan
donor darah, hingga respons terhadap berbagai krisis kemanusiaan dan
kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 PMI harus
menjadi momentum untuk melakukan refleksi, evaluasi, sekaligus memperkuat
komitmen bersama agar pelayanan kemanusiaan semakin nyata dan dirasakan masyarakat.
Hal tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 PMI
Tahun 2026, “Peduli, Bergerak, Bersama.”
Purnama menjelaskan, kepedulian tidak boleh
berhenti pada rasa simpati. Kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata,
terutama ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.
“Peduli berarti memiliki kepekaan terhadap
sesama dan tidak membiarkan saudara kita menghadapi kesulitan seorang diri,”
jelasnya
Menuutnya, bergerak berarti tidak berhenti pada
rasa simpati, tetapi diwujudkan dalam pertolongan yang cepat, tepat, dan
berkelanjutan. Sementara bersama berarti membangun kekuatan kemanusiaan melalui
kolaborasi dan kerja sama.
Ia menambahkan, persoalan kemanusiaan tidak
dapat diselesaikan oleh satu pihak. Karena itu, PMI Provinsi Lampung terus
mendorong penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dunia
usaha, perguruan tinggi, sekolah, media massa, perbankan, serta masyarakat.
Wulan Sari Mirza menyampaikan bahwa relawan
merupakan kekuatan utama PMI. Oleh sebab itu, pembinaan relawan dan generasi
muda menjadi salah satu perhatian penting PMI Provinsi Lampung. Pembinaan
Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah, Korps Sukarela (KSR) di perguruan tinggi,
serta penguatan kapasitas relawan di tengah masyarakat akan terus ditingkatkan.
Generasi muda, menurutnya, perlu dibekali
nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, kesiapsiagaan menghadapi bencana,
serta kepemimpinan.
“Generasi muda Lampung harus kita bekali dengan
nilai-nilai kemanusiaan, kesiapsiagaan bencana, dan jiwa kepemimpinan. Mereka
adalah bagian penting dari keberlanjutan gerakan kemanusiaan di masa depan,”
katanya.
PMI Provinsi Lampung juga akan terus
meningkatkan kualitas pelayanan darah melalui Unit Donor Darah (UDD) di
berbagai wilayah.
Peningkatan standar pelayanan, profesionalisme,
kenyamanan pendonor, serta ketersediaan darah yang aman dan berkualitas menjadi
bagian penting dari upaya PMI dalam mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan
masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wulan Sari Mirza
menyampaikan apresiasi kepada para pendonor darah sukarela yang secara rutin
menyumbangkan darah.
“Para pendonor darah adalah pahlawan
kemanusiaan karena melalui setetes darah yang disumbangkan, mereka turut membantu
menyelamatkan kehidupan orang lain,” ungkapnya.
Wulan Sari Mirza menekankan bahwa karakter
geografis dan dinamika sosial Provinsi Lampung menuntut kesiapsiagaan bencana
yang kuat dan berkelanjutan. Karena itu, kesiapsiagaan tidak boleh hanya
dibangun pada tingkat provinsi, tetapi harus diperkuat hingga tingkat desa dan
kelurahan, sekolah, kampus, perkantoran, serta lingkungan masyarakat.
“Dengan kesiapsiagaan yang dibangun sejak dari
tingkat masyarakat, kita berharap dampak bencana dapat diminimalkan sedini dan
secepat mungkin,” ujarnya.
PMI Provinsi Lampung akan terus memperkuat
sinergi penanganan bencana bersama pemerintah, TNI, Polri, BPBD, dunia usaha,
dunia pendidikan, media massa, dan masyarakat.
Memasuki era transformasi digital, PMI Provinsi
Lampung juga terus mendorong inovasi dalam pelayanan kemanusiaan. Salah satunya
melalui rencana peluncuran aplikasi “SAI DONOR” yang akan menyediakan berbagai
informasi dan layanan terkait donor darah.
Aplikasi tersebut dirancang untuk menghadirkan
fitur edukasi, berita dan agenda kegiatan PMI, informasi ketersediaan stok
darah, profil pendonor, serta kartu donor digital.
“PMI Provinsi Lampung harus adaptif terhadap
perkembangan teknologi informasi demi memberikan kemudahan akses informasi,
memperkuat pelayanan, dan meningkatkan akuntabilitas dalam kerja-kerja
kemanusiaan,” katanya.
Pada momentum HUT ke-81 tersebut, Purnama juga
mengajak seluruh jajaran PMI, pegawai, relawan, PMR, dan KSR untuk terus
menjaga integritas organisasi dengan berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar
Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
Ketujuh prinsip tersebut meliputi kemanusiaan,
kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.
“Jangan pernah lelah untuk peduli. Jangan
pernah berhenti bergerak. Dan jangan pernah berjalan sendiri. Mari kita terus
peduli, bergerak, dan bersama dalam kemanusiaan,” ajaknya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh
pengurus, pegawai, dan relawan PMI se-Provinsi Lampung yang selama ini menjalankan
tugas kemanusiaan tanpa mengenal waktu dan tempat.
Apresiasi turut disampaikan kepada Pemerintah
Provinsi Lampung, TNI, Polri, dunia usaha, dunia pendidikan, media massa, serta
seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari berbagai kerja kemanusiaan
PMI di Bumi Ruwa Jurai.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI Provinsi
Lampung ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Ketua PMI Provinsi
Lampung Purnama Wulan Sari Mirza bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani
Djausal, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, dan jajaran Forkopimda Provinsi
Lampung.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan
piagam penghargaan Sponsorship Company Blood Donor Award yang diberikan kepada
instansi penyelenggara donor darah, baik pemerintah maupun swasta.
Penghargaan tersebut diberikan dalam beberapa
kategori, yakni Platinum, Gold, dan Silver, sebagai bentuk apresiasi atas
kontribusi berbagai pihak dalam mendukung gerakan donor darah.
Selain itu, turut digelar lomba peragaan tandu
darurat sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterampilan, kesiapsiagaan, dan
kemampuan relawan dalam memberikan pertolongan pada kondisi darurat.
Penghargaan juga diberikan kepada Bank Darah
Rumah Sakit (BDRS) RS Urip Soemoharjo dan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit
(UTDRS) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek atas kontribusinya dalam mendukung pelayanan
darah di Provinsi Lampung.
Dengan memperkuat relawan,
meningkatkan pelayanan darah, memperluas kesiapsiagaan bencana, memanfaatkan
teknologi, serta membangun kolaborasi lintas sektor, PMI diharapkan semakin
mampu hadir cepat ketika masyarakat membutuhkan. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]










