- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum
- Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
- Polda Lampung Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah
- Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Tinjau Sekuntum Herbal Farm
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Halal Bihalal Pangdam, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
- Pemkab Lampung Tengah Dalami Program Vaksinasi HPV Nasional
Rotasi Jabatan di Pemprov Lampung, Perkuat Sektor Energi dan Sumber Daya Air

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan
pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Kamis
(9/4/2026). Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur
Lampung.
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat
Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/919/VI.04/2026 tentang pengangkatan,
pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan
pimpinan tinggi pratama.
Dalam keputusan tersebut, Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal menetapkan rotasi dua pejabat eselon II. Febrizal Levi
Sukmana yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air.
Baca Lainnya :
- DesaKu Maju Dorong Hilirisasi Perdesaan Lampung untuk Perkuat MBG dan KDMP0
- Sensus Ekonomi 2026, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi untuk Data Berkualitas0
- Evaluasi Desaku Maju 2025, Pemprov Lampung Siapkan Strategi Penguatan Hilirisasi Desa0
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD0
- Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi, Mahasiswa Didorong Aktif Tentukan Arah Pembangunan0
Sebaliknya, Budi Darmawan yang sebelumnya
menjabat Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air kini mengemban tugas sebagai
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung.
Dalam sambutan tertulis gubernur yang dibacakan
Sekretaris Daerah, disampaikan bahwa peralihan jabatan merupakan hal yang wajar
dalam birokrasi. Rotasi tersebut menjadi bagian dari strategi organisasi untuk
meningkatkan kinerja dan penyegaran birokrasi.
"Peralihan tugas ini merupakan bagian dari
tour of duty dan tour of area untuk memperkaya pengalaman serta perspektif
kepemimpinan," ujar Sekda Marindo membacakan sambutan gubernur.
Gubernur menegaskan, jabatan tidak boleh
dipandang sebagai zona nyaman. Setiap posisi merupakan amanah yang harus
dijalankan sesuai kebutuhan organisasi dan kepentingan masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya peran sektor
energi, sumber daya mineral, dan sumber daya air yang dinilai strategis. Kedua
sektor tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai
dari ketersediaan energi hingga ketahanan pangan dan mitigasi bencana.
Karena itu, gubernur meminta agar kinerja
perangkat daerah tidak hanya berhenti pada laporan administratif. Hasil kerja
harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui solusi nyata dan
pelayanan yang lebih cepat.
Selain itu, gubernur menekankan pentingnya
integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam. Kebijakan yang
diambil harus berpihak pada kepentingan publik dan dilakukan secara transparan.
Ia juga mendorong inovasi berbasis data serta
respons cepat terhadap permasalahan. Menurutnya, deteksi dini dan langkah tepat
menjadi kunci agar program pemerintah berjalan efektif dan berdampak.
"Birokrasi tidak boleh sibuk tanpa arah.
Kita harus memastikan setiap program produktif, efektif, dan memiliki dampak
yang terukur," ucapnya.
Melalui pelantikan ini, pemerintah provinsi
berharap dapat memperkuat komitmen dalam membangun birokrasi yang profesional,
adaptif, dan berorientasi pada hasil. Langkah tersebut diharapkan mampu
mendorong kemajuan dan daya saing Provinsi Lampung secara berkelanjutan. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)