- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum
- Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
- Polda Lampung Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah
- Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Tinjau Sekuntum Herbal Farm
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Halal Bihalal Pangdam, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
- Pemkab Lampung Tengah Dalami Program Vaksinasi HPV Nasional
Evaluasi Desaku Maju 2025, Pemprov Lampung Siapkan Strategi Penguatan Hilirisasi Desa

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela memimpin secara langsung rapat Evaluasi Tahun 2025 dan Rencana
Tahun 2026 Program Desaku Maju: Pembangunan Ekosistem Ekonomi Desa, yang
dilaksanakan di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung,
Selasa (7/4/2026). Rapat strategis ini digelar guna mengukur efektivitas
hilirisasi desa, ketahanan pangan, dan merancang perbaikan secara menyeluruh.
Wagub Jihan menegaskan evaluasi wajib dilakukan
agar program tetap berjalan sesuai target (on the track) dan menciptakan
multiplier effect bagi perekonomian lokal. Kebijakan ini sejalan dengan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dan diperkuat oleh
landasan hukum Peraturan Gubernur Lampung Nomor 52 Tahun 2025.
"Kita breakdown satu per satu siapa yang
melakukan leading sector pada programnya masing-masing agar output-nya
tercapai," ujar Wagub.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Antarwilayah untuk Optimalisasi PAD0
- Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi, Mahasiswa Didorong Aktif Tentukan Arah Pembangunan0
- Inflasi Lampung Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Pengendalian Harga Pasca Lebaran 20260
- Wagub Jihan Nurlela Ajak IDI Perkuat Peran sebagai Mitra Pemprov Lampung0
- Event Justice Run 2026, Pemprov Lampung Gaungkan Pembangunan Berkeadilan dan Akses Infrastruktur0
Pilar penyangga utama program ini bertumpu pada
penyediaan Pupuk Organik Cair (POC) dan hilirisasi mesin pengering hasil panen
(bed dryer). Sepanjang 2025, POC telah menjangkau 500 titik sawah dan sukses
mendongkrak produktivitas panen petani. Untuk memperkuat sisi hilir, sebanyak
34 unit bed dryer telah didistribusikan tahun lalu dan ditargetkan akan
terpasang menjadi 82 unit pada evaluasi keberlanjutan tahun 2026.
Berdasarkan pemetaan Pemprov Lampung,
operasional bed dryer pada tahun lalu masih menemui kendala keterbatasan
manajemen usaha hingga masalah teknis seperti dinamo terbakar. Sebagai solusi
pada tahun 2026, pemerintah akan memonitor ketat 82 unit mesin tersebut
berbasis bukti (evidence-based policy) dan mulai mengintegrasikan sistem
pembiayaan lewat Dana Desa maupun BUMDes.
Adapun untuk program POC yang sempat bergantung
pada suplai bahan baku dari luar, kini direformulasi agar petani mampu
memproduksi secara mandiri lewat pendampingan sekolah lapang.
Upaya perbaikan teknologi ini turut ditopang
oleh program pelatihan vokasi ketenagakerjaan yang telah menyasar 928 penduduk
usia produktif pada 2025. Memasuki tahun 2026, pelatihan ini akan difokuskan
untuk 528 peserta yang tersebar di 33 desa.
Wagub Jihan menyebut lulusan vokasi tidak
sekadar diberi keahlian, namun diproyeksikan agar terintegrasi secara holistik
untuk menangani kendala operasional ekosistem Desaku Maju, seperti keahlian
operator dan las mekanik.
Adapun, Keberhasilan kolaborasi antarpilar ini
telah dibuktikan di Desa Wonomarto, Lampung Utara, yang berhasil mengolah gabah
dari bed dryer hingga mengembangkan inovasi pembuatan pakan ternak. Guna
mereplikasi kesuksesan tersebut, Pemprov Lampung mengusulkan 10 desa tambahan
sebagai percontohan (pilot project) pembangunan potensi desa di 2026, di
antaranya Desa Negara Ratu di Natar, Bumi Restu di Palas, dan Gedung Boga di
Way Serdang.
Untuk menjaga keberlanjutan dan ketepatan
koordinasi hingga akhir periode, Gubernur Lampung telah menerbitkan keputusan
pembentukan Tim Koordinasi Desaku Maju Tahun 2025-2029 yang operasionalnya
ditanggungjawabi langsung oleh Sekretaris Daerah.
Tim ini digerakkan melalui lima Kelompok Kerja
(Pokja) spesifik, yaitu Pokja Ekonomi & Kelembagaan Desa, Pokja SDM, Pokja
Hilirisasi & Industrialisasi, Pokja Humas & Publikasi, dan diurus oleh
Kesekretariatan khusus.
Sinergi terpadu dari Desa Kumaju ditargetkan
berdampak langsung pada penanggulangan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan
ekonomi masyarakat luas. Melalui dorongan hilirisasi yang masif dan peningkatan
produktivitas dari hulu ke hilir, petani tidak lagi menjual bahan mentah
melainkan produk yang telah memiliki nilai tambah tinggi. Kebijakan ini
diharapkan bermuara pada kemandirian total BUMDes serta ketahanan ekonomi bagi
seluruh warga Provinsi Lampung. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)