- Pemprov Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Keterwakilan Perempuan dalam Politik
- Pemprov Lampung Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
- Pemprov Dorong ITERA jadi Pusat Ivovasi Pembangunan Daerah
- Kejari dan Pemkab Pesawaran Perkuat Pencegahan Korupsi
- Bupati Pringsewu Jawab Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait R-APBD 2027
- Pemkab Pringsewu Adakan Gerakan Serentak Penetrasi Pasar di Pasar Sukoharjo
- Bupati Ela Siti Nuryamah Buka MUSDA V MUI Lampung Timur
- Pemkot Metro Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota
- Seragam Gratis Tak Sekadar Ringankan Beban, Pemkab Lambar Pacu Semangat Belajar Siswa
- Jelang MTQ ke-53, Lampung Barat Matangkan Kesiapan 46 Anggota Kafilah
Polsek Pulau Panggung Identifikasi TKP Korban Diduga Tenggelam di Genangan Waduk Batu Tegi


TANGGAMUS, MFH,-- Polsek Pulau Panggung
melakukan identifikasi tempat kejadian perkara (TKP) atas dugaan peristiwa
tenggelamnya seorang warga di genangan Waduk Batu Tegi, tepatnya di Dusun
Talang 20, Pekon Air Naningan, Kecamatan Air Naningan, Sabtu (18/4/2026) sore.
Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus, Iptu
Suamin mengatakan, korban yang diduga tenggelam bernama Misroni bin Mat Romli
(35), seorang petani, warga Dusun Talang 20, Pekon Air Naningan.
Baca Lainnya :
- Jalan Sehat HUT ke-29 Tanggamus Meriah, Yeni Verawati Ajak Warga Hidup Sehat0
- Forum Sekolah Swasta (FORSEKTA) Tanggamus Gelar Sarasehan dan Silaturahmi 0
- Diduga Lakukan Pungli di Jalinbar Wonosobo, Pria 50 Tahun Diamankan0
- Bupati Tanggamus Hadiri Forum Investasi Nasional di Batam0
- Polsek Wonosobo Ungkap Mayat di Pantai Kota Agung Timur0
"Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi
sekitar pukul 16.00 WIB," kata Iptu Suamin mewakili Kapolres Tanggamus
AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Minggu 19 April 2026.
Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian
bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban pamit kepada orang tuanya untuk
pergi ke genangan waduk guna memasang jangkar yang akan digunakan untuk
membentangkan jaring ikan.
Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi Ujang (40), yang
juga hendak menjaring ikan, melihat perahu sampan milik korban dalam kondisi
terbalik di tengah genangan.
Merasa curiga, saksi mendekati dermaga kecil
yang biasa digunakan para pencari ikan dan mendapati sepeda motor serta
sepasang sandal milik korban masih berada di lokasi.
Karena korban tidak terlihat di sekitar
genangan, saksi segera kembali ke Dusun Talang 20 dan melaporkan kejadian
tersebut kepada Kepala Dusun.
Warga bersama aparat pekon kemudian melakukan
pencarian menggunakan perahu sampan di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik
korban tenggelam. Namun hingga malam hari, korban belum ditemukan. Saksi lain
yang turut dimintai keterangan adalah Nurhudah (30), Kepala Dusun setempat.
"Dari hasil analisa awal, dugaan sementara
korban tenggelam saat memasang jangkar.
Selain itu, terdapat kemungkinan korban
tertarik atau terikat tali jangkar yang dipasangnya sendiri sehingga tidak
sempat menyelamatkan diri," jelasnya.
Iptu Suamin menyebut, atas informasi tersebut,
pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Pekon Air Naningan dan Camat Air
Naningan dan Tim SAR guna membantu proses pencarian.
"Pencarian korban dilanjutkan oleh tim SAR
gabungan pada hari ini. Untuk perkembangan akan disampaikan selanjutnya,"
ujarnya.
Kesempatan itu, Kapolsek juga mengimbau
masyarakat yang turut membantu proses pencarian agar tetap berhati-hati dan
menggunakan peralatan keselamatan yang memadai guna menghindari hal-hal yang
tidak diinginkan. [MFH/Din/rils]











