- Pemprov Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Keterwakilan Perempuan dalam Politik
- Pemprov Lampung Lantik Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
- Pemprov Dorong ITERA jadi Pusat Ivovasi Pembangunan Daerah
- Kejari dan Pemkab Pesawaran Perkuat Pencegahan Korupsi
- Bupati Pringsewu Jawab Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait R-APBD 2027
- Pemkab Pringsewu Adakan Gerakan Serentak Penetrasi Pasar di Pasar Sukoharjo
- Bupati Ela Siti Nuryamah Buka MUSDA V MUI Lampung Timur
- Pemkot Metro Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota
- Seragam Gratis Tak Sekadar Ringankan Beban, Pemkab Lambar Pacu Semangat Belajar Siswa
- Jelang MTQ ke-53, Lampung Barat Matangkan Kesiapan 46 Anggota Kafilah
Polsek Wonosobo Ungkap Mayat di Pantai Kota Agung Timur
Ternyata Petani BNS yang Hilang Saat Memancing

TANGGAMUS, MFH,-- Misteri penemuan sesosok
mayat laki-laki yang ditemukan mengapung di pesisir Pantai Muara Hati, Pekon
Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, akhirnya
terungkap.
Korban diketahui merupakan Sugiyo (60), petani
asal Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), yang
sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing.
Jasad korban ditemukan dengan jarak 34 KM dari
titik awal terseret banjir dengan titik koordinat penemuan berada di
05°302'58.86"S 104°43'41.75"E.
Baca Lainnya :
- Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Kota Agung Timur0
- Kapolsek Wonosobo Kembali Lakukan Pencarian Warga Diduga Hanyut 0
- Pemkab Tanggamus Audiensi ke BKN RI0
- Polres Tanggamus Tanam Perdana Bawang Putih0
- Bahas Kerja Sama dengan UGM, Pemkab Tanggamus Perkuat Pendidikan0
Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu
Tjasudin, S.H., mengatakan berdasarkan ciri-ciri fisik serta pakaian yang masih
melekat, yakni kaos berwarna biru tua dan sarung golok milik korban, pihak
keluarga meyakini bahwa jenazah tersebut adalah Sugiyo yang sebelumnya hilang
saat memancing.
"Berdasarkan pakaian dan sarung golok yang
berada dipinggangnya. Mayat teridentifikasi oleh keluarga bernama Sugiyo warga
Pekon Simpang Bayur, Kecamatan Bandar Negeri Semuong," kata Iptu Tjasudin
mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek menambahkan, pihak keluarga telah
menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia
dilakukan autopsi, dengan membuat surat pernyataan resmi.
"Mayat selanjutnya diserahkan kepada pihak
keluarga untuk dimakamkan di TPU Pekon Simpang Bayur," tandasnya.
Diketahui, korban sebelumnya dilaporkan hilang
bermula pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, saat korban berpamitan
kepada anaknya, Agung Widiyanto (26), untuk pergi memancing.
Meski sempat dilarang karena cuaca mendung,
korban tetap berangkat. Hingga keesokan harinya korban tak kunjung pulang,
sementara debit air Sungai Way Semuong saat itu diketahui sedang meningkat dan
meluap.
Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga
kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonosobo pada Selasa
(14/4/2026).
Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Wonosobo
bersama personel Polsek, Tim Basarnas, Brimobda Lampung, dan warga setempat
langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Way Semuong.
Setelah dua hari pencarian, pada Kamis
(16/4/2026) sekitar pukul 08.07 WIB, tiga warga yang sedang memancing di
pesisir Pantai Muara Hati, Pekon Sukabanjar, Kota Agung Timur menemukan sesosok
mayat terapung.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Batin Mangunang
Kota Agung untuk dilakukan pemeriksaan visum, hingga akhirnya teridentifikasi.
[MFH/Din/rils]











