- Ngupi Jejama jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB
- Pemprov Lampung Dorong Potensi Desa di Lampung Barat melalui Program Desaku Maju
- Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
- Pemkab Lampung Timur Bahas Masterplan Integrated Area Development
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
- Metro Perkuat Transformasi Pendidikan, 33 SMP Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran
- Plt Bupati Lampung Tengah Sidak RSUD Demang Sepulau Raya
- Pesona Wastra Tapis dan Sinjang Pugung Krui Curi Perhatian di Panggung Kriya Nusa 2026
- Pemkab Pesisir Barat Perkuat Akurasi Data Iuran Jaminan Kesehatan
- Diduga Peras Perangkat Desa, Dua Oknum Wartawan di Amankan Polsek Tanjung Bintang
Pemprov Lampung Dorong LKKS Jadi Ujung Tombak Pelayanan Sosial di Daerah


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung
selaku Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi
Lampung, Jihan Nurlela, membuka Rapat Program Kerja LKKS Provinsi Lampung di
Gedung Pusiban, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi
Kreatif dan Sinergi LKKS dalam Optimalisasi Program Kesejahteraan Sosial”
sebagai upaya memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Intensifkan Pengawasan dan Pengendalian Harga Bahan Pangan0
- Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif0
- Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak 0
- Pengawasan Itjen Kemendagri Dorong Pemprov Lampung Tingkatkan Kinerja Pemerintahan0
- TP PKK Pusat Apresiasi Gerak Cepat Program Imunisasi Anak di Provinsi Lampung0
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung
menegaskan bahwa LKKS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah
dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Melalui koordinasi dan sinergi yang
kuat, LKKS diharapkan mampu menghadirkan program-program sosial yang adaptif,
efektif, serta tepat sasaran di tengah tantangan sosial dan keterbatasan fiskal
saat ini.
Menurutnya, keberadaan 228 Lembaga
Kesejahteraan Sosial (LKS) yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Provinsi
Lampung merupakan potensi besar yang perlu terus diperkuat melalui kerja sama,
inovasi, dan program kerja yang terarah agar manfaatnya benar-benar dirasakan
masyarakat.
“LKKS harus mampu menjadi ujung tombak
pelayanan sosial di daerah masing-masing serta memperkuat semangat gotong
royong, kepedulian, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung saat ini terus
mendorong pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat sebagai prioritas pembangunan daerah. Upaya tersebut diwujudkan
melalui berbagai program strategis, di antaranya penguatan ekonomi desa,
hilirisasi potensi desa, hingga pelatihan vokasi guna meningkatkan keterampilan
masyarakat.
Sejalan dengan arah pembangunan daerah
tersebut, LKKS diharapkan dapat menghadirkan program-program sosial yang
mendukung pemberdayaan masyarakat rentan, penguatan kapasitas keluarga
prasejahtera, serta peningkatan kepedulian sosial secara berkelanjutan.
Wakil Gubernur juga mengajak seluruh pengurus
dan anggota LKKS untuk bekerja secara efektif, terukur, dan berorientasi pada solusi
dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha,
relawan sosial, dan masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat
dari pertumbuhan semata, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan keadilan,
kepedulian, dan kesejahteraan,” tegasnya.
Melalui rapat program kerja tersebut,
Pemerintah Provinsi Lampung berharap dapat lahir berbagai gagasan dan langkah
konkret yang mampu memperkuat pembangunan sosial serta meningkatkan
kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











