- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
- Wakil Bupati Pesisir Barat Buka Pelayanan KB Gratis Dalam Rangka HUT ke-75 IBI di Krui Selatan
- Pemprov Lampung Perkuat Investasi Energi Hijau dan Rehabilitasi Mangrove
Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal menegaskan bahwa radio masih memiliki peran penting sebagai
media informasi yang dekat dengan masyarakat di tengah derasnya arus
digitalisasi dan perkembangan platform informasi baru yang semakin cepat dan
masif.
Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam
sambutan tertulis yang disampaikan Oleh Asisten Administrasi Umum, Sulpakar,
saat membuka kegiatan Radio Academy 1 (Programming) yang diselenggarakan oleh
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Lampung, Diruang Command
Center Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung, Selasa (12/5/2026).
Baca Lainnya :
- Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak 0
- Pengawasan Itjen Kemendagri Dorong Pemprov Lampung Tingkatkan Kinerja Pemerintahan0
- TP PKK Pusat Apresiasi Gerak Cepat Program Imunisasi Anak di Provinsi Lampung0
- Wagub Jihan Nurlela Perkuat Sinergi Pemprov Lampung dengan BPOM 0
- Pemprov Lampung Perkuat Stabilitas Harga Bahan Pangan Lewat Operasi Pasar0
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya
menyampaikan apresiasi kepada KPI Pusat, KPID Lampung, PRSSNI, serta seluruh
pihak yang telah menghadirkan program yang sangat relevan bagi masa depan dunia
penyiaran, khususnya radio,” ujar Gubernur.
Menurutnya, radio tetap memiliki kekuatan
sebagai media yang cepat, sederhana, dekat, dan mampu menjangkau berbagai
lapisan masyarakat. Radio juga dinilai masih menjadi sumber informasi penting,
terutama saat kondisi darurat maupun ketika jaringan internet mengalami
gangguan.
“Ketika bencana terjadi, radio sering kali
menjadi media pertama yang diandalkan masyarakat. Radio juga mampu menjaga
bahasa, seni, dan identitas daerah melalui konten lokal,” katanya.
Gubernur menyebut, sesuai yang ditegaskan
UNESCO pada peringatan Hari Radio Internasional, radio memiliki tiga kekuatan
utama, yakni menginformasikan, menghibur, dan mendidik. Karena itu, tantangan
dunia radio saat ini bukan hanya bertahan di tengah perkembangan teknologi,
tetapi juga bagaimana tetap relevan dengan menghadirkan konten kreatif,
adaptif, dan berkualitas.
Melalui kegiatan Radio Academy, para pengelola
radio dibekali kemampuan terkait pemrograman siaran, penguatan konten berita,
manajemen hiburan, hingga pemahaman regulasi penyiaran. Langkah tersebut
dinilai penting untuk memperkuat profesionalisme dan daya saing radio di
Provinsi Lampung.
Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi
rangkaian kegiatan pembagian radio kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya
memperluas akses informasi publik.
“Semakin banyak masyarakat yang mendengar
radio, semakin besar pula manfaat informasi yang bisa diterima publik,”
ujarnya.
Gubernur turut menyoroti perkembangan pembangunan
di Provinsi Lampung yang terus menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan
ekonomi, sektor pertanian, penguatan konektivitas infrastruktur, hingga
penurunan angka kemiskinan.
Menurutnya, capaian pembangunan tersebut perlu
diketahui masyarakat secara luas dan radio memiliki peran strategis sebagai
jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap radio di
daerah terus menghadirkan siaran yang cerdas, sehat, edukatif, menjunjung etika
penyiaran, serta tetap memberi ruang bagi kearifan lokal Lampung.
“Mari kita buktikan bahwa di tengah era
digital, radio tetap bisa berkembang, berinovasi, dan tetap didengar oleh
berjuta telinga,” pungkasnya.
Sementara itu, Komisioner KPI pusat, I Made
Sunarsa, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung
terhadap penguatan dunia penyiaran radio di daerah. Ia mengaku senang dapat
hadir dan melihat antusiasme peserta dalam kegiatan Radio Academy 1
(Programming) yang dinilai menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan
kapasitas insan radio di Lampung.
Menurutnya, pelaksanaan Radio Academy merupakan
langkah nyata untuk menjawab tantangan radio di tengah perkembangan era
digital. Ia menegaskan bahwa keberadaan radio masih sangat dibutuhkan negara
sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran,
terutama dalam menjalankan fungsi edukasi, penyampaian informasi yang akurat,
hiburan yang sehat, serta membangun budaya dan karakter masyarakat yang
bermartabat.
“Radio memiliki tanggung jawab besar untuk
mencerdaskan masyarakat dan menjaga kualitas informasi publik. Karena itu,
radio harus terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan perubahan
zaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut,
peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga kesempatan berdiskusi
dan praktik langsung bersama para narasumber yang telah berpengalaman di
industri penyiaran nasional. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kualitas
program siaran radio agar lebih kreatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan
masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan Radio Academy, KPID
Lampung juga melaksanakan pembagian radio kepada masyarakat di berbagai wilayah
sebagai upaya memperluas akses informasi publik dan meningkatkan jumlah
pendengar radio.
“Kami berharap radio di Lampung kembali
bangkit, berkembang secara berkelanjutan, dan mampu menjadi mitra strategis
pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)