- Kemenag Kota Bandar Lampung Gelorakan Nasionalisme lewat Upacara HUT ke-81 RI
- HUT RI ke-81, Momentum Refleksi Perjalanan Bangsa dan Solidaritas di Tengah Bencana
- Ketua DWP Kemenag Bandar Lampung Upacara HUT ke-81 RI di Kantor Wali Kota
- Erwinto: Satker Kemenag Bandar Lampung Harus Bergerak Satu Arah dan Taat Regulasi
- Sekdaprov Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung
- Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan jadi Perekat Bangsa
- Bupati Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Lampung Timur
- HUT ke-81 RI, 244 Warga Binaan Lapas Metro Terima Remisi, 13 Langsung Bebas
- Pemkot Metro Pererat Silaturahmi dengan Veteran
Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal

LAMPUNG BARAT, MFH,--Sekretaris Daerah (Sekda)
Kabupaten Lampung Barat Nukman meresmikan Pondok Pesantren Miftahurrohmah II di
Pekon Bahway, Minggu 28/6/2026. Peresmian dirangkai dengan Haflah Akhirussanah,
Khataman Juz Amma, dan Pengesahan Santri Baru Pagar Nusa Rayon Miftahurrohmah
II.
Dalam kesempatan itu, Sekda menyerahkan bantuan
ambal kepada pimpinan pesantren. Ia meminta pengelola pesantren memetakan arah
dan target jangka menengah.
“Pimpinan pondok pesantren harus menggambarkan
lokasi dan tujuan berdirinya. Harus ada target lima tahun ke depan agar arah
pembinaan jelas dan terukur,” kata Nukman.
Baca Lainnya :
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah0
- Bupati Parosil Mabsus Tegaskan Komitmen Antikorupsi0
- Bupati Imbau Warga Lambar Beri Data Jujur Saat Petugas Sensus Ekonomi Datang0
- Bupati Parosil dan Wakil Bupati Pesisir Barat Ramah Tamah dengan Pangdam XXI Radin Inten0
- Kunjungan Pangdam XXI Raden Intan, Bupati: 87 KDMP Berdiri di Lampung Barat 0
Sekda menegaskan pesantren harus mencetak
santri yang unggul di bidang agama dan pendidikan formal. Menurutnya, ijazah
sekolah formal penting agar lulusan pesantren memiliki jenjang yang setara
dengan lulusan sekolah umum.
“Jangan hanya pintar ngaji dan agama. Santri
juga harus pintar pendidikan formal, supaya punya ijazah. Dengan begitu,
lulusan pondok pesantren memiliki kesempatan yang sama dengan lulusan sekolah
formal lainnya,” ujarnya.
Nukman menyampaikan apresiasi atas kehadiran
Miftahurrohmah II. Ia menyebut pesantren memiliki peran strategis dalam
membangun sumber daya manusia di tengah perkembangan zaman yang semakin
kompleks.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,
saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya. Pesantren telah terbukti
melahirkan generasi yang kuat ilmu agama, matang akhlak, cinta tanah air, dan
menjaga nilai keislaman dan kebangsaan,” katanya.
Haflah Akhirussanah, menurut Sekda, bukan
sekadar seremoni. Ia menyebutnya momentum syukur atas keberhasilan santri
menempuh proses pendidikan dan pembinaan.
Pengasuh Pondok Pesantren Miftahurrohmah II
Abdul Habi Harianto menyambut baik arahan Sekda. Ia menyatakan pesantren berkomitmen
mengintegrasikan kurikulum diniyah dengan pendidikan formal.
“Kami ingin Miftahurrohmah II menjadi pusat
pembinaan umat yang rahmatan lil alamin dan melahirkan kader dakwah yang
berkualitas. Target kami lima tahun ke depan, seluruh santri mendapat pendidikan
diniyah sekaligus menempuh pendidikan formal berijazah,” kata Abdul Habi.
Ia menambahkan, pesantren akan terus menguatkan
aspek ilmu, akhlak, dan keterampilan agar santri siap menghadapi tantangan
zaman dan berkontribusi bagi Lampung Barat. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)