- Lampung Perkuat Peningkatan SDM, Gubernur Mirza Ajak PTMA Bersinergi
- Camat Talang Padang Pimpin Bersih-bersih Titik Rawan Banjir
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 2026
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–2031
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur
- Bupati Parosil Mabsus Tegaskan Komitmen Antikorupsi
- Bupati Imbau Warga Lambar Beri Data Jujur Saat Petugas Sensus Ekonomi Datang
- Pemkab Rakor Percepat Penyusunan Perbup Pencegahan Pernikahan Dini dan Perlindungan Anak
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Sosialisasi Pencegahan Korupsi
Bupati Parosil Mabsus Tegaskan Komitmen Antikorupsi
Seluruh ASN Diminta Tingkatkan Integritas dan Pelayanan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat,
Parosil Mabsus, menegaskan pentingnya penguatan komitmen antikorupsi di seluruh
jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka
Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat
Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Kagungan, Setdakab Lampung Barat, Kamis
(25/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati
Lampung Barat, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala
puskesmas, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Lampung Barat.
Baca Lainnya :
- Bupati Imbau Warga Lambar Beri Data Jujur Saat Petugas Sensus Ekonomi Datang0
- Bupati Parosil dan Wakil Bupati Pesisir Barat Ramah Tamah dengan Pangdam XXI Radin Inten0
- Kunjungan Pangdam XXI Raden Intan, Bupati: 87 KDMP Berdiri di Lampung Barat 0
- BPOM Bandar Lampung Koordinasi dengan Pemkab Lambar, Bahas Keamanan Pangan dan UMKM0
- Kabupaten Lampung Barat jadi Lokasi KKN UGM 2026 0
Hadir sebagai narasumber Inspektur Provinsi
Lampung, Dra. Bayana, dan Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Lampung,
Aris Suprianto, sementara Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Agus
Setiawan, mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting.
Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus
menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan
penindakan hukum.
Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan
secara sistematis dan berkelanjutan melalui perbaikan tata kelola pemerintahan,
penguatan pengawasan, peningkatan integritas aparatur, serta pembangunan budaya
kerja antikorupsi.
“Pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab
bersama. Karena itu seluruh aparatur pemerintah harus terus memperkuat
integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Parosil.
Bupati juga membahas capaian Monitoring Center
for Prevention (MCSP) Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025 yang memperoleh nilai
84,73 dan menempati peringkat ke-11 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Meski capaian tersebut patut diapresiasi,
Parosil meminta seluruh perangkat daerah tidak berpuas diri dan terus melakukan
perbaikan, terutama pada area Barang Milik Daerah (BMD) yang masih perlu
ditingkatkan.
Selain itu, Parosil mengingatkan pentingnya
hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) yang menjadi tolok ukur tingkat
integritas dan risiko korupsi di lingkungan pemerintahan.
Ia menyebut nilai SPI Kabupaten Lampung Barat
pada tahun 2025 mencapai 73,48, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya,
namun masih berada dalam kategori waspada.
“Peningkatan ini menunjukkan adanya kemajuan,
tetapi kita masih harus bekerja lebih keras agar dapat mencapai kategori yang
lebih baik dan membangun budaya integritas yang kuat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Parosil juga
menekankan pentingnya pembangunan Zona Integritas sebagai bagian dari reformasi
birokrasi.
Menurutnya, pembangunan Zona Integritas bukan
sekadar mengejar predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah
Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), tetapi membangun budaya kerja yang
profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Untuk memperkuat reformasi birokrasi dan
integritas aparatur, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan terus mendorong
peningkatan capaian SPI, pemenuhan indikator MCSP, pengembangan inovasi
pelayanan publik, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Parosil Mabsus
menyampaikan arahan dan penegasan kepada seluruh peserta sosialisasi.
Ia menginstruksikan seluruh kepala perangkat
daerah, camat, lurah, peratin, kepala puskesmas, dan ASN agar mengikuti
sosialisasi dengan sungguh-sungguh serta menjadikan hasil MCSP, SPI, dan
pembangunan Zona Integritas sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja.
Parosil juga meminta seluruh aparatur terus
meningkatkan komitmen antikorupsi dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan
kepada masyarakat.
“Melalui komitmen dan kerja
sama seluruh jajaran, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama mewujudkan
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang bersih, transparan, akuntabel, dan
berintegritas,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)