- Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Pemerasan Disertai Pengancaman di Jalur Suoh BNS Tanggamus
- Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung
- Terima Garuda TV Lampung, Bupati Tanggamus: Media Ikut Awasi Realisasi Pembangunan
- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
HUT RI ke-81, Momentum Refleksi Perjalanan Bangsa dan Solidaritas di Tengah Bencana


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Bandar Lampung Erwinto menilai peringatan HUT ke-81
Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan
bangsa sekaligus meneguhkan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang
menghadapi bencana.
“Peringatan kemerdekaan tahun ini memiliki
makna yang dalam. Ketika kita mengenang perjuangan para pahlawan dan mensyukuri
81 tahun Indonesia merdeka, pada saat yang sama saudara-saudara kita di
sejumlah daerah sedang menghadapi bencana. Di sinilah nilai kemerdekaan harus
hadir melalui kepedulian dan rasa kebersamaan,” kata Erwinto seusai Upacara
Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 di halaman Kantor Wali Kota Bandar
Lampung, Senin (17/8/2026).
Baca Lainnya :
- Ketua DWP Kemenag Bandar Lampung Upacara HUT ke-81 RI di Kantor Wali Kota0
- Erwinto: Satker Kemenag Bandar Lampung Harus Bergerak Satu Arah dan Taat Regulasi0
- Sekdaprov Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI0
- Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung0
- Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan jadi Perekat Bangsa0
Menurutnya, kemerdekaan tidak semestinya
berhenti sebagai peringatan sejarah. Nilai pengorbanan, persatuan, dan gotong
royong yang diwariskan para pendahulu harus terus diwujudkan dalam kehidupan
berbangsa.
Pesan itu terasa relevan ketika sejumlah
wilayah di Nusa Tenggara Timur masih menghadapi dampak gempa magnitudo 7,7 yang
terjadi pada Sabtu (15/8). Guncangan dirasakan antara lain di Nagekeo, Sikka,
Ende, Manggarai, dan Manggarai Timur serta sempat memicu peringatan dini
tsunami.
“Para pahlawan telah menunjukkan bahwa
Indonesia dibangun atas pengorbanan dan rasa senasib. Ketika ada saudara
sebangsa tertimpa musibah, nilai itu harus diwujudkan dengan saling menguatkan
dan membantu,” ujarnya.
Pesan kemanusiaan tersebut juga tercermin dalam
doa yang dibacakannya pada rangkaian upacara. Erwinto memohon agar Indonesia
dijauhkan dari perpecahan, permusuhan, konflik, bencana, serta berbagai hal
yang dapat mengganggu kedamaian dan ketenteraman masyarakat.
Ia turut mendoakan para pahlawan yang telah
mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan, serta berharap keteladanan mereka
terus menginspirasi masyarakat untuk mengisi kemerdekaan melalui karya dan
pengabdian.
Dalam doa yang sama, ia memohon agar Indonesia
tetap kokoh sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur, serta mampu
menghadirkan pembangunan dan kesejahteraan yang dirasakan secara merata.
Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI
ke-81 tingkat Kota Bandar Lampung dipimpin Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana
sebagai inspektur upacara.
Erwinto menegaskan, usia 81 tahun kemerdekaan
tidak hanya mengajak bangsa melihat apa yang telah dicapai, tetapi juga
mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan ketika menghadapi ujian.
“Bangsa ini lahir dari persatuan. Karena itu,
kepedulian terhadap sesama menjadi salah satu cara menjaga kemerdekaan tetap
hidup dan bermakna,” katanya. [MFH/rils]











