- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui Gerakan Serentak
Operasi Pasar komoditas minyak goreng MinyaKita yang digelar di 15
kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, Selasa (12/5/2026). Langkah ini dilakukan
untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok
bagi masyarakat.
Kegiatan dibuka secara virtual melalui Zoom
oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan bersama Kepala Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung dan diikuti seluruh pemangku
kepentingan daerah serta OPD yang membidangi perdagangan di kabupaten/kota.
Baca Lainnya :
- Pengawasan Itjen Kemendagri Dorong Pemprov Lampung Tingkatkan Kinerja Pemerintahan0
- TP PKK Pusat Apresiasi Gerak Cepat Program Imunisasi Anak di Provinsi Lampung0
- Wagub Jihan Nurlela Perkuat Sinergi Pemprov Lampung dengan BPOM 0
- Pemprov Lampung Perkuat Stabilitas Harga Bahan Pangan Lewat Operasi Pasar0
- Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 20260
Operasi pasar dilaksanakan secara serentak di
pasar-pasar tradisional yang menjadi pasar pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan
Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan RI. Khusus di Kota Bandar
Lampung, operasi pasar digelar di lima pasar tradisional yakni Pasar Pasir
Gintung, Way Halim, Tugu, Kangkung dan Panjang.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menegaskan bahwa
operasi pasar menjadi salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam
mengendalikan gejolak harga bahan pokok yang berpotensi memicu inflasi,
terutama komoditas pangan strategis seperti minyak goreng.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung terus
memperkuat koordinasi lintas sektor agar distribusi bahan pokok tetap lancar
dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Dalam pelaksanaan operasi pasar ini, Pemerintah
Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Bulog Kantor Wilayah Lampung untuk
penyediaan komoditas MinyaKita. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga
pasokan minyak goreng tetap aman di tengah dinamika harga pasar.
Pelaksanaan kegiatan operasi pasar direncanakan
akan dilaksanakan mulai tanggal 12 Mei hingga 25 Mei 2026. Setiap titik operasi
pasar menyiapkan sebanyak 50 dus atau sekitar 600 liter MinyaKita per hari
untuk dijual kepada masyarakat dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap gerakan
serentak operasi pasar dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok,
memperkuat pengendalian inflasi daerah, serta memberikan dampak nyata terhadap
keterjangkauan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Lampung. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)