- Ngupi Jejama jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB
- Pemprov Lampung Dorong Potensi Desa di Lampung Barat melalui Program Desaku Maju
- Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
- Pemkab Lampung Timur Bahas Masterplan Integrated Area Development
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
- Metro Perkuat Transformasi Pendidikan, 33 SMP Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran
- Plt Bupati Lampung Tengah Sidak RSUD Demang Sepulau Raya
- Pesona Wastra Tapis dan Sinjang Pugung Krui Curi Perhatian di Panggung Kriya Nusa 2026
- Pemkab Pesisir Barat Perkuat Akurasi Data Iuran Jaminan Kesehatan
- Diduga Peras Perangkat Desa, Dua Oknum Wartawan di Amankan Polsek Tanjung Bintang
Pemprov Lampung Dorong Potensi Desa di Lampung Barat melalui Program Desaku Maju

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Tasyakuran Hari Ulang Tahun
(HUT) ke-35 Kabupaten Lampung Barat bersama penceramah kondang Ustadz Das’ad
Latif, di Masjid Bintang Emas Islamic Center Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik
Bukit, Senin (29/9/2026).
Gubernur menyampaikan apresiasi
mendalam atas perjalanan 35 tahun Kabupaten Lampung Barat yang diwarnai capaian
kemajuan signifikan, kerja keras, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Ia
menilai harmoni dan kerukunan lintas suku serta agama di Lampung Barat patut
menjadi teladan bagi kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung.
"Yang berbeda di sini
masyarakatnya kompak. Ulamanya, tokoh adat, dunia usaha, anak-anak muda, semua
yang di Lampung Barat ini merasa ini adalah daerah mereka, mereka cinta dengan
Lampung Barat, mereka semangat untuk menjaga Lampung Barat, mereka akan
memajukan Lampung Barat," ujar Gubernur.
Baca Lainnya :
- Buka Turnamen Domino ORADO, Bupati Sebut Bukan Lagi Sekadar Permainan Warung Kopi 0
- Parosil Soroti Lemahnya Bahasa Daerah dan Titipan Juri di LCT Lampung Barat0
- Hadiri Rakor di Polda Lampung, Bupati Parosil Dukung Penyelesaian Konflik Agraria0
- Sekda Lambar Ajak Forkopimda Jadikan Olahraga Budaya Kebersamaan0
- Pemkab Lambar Lepas Kadis Dukcapil Ruspan Anwar ke Peristirahatan Terakhir0
Gubernur juga menepis anggapan
bahwa ketenteraman dan minimnya angka kriminalitas di Lampung Barat semata-mata
karena faktor geografis atau hawa dingin pegunungan, melainkan wujud keberkahan
dari Allah SWT atas persatuan warganya serta kepemimpinan daerah yang konsisten
mengayomi masyarakat.
Mengutip hadis Rasulullah SAW,
Gubernur mengibaratkan masyarakat Lampung Barat layaknya satu tubuh yang saling
menjaga.
"Semua suku, semua agama merasa mereka
satu. Satu sakit, semua Lampung Barat ikut sakit. Semua satu susah, semua orang
ikut susah. Ini yang harus dicontoh dari Kabupaten Lampung Barat untuk semua
kabupaten yang ada di Provinsi Lampung," tegasnya.
Komitmen
Pembangunan dari Desa
Gubernur menegaskan bahwa arah kebijakan
Pemerintah Provinsi Lampung saat ini difokuskan pada pemerataan pembangunan
yang berakar dari desa. Berbagai potensi unggulan Lampung Barat, mulai dari
sektor perkebunan kopi, hortikultura, pariwisata, hingga ekonomi kreatif, terus
didorong melalui payung program "Desaku Maju".
"Pemerintah Provinsi Lampung
ingin bagaimana pembangunan lebih merata, pembangunan itu harus dimulai dari
desa. Karena semangat itulah kita buat program namanya Desaku Maju. Bukan
sekadar membuat desa lebih maju secara fisik, tapi bagaimana desa itu lebih
maju secara sumber daya manusia," jelasnya.
Sebagai wujud konkret peningkatan
kapasitas SDM desa, Pemerintah Provinsi Lampung menggulirkan program beasiswa
pendidikan dan keagamaan berskala masif.
"Kami buat program setiap tahun kami
mencetak satu desa satu sarjana dan satu desa satu hafiz Qur'an. Jadi ada 2.500
anak muda di desa kita kuliahkan, kemudian ketika lulus kita pulangkan ke
desanya. Ada satu anak muda dari desa kita pondokkan, setelah jadi hafiz Qur'an
kita akan pulangkan ke desanya," terangnya.
Melalui program tersebut,
diproyeksikan dalam lima tahun ke depan akan lahir 10.000 penghafal Al-Qur'an
baru di seluruh pelosok Provinsi Lampung.
Penguatan
Karakter dan Akar Budaya
Disamping penguatan ekonomi dan pendidikan,
Gubernur menekankan pentingnya mempertahankan identitas kedaerahan melalui
pengembangan Desa Budaya dan Desa Wisata. Menurutnya, kebudayaan Lampung
merupakan perekat utama persatuan di tengah keanekaragaman masyarakat.
"Budaya ini bukan seni, bukan
hanya seremonial, tapi lebih dari itu budaya ini adalah cara kita menghormati
orang tua, cara kita bertetangga, cara kita bergotong royong, dan cara kita
jaga alam, termasuk cara kita ikut mendidik anak. Inilah menurut saya makna
Maju Jejama. Kita maju bersama tanpa meninggalkan siapa pun, kita bangun
bersama tanpa meninggalkan akar budaya," pungkas Gubernur.
Sementara itu, Bupati Lampung
Barat Parosil Mabsus menekankan bahwa di momentum usia ke-35 tahun ini, Pemkab
Lampung Barat bertekad membawa daerah menuju kemajuan yang berkeadilan. Di
sektor pendidikan, Pemkab mempertahankan program bantuan seragam sekolah gratis
sebanyak tiga setel per siswa lengkap dengan perlengkapan buku bagi jenjang SD,
SMP, MI, dan MTs.
Terkait upaya menekan angka anak
putus sekolah, Bupati mengingatkan orang tua untuk mendukung penuh pendidikan
anak, terlebih dengan adanya sinergi kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung yang
menghapus pungutan komite tingkat SMA, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
dari pemerintah pusat.
Terkait pemerataan
konektivitas, Bupati Parosil memaparkan progres infrastruktur di Lampung Barat
yang terus terealisasi berkat sinergi antara Pemkab, Pemprov Lampung, dan
Pemerintah Pusat. Di antaranya penanganan ruas Liwa-Way Mengaku–Batas Sumsel,
kelanjutan ruas Sukabumi–Suoh, serta alokasi Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas
Tugu Soekarno – Ulu Belu senilai lebih dari Rp49 miliar dan rencana penanganan
ruas jalan di Pekon Way Petai, Sumber Jaya. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










