Ketua PWRI Lambar Mad Hasnurin Perkuat Solidaritas dan Peran Lansia di Usia 64 Tahun

By redaksi 06 Agu 2026, 15:28:49 WIB Saburai
Ketua PWRI Lambar Mad Hasnurin Perkuat Solidaritas dan Peran Lansia di Usia 64 Tahun


LAMPUNG BARAT, MFH,-- Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Barat memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 dengan khidmat di Hotel Resort Lumbok Seminung, Kamis (06/08/2026).

Peringatan mengusung tema "Satu Tekad Satu Jiwa Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bersama". Rangkaian kegiatan diawali dengan santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial organisasi.

Baca Lainnya :

Ketua PWRI Kabupaten Lampung Barat yang juga Wakil Bupati Mad Hasnurin memimpin langsung peringatan tersebut. Turut hadir Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum Syaekhuddin mewakili Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, perwakilan PWRI Lampung, pengurus PWRI kecamatan se-Kabupaten Lampung Barat serta instansi vertical.

Dalam sambutannya, Mad Hasnurin menyebut usia 64 tahun PWRI sebagai momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang organisasi purna Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Hari ini sudah menginjak usia ke-64 tahun. Ini adalah kesempatan untuk merefleksikan perjalanan organisasi selama 64 tahun sebagai wujud penghargaan atas kontribusi para anggota, sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan peran serta PWRI dalam mendukung pembangunan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Mad Hasnurin.

Ia menegaskan, peringatan HUT kali ini juga bertujuan mempromosikan keberadaan PWRI kepada masyarakat luas. Khususnya dalam memperkenalkan peran keluarga lansia, khususnya lansia purna PNS dalam kehidupan bermasyarakat.

"Tema yang kita usung Satu Tekad Satu Jiwa Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bersama menjadi arah kita bersama. Dengan solidaritas yang kuat, kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar bisa kita wujudkan bersama," jelasnya.

Mad Hasnurin meminta seluruh pengurus PWRI untuk tetap berpegang teguh pada azas manfaat dalam setiap program kerja. Lebih lanjut ia berkomitmen bantuan sosial, kegiatan kesehatan, dan pembinaan akan terus dijalankan.

"Dalam kiprahnya, kegiatan PWRI Lampung Barat, bantuan sosial tetap kita laksanakan. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama insan yang memerlukan," katanya.

Ia juga mendorong pengurus di tingkat kecamatan agar lebih kreatif dan inovatif. Kerja sama dengan dinas terkait dan organisasi lain dinilai penting untuk memajukan organisasi.

"Kedepan perlu adanya ide-ide inovatif dalam memajukan organisasi, terutama kerja sama dengan dinas dan organisasi terkait yang dapat mendukung kemajuan organisasi," pesannya.

Kepada pengurus kecamatan, Mad Hasnurin berpesan agar terus mempererat silaturahmi. Menurutnya, persatuan dan solidaritas wredatama adalah modal utama menjadi perekat bangsa.

"Selalu mempererat persatuan dan solidaritas wredatama agar memiliki moral yang kuat sebagai perekat alat pemersatu bangsa dengan cara silaturahmi," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Mad Hasnurin memberikan apresiasi kepada Ibu Haryani, anggota PWRI yang berhasil masuk nominasi empat besar Lomba Lagu Keroncong tingkat provinsi.

"Terima kasih kami sampaikan kepada teman kita yang telah masuk nominasi. Alhamdulillah PWRI kita dikenal rapi, tertib dan eksis," ucapnya.

Mad Hasnurin juga menyoroti pemilihan lokasi peringatan di kawasan wisata Lumbok Seminung. Menurutnya, kawasan tersebut harus menjadi kebanggaan bersama dan terus dipromosikan.

"Kawasan Wisata Lumbok Seminung ini adalah kita, milik Lampung Barat. Sepantasnya kita promosikan ke luar agar khalayak tahu kalau Lampung Barat itu sejuk, aman, damai dan masyarakatnya ramah tamah," ujarnya.

"Dengan usia yang semakin matang, PWRI Lampung Barat berkomitmen untuk terus hadir sebagai organisasi yang aktif, produktif, dan bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat," pungkasnya.

Mewakili Bupati, Plt Asisten III Bidang Administrasi Umum Syaekhuddin menyampaikan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota PWRI Lampung Barat. Ia menyebut pengalaman dan pengetahuan para purna PNS merupakan aset penting bagi pembangunan daerah.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Selama ini PWRI menjadi mitra yang senantiasa memberikan dukungan dalam pelaksanaan pembangunan daerah," ucap Syaekhuddin.

"Pengetahuan dan pengalaman para anggota PWRI merupakan aset yang sangat berharga. Teruslah menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah dan bangsa. Jadikan PWRI sebagai sumber inspirasi dan teladan. Semangat disiplin yang telah ditunjukkan selama bertugas sebagai PNS harus menjadi contoh," sambungnya. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment