- Wagub Jihan Dorong Kader Pramuka Jadi Agen Perubahan Melalui KPDK 2026
- Gubernur Dorong Ekonomi Sirkular, ICIF 2026 jadi Peluang Tarik Investasi Hijau ke Lampung
- Pemprov Lampung Perkuat Pelindungan Data Pribadi, Tingkatkan Literasi Keamanan Siber Aparatur
- Wagub Jihan Ajak FPPI Jadi Mitra Strategis Pemprov Perkuat Pemberdayaan Perempuan
- Pemprov Lampung Dukung Penuh Pemberantasan Narkotika
- Sinergi BPJS Kesehatan dan Baznas Lampsel, Jamin Kesehatan Fakir Miskin Desil 1
- BPSDMD Provinsi Lampung Gelar Webinar SIGER BANGKOM Seri #12
- Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Festival Literasi Lampung 2026
- Dinas Kominfo Lampung Timur Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Pemkab Lampung Timur Gandeng Bulog untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Gubernur Dorong Ekonomi Sirkular, ICIF 2026 jadi Peluang Tarik Investasi Hijau ke Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal menilai ekonomi sirkular menjadi salah satu kunci penguatan
sektor pertanian dan perkebunan di Lampung sekaligus membuka peluang investasi
berkelanjutan dari pasar global. Menurutnya, besarnya potensi hasil pertanian
di Lampung harus diikuti dengan pemanfaatan limbah atau waste menjadi produk
bernilai tambah melalui inovasi industri.
"Lampung adalah tanah yang subur, lahan
pertaniannya banyak sehingga menjadi lumbung pangan nasional. Dari hasil
pertanian dan perkebunan itu tentu akan menghasilkan sisa atau waste. Dengan
adanya circular economy, itu menjadi salah satu kunci utama Provinsi Lampung ke
depan dalam melakukan utilisasi pertanian berbasis sirkular. Selamat kepada
ICIF, semoga membawa perubahan besar bagi bangsa dan negara," ucap Gubernur
Rahmat Mirzani Djausal saat menerima kunjungan Indonesia Circular Innovation
Forum (ICIF) 2026 di ruang kerjanya, Rabu (29/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Gubernur didampingi
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan serta
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Provinsi Lampung Samsurijal.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Pelindungan Data Pribadi, Tingkatkan Literasi Keamanan Siber Aparatur0
- Wagub Jihan Ajak FPPI Jadi Mitra Strategis Pemprov Perkuat Pemberdayaan Perempuan0
- Pemprov Lampung Dukung Penuh Pemberantasan Narkotika0
- BPSDMD Provinsi Lampung Gelar Webinar SIGER BANGKOM Seri #120
- Festival Literasi Lampung 2026 Dorong Perpustakaan jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi Keluarga0
Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja
sama agar Provinsi Lampung menjadi strategic province partner pada
penyelenggaraan Indonesia Circular Innovation Forum (ICIF) – Netherlands
Business Mission 2026 yang akan digelar di Amsterdam, Belanda, pada 3–4
November 2026. Forum internasional itu mengusung tema From Waste to Worth:
Building the Future of Sustainable Industry Together dan ditujukan untuk mempertemukan
inovasi sirkular Indonesia dengan investor, mitra bisnis, serta penyedia
teknologi dari Eropa.
Project Director ICIF 2026 Rizky Diansyah
mengatakan Lampung dipandang memiliki potensi besar untuk menjadi etalase
pengembangan ekonomi sirkular nasional. Selain memiliki sumber daya pertanian
dan biomassa yang melimpah, Lampung juga dinilai memiliki peluang besar dalam
pengembangan hilirisasi berbasis limbah pertanian yang sejalan dengan tren
investasi hijau dunia.
Menurut Rizky, keikutsertaan Lampung sebagai
mitra strategis akan membuka kesempatan memperkenalkan proyek-proyek unggulan
daerah kepada calon investor dan pelaku industri dari berbagai negara di Eropa.
Amsterdam dipilih karena menjadi salah satu pusat ekonomi sirkular di Eropa
sekaligus pintu masuk penting bagi investor, buyer, dan mitra bisnis
internasional.
Ia menjelaskan, ICIF 2026 tidak hanya
menghadirkan pameran inovasi, tetapi juga dirancang untuk menghasilkan kerja
sama konkret melalui business matching, sesi investasi, diskusi, lokakarya,
hingga pertemuan bisnis secara langsung antara delegasi Indonesia dengan
investor global. Bahkan, seluruh delegasi akan didampingi konsultan hukum
investasi agar pembahasan kerja sama dapat berlanjut hingga tahap implementasi.
Dalam forum tersebut, delapan sektor inovasi
akan dipromosikan, meliputi biomaterial dan biomassa, kemasan berkelanjutan,
pangan dan pertanian sirkular, produk konsumen hasil daur ulang, material
bangunan sirkular, teknologi pengolahan limbah, solusi industri berkelanjutan,
hingga berbagai inovasi ekonomi sirkular masa depan. Sektor-sektor tersebut
dinilai selaras dengan potensi unggulan yang dimiliki Provinsi Lampung.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga menekankan
bahwa pengembangan ekonomi sirkular harus diarahkan pada pemanfaatan limbah
pertanian dan perkebunan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Dengan dukungan investasi, inovasi teknologi, dan kolaborasi internasional,
limbah tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus
mendukung pembangunan industri yang ramah lingkungan.
Pemerintah Provinsi Lampung juga memandang
kerja sama internasional semacam ini sejalan dengan upaya mempercepat
hilirisasi komoditas daerah, memperkuat daya saing industri, serta memperluas
akses pasar ekspor. Selain memperkenalkan potensi Lampung kepada dunia, forum
tersebut diharapkan menjadi ruang lahirnya investasi baru yang mampu mendorong
pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui partisipasi dalam ICIF 2026, Pemerintah
Provinsi Lampung berharap semakin banyak pelaku usaha, industri, dan inovator
daerah yang memperoleh akses terhadap teknologi, pasar, serta kemitraan global.
Pada akhirnya, langkah tersebut diharapkan menciptakan nilai tambah bagi hasil
pertanian Lampung, membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi
berkelanjutan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Lampung melalui
pembangunan ekonomi yang lebih hijau dan berdaya saing. [MFH/Pemerintah
Provinsi Lampung]











3.jpg)