- Gubernur Cup 2026 Dibuka, Gubernur: Kompetisi Jalan Meningkatkan Kualitas Generasi Muda
- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman
- Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026 Jepang
- Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
- Warga Sragi Jadi Korban Love Scam di Peras Rp290 Juta, Pelaku di Tangkap di Brebes
- Polsek Pematang Sawa Pastikan Karhutla di Tampang Tua Telah Padam
- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung
- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
Gubernur Cup 2026 Dibuka, Gubernur: Kompetisi Jalan Meningkatkan Kualitas Generasi Muda


LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus mendorong pembangunan generasi muda tidak hanya melalui
pendidikan akademik, tetapi juga melalui penguatan karakter, kesehatan fisik,
kedisiplinan dan budaya olahraga.
Hal tersebut ditegaskan Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal saat membuka Gubernur Lampung Badminton Open 2026 di Ryuga Badminton
Hall, Lampung Selatan, Minggu (27/09/2026).
Baca Lainnya :
- Warga Sragi Jadi Korban Love Scam di Peras Rp290 Juta, Pelaku di Tangkap di Brebes 0
- Apel Hari Pramuka ke-65, Gubernur Dorong Pramuka Perkuat Karakter Dukung Pembangunan Daerah0
- Gubernur Mirza Tekankan Peran Kampus dalam Mendorong Hilirisasi Komoditas Lampung0
- Bupati Radityo Egi Pratama Buka Muskab VIII KADIN Lamsel 0
- Eko Wahyudi: Masyarakat Berperan Penting Menjaga Aset dan Infrasuktur Kelistrikan0
Kompetisi yang berlangsung pada 27 September
hingga 4 Oktober 2026 tersebut diikuti 665 peserta dari seluruh kabupaten/kota
se-Provinsi Lampung dan mempertandingkan 15 kategori.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani
Djausal menekankan pentingnya membangun budaya olahraga sebagai bagian dari
upaya menyiapkan generasi muda Lampung yang sehat, disiplin, sportif, dan berprestasi.
Menurutnya, lahirnya atlet berprestasi tidak
terlepas dari proses pembinaan dan pengaderan yang dilakukan secara
berkelanjutan. Karena itu, olahraga perlu ditempatkan sebagai bagian penting
dalam pembentukan sumber daya manusia.
"Atlet badminton nasional, atlet olahraga
nasional, merupakan perwujudan dari sebuah sistem, sebuah program, dan sebuah
gerakan. Salah satu gerakan itu adalah bagaimana membentuk generasi sumber daya
manusia yang baik untuk menuju Indonesia Emas," ujar Gubernur.
Ia mengatakan, Provinsi Lampung saat ini
memiliki perhatian terhadap pembentukan generasi muda yang berkualitas. Selain
kemampuan akademik, generasi muda juga perlu memiliki kondisi fisik yang sehat,
budaya olahraga, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi sportivitas.
"Generasi harus sehat, harus punya budaya
olahraga, harus cinta dengan olahraga, harus punya disiplin seperti disiplin
dalam berolahraga, dan harus punya sifat fair atau sportivitas seperti dalam
olahraga," katanya.
Gubernur juga mendorong agar olahraga,
khususnya badminton, dapat menjadi budaya di kalangan anak-anak dan pelajar
mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.
Ia meminta agar pembinaan olahraga tidak hanya
berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai ruang
bermain, bersosialisasi, membangun kedisiplinan, dan mengembangkan karakter.
"Bagaimana menjadikan bukan hanya
akademis, tetapi olahraga, terutama badminton, menjadi budaya anak-anak SD,
SMP, dan SMA," ujar Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa
kompetisi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas atlet.
Semakin banyak kompetisi yang diselenggarakan dengan kualitas pertandingan dan
lawan yang baik, semakin besar pula kesempatan atlet untuk meningkatkan
kemampuan.
"Saya percaya tidak akan ada peningkatan
kualitas tanpa ada kompetisi. Semakin banyak kompetisi, akan semakin semangat
orang untuk meningkatkan kualitas," katanya.
Untuk memperluas ruang kompetisi, Gubernur
mendorong agar kegiatan serupa dapat dikembangkan secara berjenjang hingga
tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.
Ia mengusulkan agar kompetisi badminton dapat
digelar dalam berbagai tingkatan, seperti Bupati Cup, Camat Cup, hingga Kades
Cup, sehingga pembinaan atlet dapat dimulai dari tingkat paling bawah.
"Maka saya harapkan dorongan dari Pak Asri
selaku ketua penyelenggara untuk membuat Gubernur Cup ini juga menjadi
inspirasi. Di sini banyak klub-klub badminton, banyak PBSI di setiap
kabupaten/kota. Dibuatlah Badminton Open, Bupati Cup, Camat Cup, Kades Cup.
Jadi ada kompetisi mulai dari bawah," ujarnya.
Gubernur mengapresiasi penyelenggaraan Gubernur
Lampung Badminton Open 2026 yang dinilai dapat menjadi inspirasi sekaligus
mendorong tumbuhnya semangat olahraga di Provinsi Lampung.
Ia berharap potensi sumber daya manusia Lampung
yang besar dapat diarahkan menjadi kekuatan untuk melahirkan atlet-atlet
berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
"Kita punya SDM yang banyak. Ini yang
harus kita padukan menjadi satu keunggulan dan ini adalah salah satu cara kita
membentuk generasi-generasi terbaik," katanya.
Gubernur juga menyampaikan bahwa fasilitas
olahraga yang tersedia di Ryuga Badminton Hall diharapkan dapat dimanfaatkan
untuk mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga, termasuk
pertandingan berskala nasional di masa mendatang.
Kepada seluruh peserta, Gubernur berpesan agar
mengikuti pertandingan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas,
dan menunjukkan semangat juang.
"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh,
junjung tinggi sportivitas dan tunjukkanlah semangat juara. Mari kita kobarkan
semangat olahraga Lampung, kita lahirkan lebih banyak juara, kita harumkan nama
Lampung, kita bawa prestasi Lampung semakin tinggi," ujar Gubernur.
Ia berharap pembinaan olahraga yang dilakukan
sejak saat ini dapat memberikan hasil dalam jangka panjang dan membawa nama
Lampung berprestasi di tingkat dunia.
"Dari lapangan Ryuga kita akan mulai dan
dari Lampung ini kita akan berjuang untuk Indonesia. Lima tahun, 10 tahun, 15
tahun, 20 tahun ke depan Lampung harus bisa berprestasi di tingkatan
dunia," pungkasnya.
Pembukaan Gubernur Lampung Badminton Open 2026
berlangsung semakin meriah dengan penampilan penyanyi Anggi Marito yang turut
menghibur seluruh peserta yang hadir. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










