- Dari Regulasi ke Pembangunan, Pemprov Lampung Dukung Penyusunan 28 Raperda 2027
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif di Era Digital
- Kasus Intimidasi Jurnalis Kompas TV 10 Bulan Mandek di Kejaksaan Lampung Selatan
- Pemkab Pesawaran Studi Komparasi ke Pemkab Gunung Kidul
- Hari Pramuka Ke-65, Wabup Pringsewu Umi Laila Terima Tanda Penghargaan
- Bupati Terima Penghargaan Nasional Desa Sidodadi Sebagai Desa Cantik Terbaik 2026
- Bupati Buka Kushin Ryu Championship 2026 Piala Kemenag dan Lantik Pengurus KKI
- Bupati Hadiri Pengajian Rutin Ahad Pahing Muslimat NU Way Seputih dan Seputih Banyak
- Semangat Hari Pramuka ke-65, Bupati Pesisir Barat Buka Lomba Tingkat III ke-I
- Dekranasda Pesisir Barat Pamerkan Wastra dan Kriya Khas Daerah di Kriya Nusa 2026
Wagub Jihan Nurlela Dorong Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif di Era Digital

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung,
Jihan Nurlela, menegaskan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) bagi para
mahasiswa di era digital saat ini. Mahasiswa diimbau untuk tidak sekadar
berpuas diri dengan prinsip "be yourself", melainkan terus berupaya
menjadi versi terbaik dari diri sendiri (be the best version of yourself) dalam
setiap jenjang kehidupan.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Gubernur
Jihan Nurlela saat memberikan kuliah umum dalam rangka penyambutan mahasiswa
baru Tahun Akademik 2026/2027 di Kampus STKIP PGRI Bandar Lampung, Senin
(28/9/2026).
Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Wagub
menyoroti besarnya durasi penggunaan gawai (screen time) masyarakat Indonesia
yang rata-rata mencapai 7 hingga 8 jam per hari. Menurutnya, hal utama yang
membedakan individu sukses dengan yang tidak adalah seberapa besar nilai
manfaat, karya, atau inovasi yang dihasilkan dari durasi penggunaan teknologi
tersebut.
Baca Lainnya :
- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman0
- Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026 Jepang0
- Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global0
- Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas0
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli0
"Kita memegang handphone durasinya 7
hingga 8 jam tidak masalah, asalkan ada produk, karya, atau inovasi yang
dihasilkan. Jangan sampai waktu tersebut hanya habis untuk hal-hal yang tidak
memiliki nilai tambah (value)," tegas Wagub.
Wagub juga mengingatkan bahwa keberadaan
kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) harus dimanfaatkan secara bijak
untuk efisiensi dan efektivitas belajar. Namun, keahlian teknologi tidak boleh
mengikis rasa ingin tahu, empati, serta kemampuan berpikir kritis.
Menyinggung arah pembangunan daerah menuju
Indonesia Emas 2045, Wagub menekankan pentingnya pemerataan dan pengembangan
dari level desa melalui program unggulan "Desa Ku Maju". Hal ini
dimaksudkan agar nilai tambah ekonomi, khususnya sektor pertanian yang
menyokong PDRB Lampung, dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
"Membangun daerah bukan berarti semua
lulusan harus menjadi pegawai pemerintah atau PNS. Mahasiswa punya ruang
bergerak yang sangat luas untuk menjadi pengusaha, pencipta konten, hingga
inovator pendidikan yang langsung memberikan dampak sosial di masyarakat,"
tambahnya.
Mengakhiri kuliah umumnya, Wagub memberikan
tantangan "100 Hari Pertama Perkuliahan" bagi mahasiswa baru untuk
membentuk kelompok kecil dan mengidentifikasi serta merancang solusi atas
persoalan nyata di sekitar lingkungan kampus maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua STKIP PGRI Bandar Lampung,
Wayan Satria Jaya, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam
atas perkenan Wakil Gubernur Lampung hadir secara langsung memberikan
pencerahan kepada para mahasiswa baru.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu
Wagub yang di tengah padatnya agenda menyempatkan hadir di kampus kami.
Motivasi yang disampaikan tentu menjadi dorongan semangat yang luar biasa bagi
para mahasiswa," ujar Wayan.
Wayan juga menyampaikan bahwa mahasiswa saat
ini menghadapi tantangan pembelajaran berbasis teknologi digital yang sangat
pesat.
Pihaknya terus mendorong agar para mahasiswa
mampu memanfaatkan kemajuan teknologi seperti AI dan ChatGPT secara bijak dan
bertanggung jawab demi peningkatan kualitas akademik.
"Harapan kami,
kehadiran Ibu Wagub memberikan keberkahan serta memicu dorongan belajar
mahasiswa untuk menjadi insan pendidik dan pembawa perubahan yang lebih baik di
masa depan," tutupnya. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











