- Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
- Pemkab Lampung Timur Bahas Masterplan Integrated Area Development
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
- Metro Perkuat Transformasi Pendidikan, 33 SMP Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran
- Plt Bupati Lampung Tengah Sidak RSUD Demang Sepulau Raya
- Pesona Wastra Tapis dan Sinjang Pugung Krui Curi Perhatian di Panggung Kriya Nusa 2026
- Pemkab Pesisir Barat Perkuat Akurasi Data Iuran Jaminan Kesehatan
- Diduga Peras Perangkat Desa, Dua Oknum Wartawan di Amankan Polsek Tanjung Bintang
- Pemprov Lampung Perkuat Infrastruktur Jalan, Tekan Biaya Logistik dan Buka Akses
- Bhabinkamtibmas Polsek Pugung Gotong Royong Bersama Warga
Dekranasda Pesisir Barat Pamerkan Wastra dan Kriya Khas Daerah di Kriya Nusa 2026

JAKARTA, MFH,--
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pesisir Barat turut
ambil bagian dalam Pameran Kriya Nusa 2026 yang digelar di Jakarta
International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (26/09/2026).
Pameran Kriya Nusa
2026 dibuka secara resmi oleh Ibu Selvi Gibran Rakabuming selaku Ketua Umum
Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Keikutsertaan
Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat dalam ajang tersebut menjadi bagian dari
upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kriya dan wastra unggulan
daerah ke tingkat nasional.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat0
- Bupati Dedi Irawan Gelar Doa Bersama Masyarakat0
- TNI AU Gelar Latihan Evakuasi Medis Udara di Pesisir Barat0
- Gerakan Seniman Masuk Sekolah Angkat Budaya Lokal Pesisir Barat0
- Rapat Paripurna DPRD Pesisir Barat Bahas Raperda Perubahan APBD TA 20260
Pameran tahunan yang
digagas oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tersebut menjadi wadah promosi
seni, budaya, dan produk kerajinan unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema
“Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, Kriya Nusa 2026 menjadi panggung
bagi para perajin daerah untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta daya
saing produk kriya dan wastra kepada masyarakat dan pasar yang lebih luas.
Kegiatan tersebut
berlangsung pada 26 hingga 30 September 2026.
Dalam kegiatan itu,
Ketua Dekranasda Kabupaten Pesisir Barat Dian Hardiyanti Dedi, S.ST., M.M.,
turut didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Pesisir
Barat M. Ma’ruf, S.P., Wakil Ketua Dekranasda Dea Derika Topani, S.H., M.Kn.,
serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Elizawati, S.Sos.
Dian Hardiyanti Dedi
menyampaikan bahwa keikutsertaan Pesisir Barat dalam Kriya Nusa 2026 tidak
hanya menjadi kesempatan untuk memamerkan produk daerah, tetapi juga merupakan
bagian dari upaya berkelanjutan dalam melestarikan warisan budaya sekaligus
meningkatkan kesejahteraan para perajin lokal.
“Kehadiran Pesisir
Barat dalam Kriya Nusa 2026 bukan sekadar pameran produk, tetapi upaya
berkesinambungan untuk melestarikan warisan budaya sekaligus mengangkat
kesejahteraan para perajin lokal. Wastra dan kriya unggulan Pesisir Barat
memiliki nilai estetika dan keunikan historis yang tinggi, dan kami optimistis
karya lokal kita mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar
Ketua Dekranasda Pesisir Barat.
Pada stan Kabupaten
Pesisir Barat, pengunjung dapat melihat secara langsung berbagai produk
unggulan khas daerah, di antaranya wastra khas Pesisir Barat berupa kain
Sinjang/Tapis dengan corak khas pesisir yang kaya nilai estetika.
Selain wastra, turut
ditampilkan berbagai kriya dan kerajinan tangan (handicraft) berbahan dasar
alam lokal yang dipadukan dengan desain modern dan fungsional.
Produk aksesori dan
fashion juga menjadi bagian dari produk unggulan yang diperkenalkan, berupa
berbagai olahan wastra yang dikembangkan menjadi busana siap pakai, tas, hingga
perhiasan etnik dengan mengangkat tema dan identitas lokal Pesisir Barat.
Melalui
keikutsertaan dalam Pameran Kriya Nusa 2026, Dekranasda Pesisir Barat berharap
dapat membuka peluang kemitraan, memperluas jaringan pemasaran melalui business
matching, serta mendorong para perajin dan pelaku UMKM di Pesisir Barat untuk
terus bertransformasi dan berinovasi mengikuti perkembangan tren pasar tanpa
meninggalkan identitas budaya daerah.
Pameran Kriya Nusa 2026 akan berlangsung hingga 30 September 2026 dengan
menghadirkan berbagai kegiatan, di antaranya workshop, peragaan busana, serta
bazar produk kriya dari berbagai provinsi di Indonesia. [MFH/Diskominfotiksan]











