- Tim Patroli Perintis Presisi Polres Temukan 3 Santri Kabur dan Antarkan ke Rumah Orang Tuanya
- Tanggamus jadi Daerah Percontohan, Tim STADT Korea Susun Master Plan Penanggulangan Bencana
- Kabar Gembira! Pemkab Tanggamus Mulai Cairkan Gaji ke-13, Anggaran Tembus Rp34,5 Miliar
- Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerinda Waris Basuki, Dukung Pergantian Pimpinan Badan Gizi Nasional
- Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program MBG
- Pohon-Pohon Tua Penjaga Lapangan Merdeka Tumbang
- Bupati Buka Pelatihan Tata Kelola Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih
- Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026
- Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda
- Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Ditemukan Selamat
Tim Patroli Perintis Presisi Polres Temukan 3 Santri Kabur dan Antarkan ke Rumah Orang Tuanya

TANGGAMUS, MFH,-- Tim Patroli Perintis Presisi
Polres (TPP) Tanggamus menemukan tiga santri Pondok Pesantren di Kecamatan
Sumberejo yang dilaporkan meninggalkan lingkungan pondok tanpa izin. Ketiganya
ditemukan saat patroli rutin di sekitar Masjid NU Gisting Permai, Kecamatan
Gisting, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kasi Humas Polres Tanggamus AKP Sofyansyah,
S.H., mengatakan saat ditemukan oleh TPP yang dipimpin oleh Ipda Ahmad Rais,
S.H., ketiga remaja tersebut mengenakan sarung dan berjalan kaki dengan
gerak-gerik yang mencurigakan sehingga menarik perhatian petugas patroli.
Ketiga santri tersebut masing-masing berinisial F, A, dan A. Dua di antaranya
berasal dari wilayah Semaka sementara satu lainnya berasal dari Kecamatan Kota
Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.
"Setelah dihentikan dan dimintai keterangan,
mereka mengaku merupakan santri yang telah meninggalkan pondok pesantren tanpa
izin sejak Selasa (2/6/2026) malam," kata AKP Sofyansyah mewakili Kapolres
Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Baca Lainnya :
- Tanggamus jadi Daerah Percontohan, Tim STADT Korea Susun Master Plan Penanggulangan Bencana 0
- Kabar Gembira! Pemkab Tanggamus Mulai Cairkan Gaji ke-13, Anggaran Tembus Rp34,5 Miliar0
- Pohon-Pohon Tua Penjaga Lapangan Merdeka Tumbang0
- Bupati Buka Pelatihan Tata Kelola Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih0
- Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Ditemukan Selamat0
Kasi Humas mengungkapkan, petugas kemudian
membawa ketiganya ke tempat yang aman untuk dilakukan pendataan dan
pemeriksaan. Kondisi para santri diketahui sehat, namun tampak kelelahan
setelah berjalan kaki selama kurang lebih lima jam dari pondok hingga wilayah
Gisting Permai.
Selanjutnya, Tim Patroli Perintis Presisi
Polres Tanggamus mengantarkan ketiga santri tersebut kembali ke rumah orang
tuanya masing-masing serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pengurus
pondok pesantren.
"Ketiga santri tersebut diantarkan ke
kediaman salah seorang santri Kota Agung Timur dalam keadaan sehat,"
jelasnya.
Kasi Humas mengungkapkan, berdasarkan
keterangan para santri tersebut mereka meninggalkan lingkungan pondok tanpa
izin sekitar pukul 19.00 WIB tanpa seizin pengurus.
Hasil klarifikasi menunjukkan ketiga santri
tersebut meninggalkan pondok karena merasa bosan dan beranggapan sudah tidak
ada kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren pada malam hari.
Peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan
tindak pidana. Namun demikian, pihaknya mengimbau para orang tua dan pengurus
pondok pesantren untuk terus meningkatkan pengawasan dan komunikasi dengan para
santri.
"Diharapkan adanya
komunikasi yang baik antara pengurus, keluarga dan santri sehingga apabila
terdapat permasalahan dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus meninggalkan
lingkungan pondok tanpa izin," tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)