- Tim Patroli Perintis Presisi Polres Temukan 3 Santri Kabur dan Antarkan ke Rumah Orang Tuanya
- Tanggamus jadi Daerah Percontohan, Tim STADT Korea Susun Master Plan Penanggulangan Bencana
- Kabar Gembira! Pemkab Tanggamus Mulai Cairkan Gaji ke-13, Anggaran Tembus Rp34,5 Miliar
- Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerinda Waris Basuki, Dukung Pergantian Pimpinan Badan Gizi Nasional
- Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program MBG
- Pohon-Pohon Tua Penjaga Lapangan Merdeka Tumbang
- Bupati Buka Pelatihan Tata Kelola Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih
- Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 2026
- Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda
- Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Ditemukan Selamat
Tanggamus jadi Daerah Percontohan, Tim STADT Korea Susun Master Plan Penanggulangan Bencana

TANGGAMUS, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Tanggamus menerima kunjungan delegasi STADT Korea di Ruang Rapat Kantor Bupati
Tanggamus, Rabu, 3 juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi langkah awal
penyusunan master plan penanggulangan bencana yang akan dilaksanakan selama 10
bulan di Kabupaten Tanggamus, khususnya di wilayah Kecamatan Wonosobo dan
Kecamatan Semaka.
Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi,
M.A., M.H. menerima langsung rombongan STADT Korea yang dipimpin oleh Kim Dae
Wuk selaku Chief Executive Officer (CEO).
Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah
Kabupaten Tanggamus Suaidi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rully
Runa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hendrawijaya Mega, Kepala Badan
Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Doni Sengaji Berisang.
Baca Lainnya :
- Kabar Gembira! Pemkab Tanggamus Mulai Cairkan Gaji ke-13, Anggaran Tembus Rp34,5 Miliar0
- Pohon-Pohon Tua Penjaga Lapangan Merdeka Tumbang0
- Bupati Buka Pelatihan Tata Kelola Desa untuk Dukung Koperasi Merah Putih0
- Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Ditemukan Selamat0
- Wabup jadi Irup Hari Lahir Pancasila dan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Tanggamus0
Kemudian, perwakilan Badan Keuangan dan Aset
Daerah Yasmiransyati, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Khuronsyaf, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kemas Amin Yusfi, Kepala Dinas
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Belli Pahlupi, Kepala Bagian Protokol
Hendra Ferry, Kepala Bagian Kerja Sama Maryani,
Selain itu, hadir juga Camat Wonosobo, Camat
Semaka, serta Tenaga Asistensi Bidang Perundang-Undangan Muh. Kholid Gani.
Sementara itu, delegasi STADT Korea terdiri
dari Kim Dae Wuk (CEO), Cheon Yu Jin (Assistant Manager), Son Kyoung Su
(Director), Dodi Nurdian, dan R.M. Yusuf Indrawan.
Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus Moh. Saleh
Asnawi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten
Tanggamus sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut.
"Kami pada prinsipnya menyambut baik dan
mendukung penuh rencana kerja sama ini. Pemerintah Kabupaten Tanggamus terbuka
untuk berkolaborasi dengan pihak STADT Korea. Namun kami juga berharap mendapat
penjelasan yang lebih rinci mengenai bentuk kerja sama yang akan dilaksanakan,
tahapan pelaksanaannya, serta tujuan akhir yang ingin dicapai bersama,"
ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional
seperti ini harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanggamus,
terutama dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana yang berkelanjutan.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan
Pembangunan Setdakab Tanggamus Hendrawijaya Mega, menjelaskan bahwa proyek yang
akan dilaksanakan STADT Korea merupakan penyusunan master plan kawasan rawan
bencana seluas sekitar 300 hektare di Kecamatan Wonosobo dan Semaka.
"Alhamdulillah hari ini kita kedatangan
tamu dari STADT Korea yang didampingi tim perwakilan dari Jakarta. Mereka akan
melaksanakan penyusunan master plan selama 10 bulan terkait penanganan dan
mitigasi kebencanaan di Kabupaten Tanggamus, khususnya di wilayah Wonosobo dan
Semaka," katanya.
Menurut Hendrawijaya, setelah penyusunan master
plan selesai, Pemerintah Korea melalui Kementerian Pekerjaan Umum Korea telah menyiapkan
dukungan hibah sebesar 6 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp105 miliar
yang akan direalisasikan selama tiga tahun.
"Ini merupakan peluang besar bagi
Kabupaten Tanggamus. Setelah master plan selesai, akan menjadi dasar bagi
pengajuan dukungan hibah dari Pemerintah Korea. Nilainya mencapai 6 juta dolar
AS atau sekitar Rp105 miliar untuk jangka waktu tiga tahun," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Tanggamus
menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memperoleh program
kerja sama tersebut dari STADT Korea.
"Yang membanggakan, program ini baru
pertama kali dilaksanakan di Indonesia dan Kabupaten Tanggamus dipercaya
menjadi lokasi pelaksanaannya," ujarnya.
Selain itu, pihak STADT Korea juga berencana
mengundang tiga perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk melakukan
kunjungan studi ke Korea Selatan pada November 2026.
"Nanti akan ada kunjungan selama sekitar
satu minggu ke Korea Selatan untuk melihat langsung kondisi proyek serupa yang
telah berjalan di wilayah Jeju. Pesertanya akan ditentukan oleh Bapak
Bupati," tambah Hendrawijaya.
Dalam kesempatan tersebut, CEO STADT Korea Kim
Dae Wuk berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus dapat memberikan dukungan penuh
terhadap pelaksanaan program, terutama dalam penyediaan data yang dibutuhkan.
Data yang dimaksud meliputi dokumen tata ruang,
informasi kebencanaan, serta catatan berbagai peristiwa bencana yang pernah
terjadi di Kabupaten Tanggamus sebagai bahan penyusunan master plan.
Rencananya, proses pemetaan lapangan
menggunakan teknologi drone akan dimulai pada Agustus 2026. Selanjutnya, penyusunan
master plan ditargetkan selesai pada Februari atau Maret 2027.
Dengan dimulainya kerja sama tersebut,
Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap program yang dijalankan STADT Korea
dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan wilayah terhadap
ancaman bencana sekaligus mendorong pembangunan yang lebih terencana dan
berkelanjutan. [MFH/Din/rils]











3.jpg)