- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
Polsek Wonosobo Identifikasi Banjir di Bandar Negeri Semuong

TANGGAMUS, MFH,-- Personel Polsek Wonosobo
turun langsung melakukan patroli dan monitoring debit air Sungai Way Banding di
wilayah Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, menyusul sempat
meluapnya aliran sungai hingga merendam permukiman warga, Senin (13/4/2026)
sore.
Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H.,
mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi
di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan.
“Kami melaksanakan patroli serta pengecekan
debit air Sungai Way Banding karena sebelumnya sempat meluap ke permukiman
warga,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko,
S.I.K., M.H., Selasa 14 April 2026.
Baca Lainnya :
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Pekon Kelungu0
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Balita Tenggelam di Kolam Penampungan0
- Polsek Kota Agung Ungkap Kasus Pencurian Handphone di Way Gelang0
- Polsek Wonosobo Identifikasi Puting Beliung di Pekon Banyu Urip0
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi dan Evakuasi Penemuan Mayat di Pekon Tekad0
Kapolsek menjelaskan, luapan air terjadi di
sejumlah pekon, yakni Pekon Gunung Doh, Pekon Banding, dan Pekon Raja Basa.
Akibatnya, sekitar 20 rumah warga sempat tergenang air.
Menurutnya, meluapnya Sungai Way Banding diduga
akibat kiriman air dari wilayah Kecamatan Suoh, Lampung Barat, yang
meningkatkan debit air secara signifikan hingga melampaui batas normal.
“Air sempat masuk ke rumah warga, namun saat
ini debit air sudah mulai surut dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya luapan
susulan,” jelasnya.
Kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat
yang berada di sekitar aliran sungai untuk tetap waspada, terutama jika terjadi
hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu yang berpotensi memicu kiriman
air kembali ke wilayah hilir.
“Warga di sekitar sungai agar waspada saat
hujan di hulu. Jika ada kenaikan debit air, segera laporkan ke petugas,”
tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)