- Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung
- Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan
- Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 2026
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria
- Wali Kota Metro Bahas Percepatan Bedah Rumah Bersama Kementerian PKP
Pemprov Lampung Optimalkan Aset Daerah, Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengikuti prosesi peresmian
operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang
diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan
dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).
Marindo mengikuti kegiatan tersebut secara
virtual dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Way Halim, Perumnas Way Halim,
Bandar Lampung.
Baca Lainnya :
- Pimpin Apel Mingguan, Sulpakar Tekankan Budaya Disiplin ASN0
- Menembak Begal, Membiarkan Bandar0
- Pemprov Lampung Perkuat Investasi Energi Hijau dan Rehabilitasi Mangrove0
- Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Eliminasi TBC0
- Pemprov Lampung Dorong LKKS Jadi Ujung Tombak Pelayanan Sosial di Daerah0
Momentum peresmian ini menjadi penegasan
komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung percepatan pembentukan dan
operasionalisasi KDKMP melalui optimalisasi pemanfaatan aset milik pemerintah
daerah untuk pembangunan fasilitas koperasi di berbagai wilayah.
“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan Pak
Presiden Prabowo Subianto telah melakukan peresmian operasionalnya Koperasi
Desa Merah Putih. Salah satunya berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Way
Halim ini yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Marindo.
Ia menjelaskan, Pemprov Lampung bersama jajaran
TNI terus melakukan inventarisasi aset daerah yang dapat dimanfaatkan untuk
mendukung percepatan pembangunan KDKMP. Salah satu aset tersebut berada di
kawasan Way Halim, Kota Bandar Lampung.
Menurut Marindo, Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal mendorong pemanfaatan aset-aset pemerintah yang belum digunakan
secara optimal agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui
pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI
memastikan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara utuh bisa
dimanfaatkan untuk mendukung percepatan berdirinya Koperasi Merah Putih,”
ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM
Provinsi Lampung, hingga saat ini telah berdiri 345 unit KDKMP di Provinsi
Lampung. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di luar Pulau Jawa dan
menunjukkan tingginya komitmen daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis
kerakyatan.
Marindo menambahkan, KDKMP di Lampung nantinya
akan mengembangkan berbagai unit usaha strategis, mulai dari gerai kebutuhan
pokok, apotek, layanan kesehatan, distribusi LPG, layanan PLN hingga usaha
pangan seperti beras dan jagung.
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen
TNI Kristomei Sianturi mengatakan, terdapat 41 titik KDKMP yang diresmikan
secara bersamaan di wilayah Lampung dan Bengkulu.
Ia merinci, hingga 16 Mei 2026, Kodam XXI/Radin
Inten telah menyelesaikan pembangunan 562 titik koperasi, terdiri dari 345
titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu.
“Kita terus mengejar target. Harapannya akhir
Mei atau paling lambat awal Juni sudah ada 600 titik yang selesai 100 persen,”
ujarnya.
Khusus di Bandar Lampung, Kristomei menyebut
target pembangunan mencapai 10 titik KDKMP. Saat ini lima titik telah selesai
dibangun dan ditargetkan meningkat menjadi delapan titik pada awal Juni
mendatang.
Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi
Lampung sangat membantu percepatan pembangunan koperasi, terutama dalam
penyediaan lahan.
“Di Bandar Lampung kami
sempat terkendala lahan. Nah, untuk itu kami dibantu oleh Pemprov sehingga ada
lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Putih,” pungkasnya. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)