- Bhabinkamtibmas Polsek Pugung Gotong Royong Bersama Warga
- Dari Regulasi ke Pembangunan, Pemprov Lampung Dukung Penyusunan 28 Raperda 2027
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif di Era Digital
- Kasus Intimidasi Jurnalis Kompas TV 10 Bulan Mandek di Kejaksaan Lampung Selatan
- Pemkab Pesawaran Studi Komparasi ke Pemkab Gunung Kidul
- Hari Pramuka Ke-65, Wabup Pringsewu Umi Laila Terima Tanda Penghargaan
- Bupati Terima Penghargaan Nasional Desa Sidodadi Sebagai Desa Cantik Terbaik 2026
- Bupati Buka Kushin Ryu Championship 2026 Piala Kemenag dan Lantik Pengurus KKI
- Bupati Hadiri Pengajian Rutin Ahad Pahing Muslimat NU Way Seputih dan Seputih Banyak
- Semangat Hari Pramuka ke-65, Bupati Pesisir Barat Buka Lomba Tingkat III ke-I
Pemprov Lampung Perkuat Investasi Energi Hijau dan Rehabilitasi Mangrove


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan asal Malaysia,
Citaglobal Berhad, dalam bidang energi terbarukan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan
Penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding/MoU) oleh
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Executive Chairman & President
Citaglobal Berhad YBHG. Tan Sri Dato' Sri Mohamad Norza Zakaria , di Ruang
Kerja Gubernur, Rabu (13/5/2026).
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Eliminasi TBC0
- Pemprov Lampung Dorong LKKS Jadi Ujung Tombak Pelayanan Sosial di Daerah0
- Pemprov Lampung Intensifkan Pengawasan dan Pengendalian Harga Bahan Pangan0
- Pemprov Lampung Dorong Radio Hadirkan Konten Kreatif dan Edukatif0
- Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak 0
Kerja sama ini mencakup tiga kajian
utama, yakni kajian pengelolaan sampah menjadi energi (waste-to-energy), kajian
biomassa limbah industri, serta kajian proyek tenaga surya.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal
menyampaikan bahwa Provinsi Lampung kini memfokuskan strategi pembangunan pada
hilirisasi komoditas pertanian. Langkah ini didukung oleh infrastruktur
konektivitas yang memadai, termasuk pelabuhan dalam, jalan tol, dan rencana
pengembangan jalur kereta api.
"Ke depan, Provinsi Lampung
akan fokus menjadi lumbung energi, terutama energi terbarukan. Kami memiliki
potensi floating solar di tiga bendungan dengan kapasitas mencapai 150-200 MW
per bendungan, serta potensi pemanfaatan limbah pangan untuk bio-energy,"
ujar Gubernur.
Selain sektor energi, Gubernur juga
memaparkan peluang investasi dalam proyek rehabilitasi mangrove di wilayah
Lampung Timur. Proyek ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem yang sebelumnya
merupakan lahan tambak tidak produktif, sekaligus menjadi sumber karbon kredit
yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
"Konsep rehabilitasi ini
memberikan lima manfaat, yaitu memulihkan ekosistem, mengembalikan mata
pencaharian 20.000 petani tambak, penyerapan karbon dioksida, penahan abrasi,
serta meningkatkan pendapatan masyarakat," tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Dato' Sri
Mohamad Norza Zakaria menyambut baik inisiatif kerja sama ini dan berkomitmen
untuk menindaklanjuti kajian teknis proyek tersebut dalam satu tahun ke depan,
sesuai dengan prosedur persetujuan dari kementerian terkait di tingkat pusat. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











