- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Pemprov Lampung Dorong Peran Jasaboga Perkuat Gizi, Pariwisata, dan Ekonomi Daerah

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur
Lampung menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata berbicara
mengenai infrastruktur fisik seperti jalan dan gedung, namun juga menyangkut
ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Sektor jasa boga dan kuliner dinilai
memegang peranan vital dalam menunjang pariwisata serta perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur
Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang
Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang), Bani Ispriyanto, pada acara
Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha
Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi Lampung Periode 2026-2031, di Graha
Pattimura Resto, Rabu (21/1/2026).
”Kalau kita
bicara soal pembangunan, biasanya yang terbayang adalah jalan mulus atau gedung
tinggi. Padahal, urusan perut atau makan adalah hal paling dasar. Di sinilah
peran APJI sangat penting sebagai mitra pemerintah untuk memastikan masyarakat
makan dengan baik, sehat, dan aman,” ujar Bani Ispriyanto mewakili Gubernur.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Ajukan Perluasan Kawasan Kotabaru Seluas 4.000 Ha 0
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 10,63 Kg Sabu Asal Aceh Tujuan Pulau Jawa0
- Kapolda Pimpin Upacara dan Anugerahkan Satya Lencana Pengabdian Kepada 459 Personel0
- Manfaatkan Libur Panjang, Polda Lampung Ingatkan Warga Tetap Waspada0
- Ketua TP PKK Purnama Wulan Sari Buka Wedding Story 20260
Dalam acara yang mengusung tema
“Meningkatkan Daya Saing dan Profesionalisme Jasaboga Melalui Standarisasi dan
Inovasi Menuju Indonesia Emas” tersebut, Gubernur juga menyoroti pergeseran
tren pariwisata di mana kuliner kini menjadi destinasi utama.
”Wisatawan
saat ini menjadikan kuliner sebagai prioritas. Pertanyaan pertama saat sampai
tujuan seringkali adalah ‘di mana tempat makan enak?’ Karena itu, saya berharap
APJI menjadi penggerak bagi UMKM Lampung untuk naik kelas, lebih profesional,
melek teknologi, namun tetap menjaga kualitas dan kebersihan,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Lampung juga
memberikan apresiasi khusus kepada APJI atas dukungannya terhadap program
nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Kontribusi APJI dalam melatih dan
mendampingi pengelola dapur dinilai sangat strategis dalam menyiapkan generasi
emas Indonesia yang sehat dan kuat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua
Umum DPP APJI, Tashya Megananda Yukki, secara resmi melantik Yunnatan Wijaya
sebagai Ketua DPD APJI Lampung beserta jajaran pengurus untuk masa bakti
2026-2031. Prosesi dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus oleh Gubernur Lampung
yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekubang.
Gubernur berpesan agar organisasi
APJI dapat diibaratkan seperti sebuah masakan, di mana seluruh komponen harus
berpadu dan bekerjasama untuk menghasilkan kualitas terbaik.
“Saya yakin dengan tim baru ini,
APJI Lampung makin solid dan makin terasa manfaatnya di tengah masyarakat serta
mendukung pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung,” pungkas Bani menutup sambutan.
Sementara itu, Ketua Umum DPP APJI
Tashya Megananda Yukki, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda
seremonial, melainkan momentum awal pengabdian strategis APJI dalam memajukan
industri jasaboga nasional maupun daerah. Ia menekankan posisi APJI sebagai
mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mendukung program prioritas
nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).
”APJI
dipercaya oleh Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan untuk melatih
32.000 Sarjana Penggerak Pembangunan yang kini menjadi pimpinan Satuan
Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di seluruh Indonesia. Kami telah
menurunkan 500 trainer dari anggota kami,” ujar Tashya.
Menyadari pentingnya standar
keamanan pangan bagi generasi penerus bangsa, Tashya mengumumkan pembentukan
Satgas MBG APJI. Satgas ini bertugas memberikan pendampingan teknis lanjutan
mengenai manajemen katering industri, higienitas, dan sanitasi kepada dapur-dapur
umum dan relawan di daerah yang mungkin masih memiliki keterbatasan pengetahuan
teknis.
”Yang kita
beri makan ini anak-anak penerus bangsa. Maka, APJI merasa bertanggung jawab
memberikan bekal lebih kepada para relawan,” tambahnya.
Selain fokus
pada program gizi nasional, Tashya juga membawa kabar segar bagi pelaku UMKM
kuliner di Lampung. DPP APJI berkomitmen melakukan scaling-up usaha mikro
dengan menyediakan fasilitas desain kemasan (packaging) gratis bagi produk
anggota yang lolos kurasi, guna menembus pasar nasional dan internasional.
Tashya mengungkapkan peluang ekspor
yang terbuka lebar melalui jaringan toko APJI yang telah dibuka di Amsterdam,
Belanda.
”Masyarakat
di Belanda sangat menyukai keripik pisang. Saya ingat Lampung adalah sentra
keripik pisang. Ini peluang besar untuk dikurasikan, diperbaiki kemasannya, dan
kita pasarkan di Amsterdam,” ungkap Tashya. [MFH Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung]











3.jpg)