- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader
Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah

BATAM, MFH,-- Gubernur Lampung diwakili oleh
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi
Lampung M. Firsada mengikuti Rapat Koordinasi Forkopimda Regional Sumatera di
Balairung Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Kehadirannya menjadi bagian komitmen Pemerintah
Provinsi Lampung dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi Forkopimda dalam
menjaga stabilitas daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah
Sumatera.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri
(Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(Forkopimda) di wilayah Sumatera untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas
daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kekompakan unsur
Forkopimda menjadi salah satu kunci agar berbagai persoalan di daerah dapat
diselesaikan secara cepat dan efektif.
Baca Lainnya :
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera0
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval0
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional0
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan0
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 20260
Mendagri menekankan bahwa masing-masing unsur
Forkopimda memiliki kewenangan dan kekuatan yang berbeda. Apabila kekuatan
tersebut disatukan melalui koordinasi yang baik, pemerintah daerah (Pemda) akan
lebih mampu merespons berbagai persoalan, mulai dari politik, hukum, keamanan,
hingga pembangunan.
“Forkopimda ini masing-masing punya power. Dan
power ini kalau disatukan akan solid, akan bagus,” ujarnya.
Ia mengakui, membangun kekompakan Forkopimda
tidak selalu mudah karena setiap unsur memiliki tugas, kewenangan, dan
kepentingan masing-masing. Karena itu, komunikasi dan koordinasi perlu dibangun
secara rutin, tidak hanya ketika muncul persoalan.
Menurutnya, kekompakan Forkopimda akan
berdampak langsung terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Daerah
yang memiliki hubungan harmonis antarpimpinan cenderung lebih cepat
menyelesaikan berbagai persoalan, sedangkan ketidakharmonisan dapat menghambat
pelaksanaan program pembangunan.
Ia menyadari bahwa setiap daerah memiliki
persoalan lokal yang berbeda. Karena itu, koordinasi Forkopimda perlu diarahkan
pada identifikasi masalah secara spesifik dan pencarian solusi bersama, bukan
berjalan sendiri-sendiri.
Dalam konteks pembangunan ekonomi, Mendagri
meminta seluruh kepala daerah di Sumatera bersama unsur Forkopimda menjaga
momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi
Indonesia berada pada angka 5,29 persen dan menilai capaian tersebut perlu
terus dipertahankan serta ditingkatkan.
“Pertumbuhan ekonomi kita di angka 5,29. Itu
angka yang sangat bagus,” ungkapnya.
Meski demikian, Mendagri mengingatkan bahwa
capaian ekonomi antardaerah masih beragam. Di wilayah Sumatera, ia menyebut
Kepulauan Riau dan Lampung sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi di atas
angka nasional.
Karena itu, ia meminta daerah lain memperkuat
koordinasi untuk mendorong aktivitas ekonomi, termasuk memastikan program dan
belanja pemerintah berjalan efektif. "Tolong rekan-rekan yang daerah lain,
provinsi lain betul-betul harus melakukan koordinasi untuk mendorong
pertumbuhan ekonomi. Dan ini harus didukung oleh teman-teman Forkopimda,"
jelasnya.
Di sisi lain, Mendagri juga menyoroti
pentingnya menjaga stabilitas harga barang dan jasa. Menurutnya, inflasi,
terutama pada komoditas pangan, dapat berdampak langsung terhadap kehidupan
masyarakat dan berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan serta politik apabila
tidak ditangani secara tepat.
“Karena kalau terjadi kenaikan harga barang dan
jasa, harga pangan terutama, itu dampaknya akan langsung ke situasi keamanan,”
jelasnya.
Ia meminta Forkopimda ikut mendukung upaya
pengendalian inflasi melalui langkah konkret sesuai kondisi masing-masing
daerah. Pengendalian tersebut, lanjutnya, tidak dapat hanya dibebankan kepada
kepala daerah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur Forkopimda.
Turut hadir Menteri
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Kepala
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, gubernur dan bupati/wali
kota se-Sumatera, Forkopimda se-Sumatera, serta pejabat terkait lainnya.
[MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)