- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
- TP-PKK Lampung Utara Turut Berpartisipasi Dalam Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia
- TP-PKK Lampura Turut Perkuat Pengendalian Inflasi Serta Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sampah Capai 127 Ton Per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup
- Wakil Bupati Pesisir Barat Buka Pelayanan KB Gratis Dalam Rangka HUT ke-75 IBI di Krui Selatan
Lampung Siap jadi Kekuatan Pangan Nasional, Gubernur Libatkan ISPI Perkuat Sektor Peternakan

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal mengajak Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia
(ISPI) Provinsi Lampung menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam
memperkuat hilirisasi sektor peternakan guna mendukung ketahanan pangan dan
pertumbuhan ekonomi daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat
menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah ISPI Provinsi Lampung Periode 2026–2031
yang dirangkai dengan diskusi interaktif bertema 'Hilirisasi Peternakan Menuju
Ketahanan Pangan Lampung dalam Mendukung Program Strategis Nasional' di
Ballroom Aston Hotel, Sabtu (09/05/2026).
Gubernur dalam kesempatan tersebut menyampaikan
ucapan selamat atas pelantikan pengurus ISPI Provinsi Lampung Periode
2026-2031.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat SPMB, Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas0
- Pemprov Lampung Dukung Program Strategis Nasional0
- Polda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari Tujuh Kasus, Selamatkan 216 Ribu Jiwa0
- Pemerintah Apresiasi Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian dan Pertumbuhan Ekonomi0
- Ratusan Peserta HUT REI Kunjungi Dekranasda Lampung0
"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung,
saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus ISPI Provinsi
Lampung yang baru saja dilantik. Saya berharap kepengurusan ini tidak hanya
menjadi wadah profesi insinyur dan sarjana peternakan, tetapi juga menjadi
mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun peternakan Lampung yang lebih
maju, modern, mandiri, dan berdaya saing,"ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, sektor peternakan memiliki
posisi strategis dalam menopang pembangunan ekonomi Lampung. Dengan luas lahan
mencapai 3,3 juta hektare dan mayoritas masyarakat bergantung pada sektor
pertanian beserta turunannya, Lampung dinilai memiliki potensi besar menjadi
kekuatan pangan nasional.
"Sekitar 60 persen masyarakat Lampung
bergantung pada sektor pertanian. Banyaknya komoditas pertanian menjadikan
ketersediaan pakan melimpah dan mendorong investasi di sektor peternakan terus
tumbuh," katanya.
Gubernur menjelaskan, Lampung saat ini menjadi
salah satu daerah penghasil ternak terbesar di Indonesia, mulai dari sapi,
kambing, hingga ayam petelur dan pedaging. Namun demikian, ia menilai sektor
tersebut masih perlu diperkuat melalui hilirisasi dan pembenahan tata niaga
agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati masyarakat di daerah.
Ia menyoroti masih tingginya biaya distribusi akibat
sistem rantai pasok yang belum efisien, terutama dalam distribusi jagung
sebagai bahan baku pakan ternak.
"Jagung dari berbagai daerah di Lampung
dibawa dalam kondisi basah ke Lampung Selatan untuk dikeringkan, lalu hasil
pakannya dikirim kembali ke daerah-daerah. Ini membuat biaya tinggi dan
membebani petani. Karena itu, ke depan kita akan membangun sistem pengeringan
jagung di desa-desa agar hilirisasi bisa dilakukan langsung di daerah,"
jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi
Lampung menjalankan Program Desaku Maju dengan membangun dryer atau pengering
jagung di desa-desa sentra produksi. Tahun ini, Pemprov menargetkan distribusi
hampir 200 unit dryer dan akan ditingkatkan menjadi 500 unit pada 2027-2028 di
setiap desa
Menurut Gubernur, keberadaan dryer desa akan
membuka peluang lahirnya industri pakan ternak berbasis UMKM, menekan biaya
produksi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.
"Kita ingin pakan murah berbasis bahan
baku lokal. Limbah pertanian bisa dimanfaatkan menjadi pakan ternak. Kalau ini
berhasil diduplikasi di ratusan desa, maka pertumbuhan ekonomi akan bergerak
lebih cepat," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan
pentingnya peningkatan konsumsi protein masyarakat sebagai bagian dari upaya
menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyebut, meski Lampung menjadi salah satu
daerah pemasok protein nasional, tingkat konsumsi protein masyarakat Lampung
masih berada di bawah rata-rata nasional. Oleh sebab itu, ia meminta ISPI turut
membantu pemerintah meningkatkan kualitas SDM melalui penguatan sektor
peternakan.
"Protein itu bukan hanya soal pangan, tapi
investasi kualitas SDM. Kita ingin anak-anak Lampung tumbuh sehat, cerdas, dan
produktif," katanya.
Selain itu, Gubernur mengajak ISPI untuk aktif
mendukung riset dan inovasi peternakan, mulai dari pengembangan pakan lokal,
pengolahan hasil peternakan, hingga pendampingan teknologi kepada peternak.
"ISPI harus menjadi mitra ilmiah
pemerintah daerah, membantu pemetaan potensi ternak, mendampingi peternak dalam
teknologi budidaya dan pengolahan, menjaga mutu keamanan pangan dan standar
halal, serta menjadi motor inovasi peternakan Lampung," tegasnya.
Diakhir, Gubernur mengajak seluruh elemen,
termasuk ISPI, untuk bersama-sama membangun Lampung melalui sektor pertanian
dan peternakan yang berkelanjutan.
"Mari sama-sama kita bermitra dan menjadi
partner strategis untuk menumbuhkan ekonomi Lampung agar lebih baik ke depan
demi masa depan anak dan cucu kita," pungkasnya. [MFH/Dinas Kominfotik
Provinsi Lampung]











3.jpg)