- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
Jaga Stabilitas Harga dan Kualitas Pangan, Pemprov Lampung Intensifkan Pengawasan Pasar

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah
Provinsi Lampung menggelar pengecekan harga bahan pokok, ketersediaan pasokan,
dan pengawasan bahan pangan yang dilakukan oleh Tim gabungan di dua pasar di
Kota Bandar Lampung, Rabu (4/3/2026). Langkah strategis ini diambil guna
mengendalikan laju inflasi sekaligus memastikan ketersediaan dan keamanan
pangan pada bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipimpin langsung
oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela tersebut menyasar Pasar Tradisional Kangkung
di Kecamatan Telukbetung Selatan dan ritel modern Chandra Department Store di
Tanjungkarang Timur. Dalam peninjauan ini, Wagub Jihan didampingi oleh Tim
Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta instansi vertikal seperti Badan
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Secara umum, harga dan ketersediaan
komoditas pangan di kedua lokasi terpantau aman dan terkendali. Namun, Wagub
Jihan mencatat adanya sedikit fluktuasi harga pada beberapa komoditas pokok.
Baca Lainnya :
- Bunda PAUD Provinsi Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Emas Sejak Usia Dini0
- Pemprov Lampung Apresiasi Program Light Up The Dream PT. PLN (Persero) untuk Warga Pra Sejahtera0
- Wagub Jihan Pastikan Stabilitas Harga, Stok dan Pasokan Bahan Pangan0
- Purnama Wulan Sari Buka Dauroh Quran Ramadan 1447 H, Perkuat Karakter Generasi Muda di Era Digital0
- Strategi Pemprov Lampung Jaga Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali0
"Alhamdulillah di ritel
tradisional dan modern kita temukan harga relatif stabil. Ada beberapa
komoditas seperti cabai rawit dan beras medium yang sedikit naik, namun
pasokannya dipastikan cukup sampai menjelang hari raya," ujar Wagub di
sela-sela kegiatannya.
Selain memantau stabilitas harga,
fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan keamanan bahan pangan segar
yang beredar. Bersama BPOM, tim melakukan tes cepat (rapid test) terhadap
sejumlah sampel komoditas, mulai dari sayuran, buah, bumbu dapur, daging,
hingga ikan.
Adapun, hasil dari semua pengujian
di lapangan membawa kabar baik bagi konsumen. "Tadi yang kita uji semuanya
aman. Ikan-ikanan, daging, hingga ikan asin dinyatakan negatif dari formalin
atau bahan pengawet berbahaya lainnya," tutur Wagub.
Meski bahan pangan segar tergolong
aman, tim gabungan justru menemukan temuan pelanggaran pada produk olahan dan
kemasan di ritel modern. Petugas mendapati produk makanan beku (frozen food)
yang belum mengantongi izin edar resmi BPOM dan belum memiliki nomor PIRT
(Produksi Pangan Industri Rumah Tangga).
Tak hanya itu, petugas juga
menemukan produk dengan kondisi fisik yang tidak layak jual, seperti kemasan
makanan kaleng yang penyok dan karton susu yang sudah rusak. Menanggapi temuan
ini, Wagub langsung mengambil tindakan tegas di lokasi.
"Kita minta pihak ritel modern
untuk menarik dan meretur dulu barang yang belum ada izin edar atau kemasannya
rusak. Temuan produk kaleng yang penyok tidak diperbolehkan untuk
diedarkan," tegas Jihan yang langsung disanggupi oleh perwakilan manajemen
ritel.
Pengawasan ketat dan penarikan
langsung produk bermasalah ini berdampak positif dalam memberikan perlindungan
konsumen menjelang Lebaran. Masyarakat kini dapat berbelanja dengan rasa aman,
tanpa perlu khawatir akan kelangkaan pasokan atau risiko kesehatan dari produk
pangan yang tak berizin.
Lebih jauh, kepastian tersedianya
pasokan berkualitas ini mampu menjaga daya beli masyarakat selama periode hari
raya keagamaan. Dengan harga yang terjangkau dan mutu yang terjamin, laju
inflasi daerah diharapkan terus terkendali secara efektif. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)