- Investasi Tanggamus TW III Tembus Rp115,97 Miliar, PMDN Berkontribusi 69,2 Persen
- Desa Sungai Langka Dicanangkan Sebagai Desa Tapis
- Sambut Hari Santri 2026, Pemkab Gelar Istighotsah di Komplek Makam KH. Ghalib
- Bupati Ela: 227 Ponpes Berperan Penting Membentuk Generasi Berilmu dan Berakhlak
- Gerakan Pangan Murah di Liwa, Pemkab Sediakan Beras dan Minyak Goreng Harga Terjangkau
- Buka Sosialisasi Hukum 2026, Pemkab Tekankan Kepatuhan Aturan dan Pelaporan WNA
- Hari Santri 2026, Wakil Bupati Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Santri
- SDN 1 Bumidaya Palas Gelar Upacara Memperingati Hari Santri Nasional 2026
- APBD Lampung 2027 Dibahas, Anggaran Didorong Lebih Berdampak bagi Masyarakat
- Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Ekonomi Daerah dari Desa
Hari Santri 2026, Wakil Bupati Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Santri

PESISIR BARAT, MFH,-- Peringatan Hari Santri
Tahun 2026 di Kabupaten Pesisir Barat berlangsung meriah di Lapangan Merdeka,
Labuhan Jukung, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diisi dengan upacara
peringatan, penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, serta berbagai
atraksi yang menampilkan bakat dan kreativitas para santri.
Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani,
S.H., M.Kn., mewakili Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, bertindak sebagai
pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia,
Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dengan tema “Santri Menguatkan Negeri
Menuju Indonesia Emas”.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, H. Ahmad Khotob, S.Ag., M.M.;
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Kadarusman,
M.Pd.; Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Barat, Herdy Wilismar, S.H., M.M.; unsur
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda); perwakilan kepala organisasi
perangkat daerah (OPD); Camat Krui Selatan, A. Firsada Indah; Camat Way Krui,
Apriyanayah; tokoh agama; para santri; serta tamu undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Percepat Deteksi TBC, Pemkab Optimalkan Skrining Berbasis Masyarakat0
- Bupati Pesisir Barat Lantik Tim Pembina Posyandu0
- Bupati Dedi Irawan Resmi Pimpin KONI Pesisir Barat 2026–20300
- Pemkab Pesisir Barat Targetkan Prestasi Provinsi dan Nasional di Musorkab KONI 20260
- Perkuat Sinergi, Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pisah Sambut Kapolda Lampung0
Dalam amanat Menteri Agama yang dibacakan Wakil
Bupati, ditegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang
perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan
Indonesia. Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran santri
dalam pembangunan bangsa dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju.
Santri masa kini diharapkan tidak hanya
menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu mengembangkan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta akhlak
mulia.
Perjuangan para ulama dan santri harus
dilanjutkan melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan
negara. Dengan bekal ilmu pengetahuan, integritas, serta kepedulian sosial,
santri diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju
dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Usai pelaksanaan upacara, Wakil Bupati Irawan
Topani menyerahkan hadiah kepada para pemenang perlombaan yang digelar dalam
rangka memeriahkan Hari Santri Tahun 2026. Perlombaan tersebut mencakup 20
kategori, di antaranya dai dan da'iah, tahfiz Al-Qur'an, azan, esai, serta
hadroh.
Penyerahan hadiah ini menjadi bentuk apresiasi
atas kemampuan, kreativitas, dan semangat para santri dalam mengembangkan
potensi diri, khususnya di bidang keagamaan, pendidikan, dan seni Islami.
Suasana peringatan semakin semarak dengan
berbagai atraksi yang dipersembahkan oleh para santri. Penampilan tersebut
menjadi wadah untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan kemampuan mereka,
sekaligus membuktikan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berfokus pada ilmu
agama, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan dan potensi generasi
muda.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu
meningkatkan kepercayaan diri para santri, menumbuhkan semangat berprestasi,
serta mempererat persaudaraan di lingkungan pesantren dan masyarakat.
Dalam amanat Menteri Agama, turut ditekankan
tiga fungsi utama pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan
masyarakat.
Melalui pendidikan, pesantren berperan
membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. Melalui dakwah, pesantren
memperkuat kerukunan serta menyebarkan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat
bagi seluruh alam. Sementara itu, melalui pemberdayaan masyarakat, pesantren
diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan
membantu memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial.
Bagi Kabupaten Pesisir Barat, penguatan peran
santri dan pesantren menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia
yang berkualitas, memperkuat karakter generasi muda, serta menumbuhkan
kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Santri diharapkan mampu menjadi pelopor
persatuan, penjaga kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta generasi
yang dapat menghadirkan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Melalui peringatan Hari Santri Tahun 2026,
semangat belajar, berkreasi, dan berprestasi diharapkan terus tumbuh di
kalangan santri. Dengan dukungan pendidikan pesantren dan partisipasi aktif
generasi muda, santri diharapkan semakin berkontribusi dalam meningkatkan
kualitas kehidupan masyarakat serta mendukung pembangunan Kabupaten Pesisir
Barat.
Peringatan Hari Santri ini sekaligus menegaskan
bahwa santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, merawat
persatuan, dan mempersiapkan generasi unggul untuk masa depan bangsa.
Santri Menguatkan Negeri
Menuju Indonesia Emas. [MFH/Diskominfotiksan]











