- Ajiudin: Selain Sekdes Pulau Jaya, Menjadi Banser juga Bentuk Pengabdian untuk Masyarakat dan Agama
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik
- Usaha Susu Kambing Etawa di Lampung Barat Tembus Luar Daerah
- Dorong Ekonomi Pesisir Barat, Bupati Dedi Irawan Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta
- Jaga Kelestarian Hutan TNBBS, Sekda Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
- Meriahkan Hari Santri 2026, PP MWCNU Jati Agung Barat Gelar Pawai
- APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan
- Kapolres Sambut Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Lampung, Periksa Empat Bidang
- Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Mayat Perempuan di Pasar Madang
- Pemprov Buka Ruang Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi untuk Perkuat Ekonomi Daerah
Desa Sungai Langka Dicanangkan Sebagai Desa Tapis
Perkuat Pemberdayaan Keluarga dan Perempuan

PESAWARAN, MFH,-- Desa Sungai Langka, Kecamatan
Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran resmi dicanangkan sebagai Desa Tapis oleh
Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung sebagai upaya memperkuat
Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas. Dilaksanakan pada Rabu
(21/10/2026), program ini diharapkan menjadi penggerak peningkatan kualitas
hidup keluarga melalui pembinaan berkelanjutan dan pelaksanaan 10 Program Pokok
PKK di tingkat desa.
Penetapan Desa Sungai Langka sebagai Desa TAPIS
didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/159/5.09/HK/2026
tentang Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Tapis Provinsi Lampung. Melalui
program ini, keluarga didorong untuk mengembangkan potensi lokal, meningkatkan
keterampilan, serta membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dari
lingkungan terkecil, yakni keluarga.
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E.,
M.M. menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Provinsi Lampung dan seluruh pihak
yang telah mendukung pencanangan tersebut. Menurutnya, Desa Tapis harus diwujudkan
melalui program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,
bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial.
Baca Lainnya :
- Pemkab Dukung Upaya Pencegahan Narkotika Melalui Sinergi Lintas Sektor0
- Wagub Jihan Nurlela Minta Percepatan Penanggulangan TBC di Lampung0
- PAC ABPEDNAS Pesawaran Dilantik, Perkuat Pengawasan dan Pembangunan Desa0
- Bupati Nanda Perkuat Kemitraan Kakao Pesawaran0
- Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran Perkuat Hilirisasi Kakao, Bidik Peluang Pasar Global0
“Kita menaruh harapan besar agar Desa Tapis ini
tidak berhenti sebagai program di atas kertas atau jargon semata. Kita ingin
program ini benar-benar konkret, membumi, dirasakan langsung manfaatnya oleh
masyarakat, dan yang paling krusial adalah dapat berjalan panjang secara
berkelanjutan,” ujar Bupati Nanda.
Ia menegaskan, perempuan memiliki peran
strategis dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga sekaligus
menjadi penggerak pembangunan di tingkat desa. Karena itu, perempuan perlu
didorong agar semakin berdaya, kreatif, dan mandiri dalam mengoptimalkan
potensi yang ada di lingkungannya.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pemerintah
Kabupaten Pesawaran menghadirkan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang
terintegrasi dengan inovasi SAPA Jejama (Sahabat Perempuan dan Anak Bersama).
Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat layanan terpadu yang inklusif,
partisipatif, responsif gender, serta ramah perempuan dan anak, mulai dari
edukasi dan konseling hingga pemberdayaan ekonomi perempuan.
Bupati Nanda menegaskan bahwa Pemkab Pesawaran
siap mendukung pelaksanaan Desa Tapis melalui sinergi program, penguatan
anggaran, dan pendampingan oleh organisasi perangkat daerah terkait. Ia
berharap kolaborasi pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan
media dapat terus diperkuat agar program berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama
Wulan Sari Mirza, S.E., M.M. menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada
Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sungai Langka, seluruh kader
PKK, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, pencanangan Desa Tapis merupakan
wujud komitmen bersama untuk memperkuat peran keluarga melalui pembinaan yang
berkesinambungan dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Ia berharap program
ini mampu mendorong peningkatan kualitas hidup keluarga sekaligus memperkuat
peran kader PKK sebagai pendamping dan teladan bagi masyarakat.
“Pembangunan desa dimulai dari satuan terkecil,
yaitu keluarga. Ketika keluarga sejahtera, insyaallah desanya juga maju. Karena
itu, gerakan ini perlu didukung semua pihak, disertai penguatan kelembagaan dan
peningkatan keterampilan kader PKK,” ungkap Purnama Wulan Sari.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran
Cindy Aria Anton, S.E., M.M. menyampaikan bahwa pencanangan Desa Tapis menjadi
momentum untuk memperkuat pembinaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat mulai dari tingkat desa.
Menurutnya, keberhasilan gerakan PKK
membutuhkan sinergi yang kuat dan kolaborasi nyata yang diwujudkan melalui
kegiatan yang menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kunci utama pergerakan PKK di Kabupaten
Pesawaran adalah sinergi yang kuat dan kolaborasi nyata melalui kerja konkret.
Dengan begitu, kita dapat bersama-sama mewujudkan Pesawaran yang Cerdas, Aman,
Kreatif, Efektif, dan Produktif (CAKEP), sekaligus meningkatkan kesejahteraan
keluarga untuk mendukung Lampung Maju dan Indonesia Emas,” ungkap Cindy.
Ia menjelaskan, pencanangan Desa Tapis di Desa
Sungai Langka turut diisi dengan berbagai kegiatan pembinaan dan pelayanan
masyarakat, mulai dari edukasi pencegahan judi daring dan pinjaman daring,
pengolahan sampah menjadi kompos, pemanfaatan pekarangan, pemeriksaan kesehatan
gratis, hingga pembinaan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal
(SPM).
Kegiatan tersebut juga mencakup penguatan
administrasi PKK, pemberdayaan ekonomi keluarga, pelayanan keluarga berencana,
serta aktivitas edukatif dan kreatif bagi berbagai kelompok usia.
Melalui rangkaian kegiatan
tersebut, Cindy berharap kader PKK semakin aktif mendampingi keluarga dan
mengoptimalkan potensi desa. Dengan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah,
kader PKK, dan masyarakat, Desa Tapis diharapkan tidak hanya menjadi program
pembinaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya keluarga yang mandiri, berdaya, dan
sejahtera. [MFH/Diskominfotiksan]











