- Bupati Saleh Asnawi Tegaskan Zona Integritas Harus Berdampak Nyata, Sekda Bacakan Pakta Integritas
- Gubernur Lampung Minta Penanganan Karhutla Dipercepat, Mitigasi Diperkuat hingga Desa
- Bupati Nanda Perkuat Kemitraan Kakao Pesawaran
- Bupati Buka Pembinaan dan Konsolidasi FKUB Kecamatan se-Kabupaten Pringsewu
- Wabup Pringsewu Harapkan HIMPAUDI Berperan Aktif Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD
- Bupati Pringsewu Resmikan Jembatan Gantung Podosari - Sukoharjo IV
- Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah
- Wakil Wali Kota Metro Tekankan Integritas Digital Keamanan Data dan Akurasi Kebijakan
- Perkuat Sinergi, Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pisah Sambut Kapolda Lampung
- Jelang MTQ Tingkat Lampung, Bupati Dedi Irawan Pacu Semangat Kafilah Pesisir Barat
Bupati Nanda Perkuat Kemitraan Kakao Pesawaran
Dorong Kualitas Panen Dan Perluasan Akses Pasar

TANGERANG, BANTEN, MFH,-- Bupati Pesawaran Hj.
Nanda Indira B.,S.E.,M.M. berupaya memperluas peluang pengembangan kakao daerah
melalui penguatan kemitraan dengan investor dan pelaku industri. Langkah ini
menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pesawaran meningkatkan kualitas
produksi, memperluas akses pemasaran, dan membangun rantai pasok berkelanjutan
agar komoditas unggulan tersebut memberikan nilai tambah bagi petani.
Dalam rangkaian kegiatan Trade Expo pada Kamis
(15/10/2026), Bupati Nanda Indira bersama jajaran melakukan kunjungan ke JIKA
Chocolate untuk melihat secara langsung proses pengolahan kakao menjadi produk
cokelat. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari proses produksi yang
dapat menjadi referensi bagi pengembangan komoditas kakao di Kabupaten
Pesawaran.
Bupati Nanda menyampaikan bahwa kunjungan ini
menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk belajar dan
berkonsultasi mengenai strategi peningkatan kualitas serta nilai tambah kakao
daerah. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan pelaku industri,
Pesawaran diharapkan dapat meningkatkan kualitas kakao agar mampu memenuhi
standar pasar yang lebih tinggi dan memiliki daya saing.
Baca Lainnya :
- Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran Perkuat Hilirisasi Kakao, Bidik Peluang Pasar Global0
- Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perbup Hiburan Organ Tunggal0
- Rapat Paripurna KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Anggaran Terarah dan Terukur0
- Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Hilirisasi Kakao dan Kemandirian Petani Pesawaran0
- Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao dari Desa 0
Dalam kesempatan tersebut, pembahasan juga
mencakup pengembangan sumber daya manusia petani, peningkatan kualitas hasil
panen, serta peluang perdagangan biji kakao dan bubuk kakao. Langkah ini
diharapkan dapat memperkuat ekosistem kakao Pesawaran, mulai dari proses
budidaya hingga pemasaran, sehingga potensi komoditas unggulan daerah dapat
memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani dan masyarakat.
Pertemuan tersebut juga sekaligus menjadi forum
pemantapan rencana kerja sama antara Pemkab Pesawaran, sektor swasta, dan
lembaga internasional, dengan dukungan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Pembahasan mencakup pengembangan kakao, peluang
investasi, peningkatan kapasitas petani, serta penguatan ekosistem usaha yang
menghubungkan produksi perkebunan dengan kebutuhan pasar.
Selanjutnya, Bupati Nanda bersama Gubernur
Lampung kemudian menghadiri International Trade Expo ke-41 di Indonesia
Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, dengan agenda diskusi bersama
Hong Kong Investment dan PT Klumbayan Gold Farms mengenai pengembangan
kemitraan dan peluang pasar.
Rangkaian kegiatan tersebut turut ditandai
penandatanganan MoU antara Pemkab Pesawaran dan PT Klumbayan Gold Farms,
perjanjian kerja sama dengan JIKA Chocolat terkait pembelian dan peningkatan
standar produk kakao, serta LOI dan surat kerja sama dengan PT Klumbayan Gold
Farms.
Bupati Nanda mengatakan, pengembangan kakao
merupakan bagian dari upaya mendukung program Gubernur Lampung dalam
meningkatkan kesejahteraan petani.
Menurutnya, kakao menjadi salah satu komoditas
unggulan yang banyak dibudidayakan masyarakat Pesawaran sehingga perlu
dikembangkan melalui kemitraan yang mampu mempertemukan potensi produksi daerah
dengan kebutuhan industri dan pasar yang lebih luas.
“Pertemuan ini bertujuan untuk bagaimana kita
memperkenalkan dan mengembangkan produk kakao lebih luas lagi dengan
berkolaborasi bersama para mitra untuk membangun ekosistem rantai pasok yang
berkelanjutan,” jelas Bupati.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Pesawaran
berharap petani tidak hanya memperoleh peluang pemasaran yang lebih luas,
tetapi juga dukungan peningkatan kualitas hasil panen dan kapasitas produksi
agar dapat memenuhi kebutuhan pasar.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut
mengapresiasi kolaborasi tersebut yang diharapkan memperkuat daya saing
komoditas unggulan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif
dan berkelanjutan.
Dukungan pemerintah provinsi dan kemitraan
dengan sektor swasta menjadi bagian dari upaya memperluas peluang pengembangan
kakao Pesawaran, dari penguatan produksi hingga pemasaran dan pengolahan.
Rangkaian pertemuan turut
melibatkan perwakilan Kedutaan Besar Bangladesh untuk Indonesia, GIZ Indonesia,
WWF Indonesia, SNV Netherlands Development Organisation, Solidaridad, China
Investment, PT Klumbayan Gold Farms, Sustainable Spices Initiative Indonesia
(SSI), ASKI, dan STARFINDO. [MFH/Diskominfotiksan]











