- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo
- Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan
- Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar
- Wabup Azwar Hadi Sambut Kepulangan 283 Jemaah Haji Lamtim, Doakan Menjadi Haji Mabrur
Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga


TANGGAMUS, MFH,-- Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh
Asnawi, M.A., M.H., secara resmi melaunching penyerahan Bantuan Asistensi
Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial RI melalui UPT Sentra
Terpadu Inten Soeweno (STIS) kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus, di Aula
Kantor Dinas Sosial setempat, Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kepala Sentra
Terpadu Inten Soeweno, Try Susanto Kasy, Asisten 2 Sekdakab Tanggamus, Kepala
Dinas Sosial Hardasyah beserta jajaran, para camat, Kabag Protokol, lurah dan
kepala pekon, pendamping sosial, TKSK, serta para penerima bantuan.
Baca Lainnya :
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako0
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang0
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo 0
- Kapolres Tanggamus Latih Bela Diri Anggota0
- Tanam 1.000 Pohon di Ulu Belu, Bupati Tanggamus: Saatnya Bekerja Nyata untuk Iklim0
Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus menyampaikan
apresiasi kepada Kementerian Sosial RI yang telah memberikan perhatian kepada
masyarakat Tanggamus melalui program rehabilitasi sosial tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, saya
mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Menteri Sosial RI
melalui UPT Sentra Terpadu Inten Soeweno yang begitu perhatian dan peduli
memberikan bantuan kepada warga kami yang kurang beruntung dan berkebutuhan
khusus," ujar Saleh Asnawi.
Ia menegaskan, pembangunan sosial merupakan bagian
penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi
kelompok rentan yang membutuhkan dukungan pemerintah.
Tahun ini, bantuan ATENSI menyasar 562 penerima yang
tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Tanggamus. Penerima berasal dari kategori
anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, serta korban penyalahgunaan NAPZA.
Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi 481 unit
perlengkapan kamar, 29 unit perlengkapan dapur, pengukuran alat bantu dengar
bagi 7 orang, 13 unit kursi roda standar dewasa, 12 unit kursi roda 3 in 1,
bantuan modal usaha bagi 19 orang, serta 1 paket perlengkapan kebersihan diri.
Penyaluran bantuan dilakukan di lima titik, yakni Aula
Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus, Rumah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Aula
Kantor Kecamatan Sumberejo, Balai Pekon Balak, dan LKS Alamanda.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus,
Hardasyah, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai
Rp1.073.507.345 dan bersumber dari APBN Kementerian Sosial RI melalui Sentra
Terpadu Inten Soeweno.
"Sebenarnya usulan penerima cukup banyak. Namun
setelah melalui proses verifikasi Kementerian Sosial, ditetapkan sebanyak 562
penerima bantuan dari 20 kecamatan di Kabupaten Tanggamus," kata
Hardasyah.
Ia menambahkan, untuk bantuan modal usaha diberikan
kepada masyarakat yang telah memiliki usaha rintisan agar dapat meningkatkan
kemandirian ekonomi keluarga.
"Harapannya penerima bantuan usaha memang sudah
memiliki usaha kecil-kecilan yang perlu diperkuat. Bantuan diberikan dalam
bentuk barang sesuai kebutuhan usaha yang diajukan," ujarnya.
Menurutnya, nilai bantuan usaha yang diterima
masing-masing penerima berkisar Rp5 juta hingga Rp6 juta dalam bentuk
perlengkapan atau kebutuhan usaha.
Selain itu, Hardasyah juga melaporkan bahwa Dinas Sosial
Kabupaten Tanggamus didukung oleh 87 pendamping sosial berstatus PPPK penuh
waktu dan 20 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang tersebar di
seluruh kecamatan.
Mereka bertugas mendampingi serta memantau pelaksanaan
berbagai program bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang
saat ini menjangkau 43.647 penerima, serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang
diterima sekitar 67 ribu warga Tanggamus.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap bantuan tersebut
dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup para
penerima manfaat menuju kesejahteraan yang lebih baik. [MFH/Din/rils]











3.jpg)