- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo
- Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan
- Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar
- Wabup Azwar Hadi Sambut Kepulangan 283 Jemaah Haji Lamtim, Doakan Menjadi Haji Mabrur
Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako

TANGGAMUS, MFH,-- Sebuah toko sembako milik warga di
Pekon Pulau Panggung, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, ludes
dilalap si jago merah pada Selasa (9/6/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa
dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Pulau Panggung
langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian
perkara (TKP), membantu proses evakuasi, menghubungi petugas pemadam kebakaran
dan pihak PLN, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Lokasi toko berada di area lingkungan rumah korban
sehingga warga sekitar sempat khawatir api akan merembet ke bangunan lain.
Berkat respons cepat warga dan petugas, kobaran api berhasil dikendalikan
sebelum meluas.
Baca Lainnya :
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang0
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo 0
- Kapolres Tanggamus Latih Bela Diri Anggota0
- Tanam 1.000 Pohon di Ulu Belu, Bupati Tanggamus: Saatnya Bekerja Nyata untuk Iklim0
- Penataan Muara Indah Dimulai, Pedagang Ditata Demi Percantik Wajah Wisata Kotaagung0
Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan, kebakaran
terjadi sekitar pukul 01.30 WIB saat kondisi toko dalam keadaan tutup. Dugaan
sementara, api berasal dari korsleting arus listrik di bagian atas bangunan.
"Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 01.30
WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, dugaan sementara penyebab
kebakaran adalah korsleting listrik. Namun untuk memastikan penyebab pasti,
masih dilakukan pendalaman lebih lanjut," kata Iptu Suamin mewakili
Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa (9/6/2026).
Kapolsek menyebut, korban dalam peristiwa tersebut
diketahui bernama Mahmud (60), seorang wiraswasta warga Pekon Pulau Panggung.
Berdasarkan keterangan saksi, toko tersebut telah ditutup seperti biasa sekitar
pukul 21.00 WIB pada Senin malam. Namun beberapa jam kemudian, warga melihat
kobaran api muncul dari bagian atap bangunan.
Mengetahui kejadian tersebut, warga bersama petugas
pemadam kebakaran segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke
bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu
jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang berharga dan
stok dagangan di dalam toko hangus terbakar. Di antaranya 110 tabung gas elpiji
ukuran 5 kilogram, tiga tabung gas ukuran 10 kilogram, dua unit freezer es
krim, satu lemari pendingin, serta berbagai kebutuhan sembako yang menjadi stok
usaha milik korban.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun
seluruh isi toko mengalami kerusakan akibat terbakar dan kerugian ditaksir
kurang lebih mencapai Rp500 juta," tegasnya.
Kesempatan itu, Iptu Suamin mengimbau masyarakat untuk
lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna
mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Menurutnya, pemeriksaan secara berkala terhadap kabel, stop kontak, dan
peralatan listrik perlu dilakukan untuk memastikan seluruh instalasi dalam
kondisi aman dan layak digunakan.
"Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa
instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Jika ditemukan kabel yang sudah
tua, terkelupas, atau sambungan yang tidak standar, segera diperbaiki oleh
teknisi yang berkompeten. Langkah sederhana ini sangat penting untuk mencegah
terjadinya korsleting yang berpotensi menimbulkan kebakaran," imbaunya.
[MFH/Din/rils]











3.jpg)