- Jalan Rusak Tanggamus Capai 521 Km, PUPR Ungkap Kebutuhan Anggaran Rp1,56 Triliun
- Polsek Pulau Panggung Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Batu Tegi
- Kasat Reskrim Polres Tanggamus Jelaskan Penanganan Kasus Konten Kreator RH
- Bunda Literasi Lampung Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara
- Pemprov Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
- Ajiudin: Selain Sekdes Pulau Jaya, Menjadi Banser juga Bentuk Pengabdian untuk Masyarakat dan Agama
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik
- Usaha Susu Kambing Etawa di Lampung Barat Tembus Luar Daerah
- Dorong Ekonomi Pesisir Barat, Bupati Dedi Irawan Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta
- Jaga Kelestarian Hutan TNBBS, Sekda Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
Polsek Pulau Panggung Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Batu Tegi


TANGGAMUS, MFH,-- Kebakaran lahan terjadi di
kawasan Type 500 milik Pekerjaan Umum (PU) Batu Tegi, Pekon Batu Tegi,
Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Jumat (23/10/2026), siang.
Polsek Pulau Panggung bersama TNI, petugas
pemadam kebakaran, aparatur pekon, dan masyarakat setempat turun langsung
melakukan upaya pemadaman.
Baca Lainnya :
- Kasat Reskrim Polres Tanggamus Jelaskan Penanganan Kasus Konten Kreator RH0
- Kapolres Sambut Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Lampung, Periksa Empat Bidang0
- Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Mayat Perempuan di Pasar Madang0
- Investasi Tanggamus TW III Tembus Rp115,97 Miliar, PMDN Berkontribusi 69,2 Persen0
- Ombudsman Tinjau Pelayanan RSUD Batin Mangunang0
Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin mengatakan
kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut menghanguskan sekitar
1,5 hektare.
"Setelah petugas gabungan dan warga
berjibaku mengendalikan kobaran api di lokasi, api berhasil dipadamkan sekitar
pukul 15.30 WIB," kata Iptu Suamin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH.
Hudi Arif, S.T.P., S.I.K., M.A.
Iptu Suamin menjelaskan, kebakaran pertama kali
diketahui setelah Ahmada, salah seorang penggarap lahan, tiba di lokasi
sepulang melaksanakan salat Jumat sekitar pukul 12.30 WIB.
"Saat itu, ia mendapati lahan garapannya
telah terbakar, Ahmada kemudian melaporkan ke aparat pekon dilanjutkan ke
Polsek Pulau Panggung dan Damkar," jelasnya.
Iptu Suamin mengungkapkan, berdasarkan
pendataan awal, lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 1,5 hektare.
Rinciannya, sekitar 0,5 hektare merupakan lahan
garapan Selamet, sedangkan satu hektare lainnya merupakan lahan garapan Ahmada.
Lahan tersebut ditanami berbagai jenis tanaman, di antaranya kopi, pisang,
cokelat, nangka, karet, dan kemiri.
"Meski tidak menimbulkan korban jiwa,
kebakaran tersebut diperkirakan mengakibatkan kerugian material sekitar Rp80
juta," ungkapnya.
Kapolsek menduga, api diduga berasal dari
puntung rokok warga yang mencari pakan ternak di sekitar lokasi. Namun,
penyebab tersebut belum dipastikan melalui hasil penyelidikan lebih lanjut.
Kondisi cuaca kemarau, angin kencang, serta
banyaknya rumput dan tumbuhan kering di sekitar lokasi diduga turut mempercepat
penyebaran api.
"Selain itu, medan yang terjal menjadi
kendala dalam proses pemadaman karena menyulitkan akses kendaraan pemadam
kebakaran," ujarnya.
Kesempatan itu, Kapolsek mengimbau masyarakat
agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di lahan terbuka, terutama saat
cuaca kering dan angin kencang.
"Warga juga diminta tidak membuang puntung
rokok sembarangan serta segera melaporkan apabila melihat titik api untuk
mencegah kebakaran meluas," imbaunya. [MFH/Din/rils]











