Meriahkan Hari Santri 2026, PP MWCNU Jati Agung Barat Gelar Pawai

By redaksi 22 Okt 2026, 22:04:36 WIB Saburai
Meriahkan Hari Santri 2026, PP MWCNU Jati Agung Barat Gelar Pawai

JATI AGUNG, MFH— Pawai santri menjadi salah satu rangkaian puncak peringatan Hari Santri 2026 yang digelar Panitia Persiapan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Jati Agung Barat di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (22/10/2026).

Pawai dilepas Kepala Desa Karang Anyar Sumanto bersama Kepala Desa Margakaya Mujimin, Kiai Abdul Aziz At-Tarmasie selaku Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jati Agung, serta Ketua Panitia Persiapan MWCNU Jati Agung Barat Ustaz Heriyanto dan sejumlah tokoh lainnya.

Kegiatan tersebut diikuti santri, pelajar, organisasi keagamaan, pemerintah desa, serta masyarakat dari sejumlah wilayah di Kecamatan Jati Agung. Peserta berasal dari berbagai pondok pesantren, madrasah, TPQ, ranting NU, Muslimat NU, majelis taklim, hingga kelompok seni dan bela diri.

Baca Lainnya :

Sejumlah pondok pesantren yang turut ambil bagian di antaranya PP Bahrul Ulum, PP Yanbuul Ulum, PP Daarul Ishlah, PP Alhuda, PP Arriyadh, PP Hidayatus Syifa, PP Perintis, PP Annida, PP Arrohman, PP Sabilul Mustofa, PP Zada Khoirul Hafadz, serta PP Syifa'ul Qulub.

Selain itu, pawai juga melibatkan unsur pendidikan seperti MI Nurul Islam Karang Sari, MTs Asyifa, SMA Asyifa, SDN 02 Karang Anyar, serta sejumlah TPQ, majelis taklim, Muslimat NU, dan Pengurus Ranting NU Karang Anyar dan Karang Sari.

Kehadiran pemerintah desa juga terlihat dalam kegiatan tersebut. Kepala Desa Karang Anyar beserta aparatur pemerintah desa, Kepala Desa Margakaya beserta aparatur, serta para kepala dusun se-Desa Karang Anyar turut mendukung kegiatan.

Pawai berlangsung meriah dengan iring-iringan peserta yang membawa berbagai atribut dan menampilkan kreativitas masing-masing. Antusiasme peserta tetap tinggi meskipun kegiatan berlangsung di tengah cuaca yang cukup terik.

Bagi Desa Karang Anyar, kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa karena merupakan kali pertama peringatan Hari Santri digelar di desa tersebut.

Kepala Desa Karang Anyar Sumanto mengapresiasi antusiasme masyarakat dan para santri. Ia mengaku bangga melihat peserta tetap bersemangat mengikuti pawai meskipun cuaca panas.

Sumanto juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh santri, pondok pesantren, dan masyarakat Karang Anyar serta sekitarnya yang telah berpartisipasi menyukseskan peringatan Hari Santri Nasional.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan sehingga peringatan Hari Santri pada tahun-tahun mendatang dapat berlangsung lebih meriah.

Sementara itu, Kepala Desa Margakaya Mujimin turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap peringatan Hari Santri di wilayah Jati Agung dapat semakin semarak dan melibatkan lebih banyak masyarakat pada tahun-tahun berikutnya.

Ketua Panitia Persiapan MWCNU Jati Agung Barat, Ustaz Heriyanto, bersyukur seluruh rangkaian puncak peringatan Hari Santri Nasional yang diinisiasi bersama pondok pesantren dan ranting-ranting NU dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses.

Menurut Heriyanto, antusiasme peserta yang hadir bahkan melampaui perkiraan awal panitia.

“Antusiasme para peserta luar biasa, bahkan melebihi harapan awal kami sebagai panitia,” ujar Heriyanto.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moral, materiil, tenaga maupun waktu, sehingga kegiatan dapat terlaksana.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pondok pesantren, ranting NU, pemerintah desa, peserta, hingga masyarakat.

Heriyanto berharap semangat tersebut dapat terus dipertahankan sehingga peringatan Hari Santri pada tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan dengan lebih semarak.

“Ke depan, mudah-mudahan kegiatan ini bisa diselenggarakan lebih semarak, lebih semangat, dan lebih antusias lagi,” harapnya.

Setelah peserta menyelesaikan pawai dan kembali ke lokasi kegiatan, rangkaian peringatan Hari Santri dilanjutkan dengan sejumlah agenda hiburan dan perlombaan.

Panitia menggelar penilaian lomba tumpeng yang diikuti berbagai peserta. Selain itu, masyarakat dan peserta juga disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya.

Sejumlah penampilan di antaranya tari Sigeh Penguten dari SDN 02 Karang Anyar, penampilan drum band, serta atraksi seni bela diri dari TTKKDH Maung Bodas Karang Anyar.

PP Syifa'ul Qulub juga turut memeriahkan kegiatan melalui penampilan “Tombo Ati”.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang serta doorprize bagi peserta.

Peringatan Hari Santri 2026 di Karang Anyar tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati perjuangan santri dan ulama, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara pesantren, pemerintah desa, pelajar, organisasi keagamaan, kelompok seni, dan masyarakat dalam memperkuat semangat kebersamaan di wilayah Jati Agung. [MFH/Sri]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment