- Jalan Rusak Tanggamus Capai 521 Km, PUPR Ungkap Kebutuhan Anggaran Rp1,56 Triliun
- Polsek Pulau Panggung Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Batu Tegi
- Kasat Reskrim Polres Tanggamus Jelaskan Penanganan Kasus Konten Kreator RH
- Bunda Literasi Lampung Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara
- Pemprov Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
- Ajiudin: Selain Sekdes Pulau Jaya, Menjadi Banser juga Bentuk Pengabdian untuk Masyarakat dan Agama
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik
- Usaha Susu Kambing Etawa di Lampung Barat Tembus Luar Daerah
- Dorong Ekonomi Pesisir Barat, Bupati Dedi Irawan Hadiri Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta
- Jaga Kelestarian Hutan TNBBS, Sekda Pesisir Barat Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
Pemkab Pringsewu Gelar Ngopi Serasi di Nusa Wungu

NUSA WUNGU, MFH,-- Ngobrol Bareng Bupati Serap
Aspirasi (Ngopi Serasi) Edisi 27 digelar di Pekon Nusa Wungu, Kecamatan
Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada Jumat, 3 Juli 2026.
Rangkaian kegiatan ini diawali Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran Pemkab
Pringsewu dengan mengunjungi UMKM, meninjau patok perbatasan kabupaten, serta
berdialog dengan warga putus sekolah di pekon setempat. Pada kesempatan
tersebut juga diserahkan bantuan sosial dari pemerintah daerah dan BAZNAS kepada
sejumlah penerima.
Dikatakan Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas,
dalam penyelenggaraan pemerintahan, pihaknya meyakini bahwa keputusan yang baik
bukan hanya lahir dari ruang rapat, tetapi juga dari ruang dialog. Sebab, tidak
ada yang lebih memahami kebutuhan masyarakat selain masyarakat sendiri. Oleh
karena itu, melalui Ngopi Serasi, ia ingin memastikan pemerintah tidak hanya
hadir sebagai penyelenggara pemerintahan, tetapi sebagai sahabat yang siap
mendengar, berdiskusi, dan mencari solusi bersama.
"Forum ini bukan sekadar agenda
seremonial, tetapi bentuk komitmen untuk membangun pemerintahan terbuka, yang
mau mendengar sebelum mengambil keputusan, dan hadir sebelum masyarakat merasa
ditinggalkan. Karena sejatinya keberhasilan pembangunan tak hanya ditentukan
besarnya anggaran, namun oleh kuatnya komunikasi dan kepercayaan antara
pemerintah dengan masyarakat," katanya.
Baca Lainnya :
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka0
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD0
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf0
- Bupati Pringsewu Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 20260
- Pemkab Pringsewu Gelar Muhasabah, Dzikir, dan Doa Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah0
Menurut Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas
didampingi Wabup Umi Laila, Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Riyanto beserta jajaran
pemerintah kabupaten, kecamatan dan pekon setempat, pemimpin bukanlah orang
yang memiliki semua jawaban, tetapi ia adalah orang yang mau mendengar,
belajar, dan berani mengambil keputusan bagi kepentingan masyarakat. Karenanya,
ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan forum tersebut sebaik-baiknya, dengan
menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan serta keluhan warga.
"Pembangunan bukan
hanya tentang apa yang dilakukan hari ini, tetapi bagian dari investasi untuk
anak cucu. Sekecil apapun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan menjadi
warisan berharga bagi generasi mendatang. Mari terus menjaga persatuan, kerukunan,
keamanan, dan semangat gotong royong, rawat perbedaan sebagai kekuatan, karena
Pringsewu adalah rumah kita bersama," ujarnya. [MFH/Diskominfo Pringsewu]











