- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman
- Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026 Jepang
- Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
- Warga Sragi Jadi Korban Love Scam di Peras Rp290 Juta, Pelaku di Tangkap di Brebes
- Polsek Pematang Sawa Pastikan Karhutla di Tampang Tua Telah Padam
- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung
- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
- Pertama di Indonesia, Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP
Waspadai Penyakit Cacingan, Pemkot Bakal Cek Kesehatan Bayi dan Balita Serentak

BANDAR LAMPUNG,
MFH,-- Pemerintah
Kota Bandar Lampung mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan pola makan
anak agar terhindar dari penyakit cacingan. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana
menekankan, anak-anak di bawah usia lima tahun rentan terjangkit cacingan
karena kebiasaan bermain di tanah.
“Orang tua harus hati-hati memberikan
makanan kepada anak. Tolong diperhatikan, apalagi anak di bawah lima tahun yang
suka main tanah. Kita semua harus waspada,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Bandar Lampung terus berupaya memberikan
pelayanan kesehatan secara langsung ke masyarakat. Salah satunya melalui
program pelayanan door to door untuk memantau kesehatan bayi dan balita.
Baca Lainnya :
- Gubernur Mirza Raih Penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia0
- Pemprov Lampung Siap Dukung Sensus Ekonomi 20260
- Kapolda Lepas Tim Bhayangkara Presisi U17 Wakili Lampung di Piala Soeratin0
- DPP Jagat Buana Nusantara Gelar Bakti Sosial Donor Darah 0
- Kabidhumas Polda Lampung Pimpin Ziarah Rombongan Peringati Hari Jadi Ke-77 Polwan RI0
“Nanti kita akan bergerak serentak melalui 31 puskesmas, 52 puskeskel
(Puskesmas Kelurahan) dan 126 pustu (Puskesmas Pembantu) untuk mengecek
kesehatan bayi dan balita di Bandar Lampung,” kata Eva. [MFH/**]











