- Wagub Jihan Dorong Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Infrastruktur Lampung
- Sekolah Rakyat Terintegrasi Lampung Timur Diresmikan
- Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah
- Lampung Raih Apresiasi Terbaik II Akses Penduduk terhadap Pelayanan Pendidikan Regional Sumatera
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan
- Pemkab Pesisir Barat Matangkan Kompetisi Surfing 2026
- Pemkab Lambar Gelar Lomba Olahraga Ceria
- Wali Kota Metro Bahas Percepatan Bedah Rumah Bersama Kementerian PKP
Wamen Koperasi RI Dorong Koperasi Agro Mulyo Jadi Motor Ekonomi Desa di Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Komitmen pemerintah pusat
dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan
melalui kunjungan kerja Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, ke Koperasi
Agro Mulyo di Desa Giri Mulyo, Kecamatan Marga Sekampung, Senin (4/5/2026).
Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Gubernur
Lampung dr. Jihan Nurlela, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Direktur
Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana, serta Tenaga Ahli Wamen Koperasi Iin Dwi
Linawati dan para kepala OPD terkait.
Dalam sambutannya, Wamen Koperasi Farida
Farichah menegaskan bahwa kehadiran Kementerian Koperasi bukan sekadar
seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen dalam mendampingi dan memperkuat
koperasi di daerah.
Baca Lainnya :
- Kolaborasi Harmoni Lampung Timur Gaungkan Perang Melawan Narkoba0
- Santri Darul Hikmah Siap Menjadi Generasi Unggul, Bupati Ela: Ilmu Harus Diamalkan0
- Halal bi Halal NU Lamtim, Bupati: Perkuat Silaturahmi dan Peran Perempuan dalam Membangun Umat0
- Wabup Azwar Hadi: Semangat Kartini Harus Lahirkan Perempuan Mandiri dan Berdaya0
- Wabup Azwar Hadi Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 0
“Ini bukan hanya kunjungan formal. Kami hadir
untuk memastikan koperasi benar-benar tumbuh, mandiri, dan mampu bersaing.
Koperasi harus masuk ke sektor produksi, distribusi, bahkan industri,”
tegasnya.
Ia juga menyoroti potensi besar Lampung Timur
sebagai sentra komoditas unggulan seperti kakao dan alpukat. Menurutnya, koperasi
harus mampu mengelola potensi tersebut secara profesional agar mampu menembus
pasar nasional hingga internasional.
Farida menjelaskan, tantangan utama koperasi
saat ini meliputi tiga hal, yakni akses permodalan, akses pasar, dan kualitas
sumber daya manusia. Untuk menjawab hal tersebut, pemerintah melalui LPDB
menyediakan pembiayaan berbunga rendah hanya 3 persen khusus bagi koperasi.
“LPDB ini adalah ‘bank-nya koperasi’.
Manfaatkan peluang ini. Tapi ingat, koperasi juga harus dikelola secara profesional
agar dipercaya oleh pasar,” ujarnya.
Selain itu, Kementerian Koperasi juga tengah
membangun ekosistem koperasi nasional melalui program Koperasi Desa/Kelurahan
Merah Putih yang terintegrasi secara digital dan berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, dr.
Jihan Nurlela, menyampaikan dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap
penguatan koperasi, khususnya dalam membuka akses permodalan, pasar, hingga
peluang ekspor.
“Kami siap mendukung, termasuk menghadirkan
mitra dari kementerian terkait, Bea Cukai, hingga perguruan tinggi untuk
membantu riset dan pengembangan komoditas unggulan seperti alpukat, kakao, dan
nanas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas
sektor agar koperasi di Lampung Timur mampu naik kelas dan berdaya saing
tinggi.
Di kesempatan yang sama, Bupati Lampung Timur
Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat
terhadap perkembangan koperasi di daerahnya.
Menurut Bupati Ela, kehadiran Wamen Koperasi
menjadi semangat baru bagi para pelaku koperasi dan petani di Lampung Timur.
“Kami di daerah akan terus mendorong penguatan
koperasi, khususnya koperasi produksi seperti Agro Mulyo. Potensi daerah kami
sangat besar, mulai dari kakao, alpukat, hingga komoditas lainnya. Tinggal
bagaimana kita kelola secara profesional dan terintegrasi,” ungkapnya.
Bupati Ela juga menegaskan komitmen Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan
provinsi, termasuk dalam hal pendampingan, peningkatan kapasitas SDM, hingga
akses pembiayaan.
“Kami siap mengawal program ini agar
benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa. Koperasi harus menjadi
kekuatan ekonomi rakyat,” tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum
penting dalam mempercepat transformasi koperasi di Lampung Timur menjadi lebih
modern, profesional, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi desa berbasis
potensi lokal. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)