- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
SPMB Jalur Domisili 2025, SMPN 10 Bandar Lampung Prioritaskan Warga Terdekat

Bandar Lampung, MFH,-- Sejak dibukanya sistem penerimaan
siswa baru (SPMB) gelombang dua pada 7 Juli 2025, panitia SPMB SMPN 10 Bandar
Lampung, langsung melaksanakan seleksi real time untuk penerimaan pada jalur
domisili dan mutasi.
Tujuan dari hal tersebut yakni memastikan dokumen sebagai
persyaratan pendaftaran secara fisik terhadap dokumen yang telah diunggah
peserta secara online pada website https://spmb.bandarlampungkota.go.id.
Baca Lainnya :
- Kadisdikbud Ajak Guru Bandar Lampung Dukung Keberhasilan Pembelajaran0
- Disdikbud Lampung Komitmen Perjuangkan Nasib Status 400 Guru Honorer R40
- 400 Guru Honorer R4 Non ASN Mengadu ke LBH0
- Pemprov Lampung Pastikan Proses Penyerahan SK PPPK Sesuai Jadwal Nasional0
- Satgas Ops Damai Cartenz, Kejar Pelaku Pembakaran Rumah Bupati dan Kantor Distrik0
Kepala sekolah setempat, Sri Budi Karyadi, M.Pd, mengatakan
pada proses tersebut merupakan salah satu langkah SPMB 2025 sebelum diumumkan
kelulusan. Meski demikian, pada jalur domisili, jarak tempat tinggal terdekat
dari sekolah menjadi prioritas pada seleksi.
Menurut dia, daya tampung jalur penerimaan domisili SPMB pada
tahun pelajaran 2025/2026 disediakan sebanyak 60 calon peserta didik. Sedangkan
jumlah pendaftar yang masuk mencapai dua kali lipat dari daya tampung.
“Untuk jalur domisili jarak terdekat dari rumah ke sekolah
itu yang diprioritaskan diterima. Bila daya tampung domisili sudah habis,
pendaftar yang tidak diterima di sini bisa dialihkan pada pilihan kedua atau
ketiga,” ujar dia, Selasa, 8 Juli 2025.
Kemudian, lanjut dia, untuk jalur mutasi yang dibuka
bersamaan dengan jalur domisili, ini memiliki daya tampung sebanyak 15 calon
peserta didik. Namun, hingga hari kedua dibukanya SPMB, jumlah pendaftar satu
orang.
“Seandainya untuk jalur mutasi daya tampungnya tidak
terpenuhi dari yang telah ditentukan berdasarkan petunjuk teknis SPMB, maka
kuotanya akan dialihkan pada jalur domisili,” kata pria yang akrab disapa Budi
itu.
Budi mengatakan, pada proses SPMB panitia yang telah dibentuk
sudah bekerja maksimal dalam melaksanakan tugas. Tujuannya, agar masyarakat
dapat terlayani secara baik sesuai dengan prinsip SPMB tahun 2025.
“Alhamdulillah sejauh
ini SPMB di sekolah kami berlangsung kondusif, mulai dari pendaftaran gelombang
pertama hingga gelombang dua ini masih berjalan baik. Ini merupakan hasil kerja
sama yang baik dari semua pihak,” katanya. [MFH/**]











3.jpg)