- Polsek Pulau Panggung Tangkap Pencuri Kopi di Jemuran Ulu Belu
- 50 Perahu Hias Meriahkan Launching Seafood Muara Indah
- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Fokus Prioritaskan Keselamatan Warga

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Lampung mempercepat upaya mitigasi dalam menghadapi potensi
bencana hidrometeorologi, menyusul prediksi perkembangan Siklon Tropis 91S yang
berpotensi mendekati wilayah Sumatera bagian Selatan.
Kesiapan ini ditekankan dalam Rapat
Koordinasi Kesiapsiagaan yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan
Nurlela, di Kantor BPBD Provinsi Lampung, Kamis (11/12/2025).
Dalam arahannya, Wagub Jihan
Nurlela menegaskan bahwa fokus utama Pemprov adalah prioritas keselamatan
warga.
Baca Lainnya :
- Kapolda Lampung Buka Ujian Sabuk Hitam Karate Inkanas Regional Zona I 20250
- Gubernur Perintahkan Segera Tangani Jembatan Way Nughik yang Putus0
- MTQ ke-52 Provinsi Lampung Dimulai: 464 Peserta dari 15 Kabupaten/Kota Siap Berlaga0
- Pemkab Lampung Barat Raih Anugerah Badan Publik Informatif Provinsi Lampung 20250
- Gubernur Mirza Dorong Kreator Muda Sebagai Agen Pelestari Budaya Melalui Karya Seni0
“Hari ini yang menjadi stressing
yang paling utama adalah prioritas keselamatan warga. Hal ini tergantung
bagaimana sistem kita kuat dalam mitigasi risiko bencana,” ujar Wagub.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus
berkoordinasi melakukan rapid mapping atau pemetaan risiko cepat, khususnya di
wilayah yang rentan terdampak secara situasional berdasarkan kondisi cuaca
terkini.
Upaya mitigasi yang ditekankan
antara lain :
1. Pembaruan Informasi Cepat: Semua
aplikasi kebencanaan Pemprov Lampung diintegrasikan ke dalam platform Lampung
Inn untuk pembaruan dan sosialisasi informasi secara berkala.
2. Edukasi Kelompok Rentan:
Pemetaan dan edukasi intensif kepada masyarakat, terutama yang bermukim di
daerah pesisir, aliran sungai, dan kelompok rentan, untuk memastikan warga
memiliki kesiapan dan responsif terhadap tanda-tanda bencana.
3. Teknologi Modifikasi Cuaca
(TMC): BPBD Provinsi Lampung telah berkoordinasi dengan instansi nasional untuk
memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca guna memecah awan, terutama menjelang
perkiraan puncak musim penghujan pada Januari. BPBD mencatat efektivitas TMC di
Lampung pada Januari 2025 mencapai hampir 90%.
Dalam rapat tersebut Dinas
Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung melaporkan telah
melaksanakan berbagai kegiatan perlindungan di wilayah rawan banjir seperti di
Kabupaten Tanggamus dan Pesawaran, termasuk pembangunan tanggul dan bronjong
untuk menahan luapan air yang dapat mengganggu pemukiman dan pertanian.
Pemprov Lampung memastikan
upaya mitigasi terus diperkuat untuk meminimalisir risiko bencana dan
memastikan masyarakat siap menghadapi segala kemungkinan. [MFH/ Dinas
Kominfotik Lampung]











3.jpg)