- Pemprov Lampung Perkuat Akuntabilitas, Targetkan Peningkatan SAKIP dan Zona Integritas
- Pemprov Lampung Dorong Pramuka jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan
- DPO Curanmor Polsek Talang Padang Menyerahkan Diri
- Bupati Tegaskan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung
- Bupati Parosil: Ngaji sebagai Tempat Introspeksi Diri
- Bupati Parosil Canangkan Sensus Ekonomi 2026 diLambar, Libatkan 329 Petugas Lapangan
- Bupati Lampung Utara Bersama Wakil Tinjau Pembangunan Jalan
- Perwosi Lampura Matangkan Persiapan Sosialisasi Senam Payu Kidah Tingkat Kecamatan
- Plt. Bupati Lamteng Ajak Masyarakat Tingkatkan Produktivitas dan Gotong Royong
- 42 ASN Pemkot Metro Masuki Masa Purnabakti, Wali Kota: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun
Pemprov Lampung Perkuat Akuntabilitas, Targetkan Peningkatan SAKIP dan Zona Integritas

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Sekretaris Daerah Provinsi
Lampung Marindo Kurniawan membuka Kegiatan Asistensi Sistem Akuntabilitas
Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Pembangunan Zona Integritas (ZI)
Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2026. Kegiatan
dilaksanakan di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Kamis (04/06/2026).
Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat tata
kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi hasil melalui pelaksanaan
Asistensi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan
Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah
strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kinerja
perangkat daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan
menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan
instrumen untuk memastikan seluruh program dan kegiatan pemerintah benar-benar
memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dorong Pramuka jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan0
- Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program MBG0
- Pemprov Lampung Perkuat Tata Kelola Pemerintahan melalui Sosialisasi e-Review 20260
- Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda0
- Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Pemprov Lampung Tegaskan Semangat Kebhinekaan0
Menurut Marindo, sejak dilantik, Gubernur Rahmat
Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela memberikan perhatian besar
terhadap penguatan tata kelola pemerintahan. Salah satu fokusnya adalah
memastikan setiap program yang dibiayai APBD mampu menghasilkan dampak nyata
dan terukur bagi pembangunan daerah.
“Pak Gubernur meminta agar tata kelola pemerintahan
berjalan dengan baik dan setiap program, kegiatan, maupun subkegiatan yang
tercantum dalam APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucap
Sekda saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, capaian akuntabilitas kinerja Pemprov
Lampung terus menunjukkan tren positif. Saat ini Provinsi Lampung telah
memperoleh predikat BB untuk SAKIP dan A- untuk Reformasi Birokrasi (RB),
bahkan nilai RB meningkat dari sekitar 82 menjadi 84 pada penilaian terbaru.
Sekda menilai capaian tersebut merupakan hasil proses
panjang yang dibangun melalui komitmen seluruh perangkat daerah dalam
menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik. Ia mengingatkan bahwa
peningkatan nilai bukan dicapai melalui penyusunan laporan semata, tetapi
melalui perbaikan kinerja yang nyata di lapangan.
Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat
daerah (OPD) memahami secara mendalam indikator kinerja yang menjadi target
masing-masing instansi. Setiap OPD diminta aktif melakukan evaluasi dan
memastikan seluruh data serta capaian program terdokumentasi dengan baik dalam
sistem akuntabilitas kinerja.
“Yang kita kejar bukan sekadar nilai. Yang penting
adalah bagaimana kinerja yang sudah dilakukan ASN dapat tercermin secara nyata
dalam sistem dan laporan akuntabilitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Koordinasi
Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur,
dan Pengawasan II Kementerian PANRB Budi Prawira menyebut Lampung menjadi salah
satu provinsi dengan capaian SAKIP dan reformasi birokrasi terbaik di tingkat
daerah.
Ia mencatat Provinsi Lampung telah meraih predikat BB
untuk SAKIP dan nilai reformasi birokrasi di atas 84 atau berpredikat A-.
Capaian tersebut dinilai dapat menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten dan
kota di Lampung yang hingga kini belum ada yang berhasil mencapai predikat BB
untuk SAKIP.
Budi juga mendorong Pemprov Lampung mengambil peran
lebih besar dalam membina pemerintah kabupaten dan kota agar peningkatan
kualitas tata kelola pemerintahan dapat terjadi secara merata di seluruh
wilayah Lampung.
Selain penguatan SAKIP, kegiatan asistensi juga
difokuskan pada percepatan pembangunan Zona Integritas. Pemprov Lampung saat
ini telah memiliki satu unit kerja berpredikat Zona Integritas, yakni Rumah
Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung.
Sekda Marindo berharap capaian tersebut dapat
diperluas ke perangkat daerah lain yang memberikan pelayanan langsung kepada
masyarakat. Menurut dia, pembangunan Zona Integritas menjadi bagian penting
dalam menciptakan birokrasi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Ia juga meminta Inspektorat, Bappeda, dan Biro
Organisasi memperkuat sinergi dalam mengawal proses perencanaan, pelaksanaan,
hingga evaluasi kinerja perangkat daerah. Ketiga unsur tersebut dinilai
memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan reformasi
birokrasi dan akuntabilitas kinerja.
Melalui asistensi yang diberikan langsung oleh
Kementerian PANRB, Pemprov Lampung berharap kualitas SAKIP, reformasi
birokrasi, dan pembangunan Zona Integritas dapat terus meningkat. Penguatan
tata kelola tersebut pada akhirnya diharapkan mampu menghadirkan pelayanan
publik yang lebih cepat, transparan, efektif, dan berdampak langsung terhadap
peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung]











3.jpg)