- Gubernur Cup 2026 Dibuka, Gubernur: Kompetisi Jalan Meningkatkan Kualitas Generasi Muda
- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman
- Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026 Jepang
- Pamerkan Kriya Lampung di Kriyanusa 2026, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
- Bukan Sekadar Akses, Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Martabat Kaum Tuli
- Warga Sragi Jadi Korban Love Scam di Peras Rp290 Juta, Pelaku di Tangkap di Brebes
- Polsek Pematang Sawa Pastikan Karhutla di Tampang Tua Telah Padam
- Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif Penguatan Distribusi Hasil Pertanian Lampung
- APIK Dorong Transformasi Kakao Lampung Timur Berbasis Petani dan Kolaborasi
Pemkab Lambar Bakal Sulap Kawasan Kumuh Pajar Bulan jadi Permukiman Layak Huni Lewat BSPS

LAMBAR, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Lampung
Barat akan merombak kawasan kumuh di Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way
Tenong, menjadi permukiman yang lebih layak huni, sehat, dan tertata.
Penanganan dilakukan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)
dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Sebanyak 27 unit rumah tidak layak huni di
empat lingkungan akan dibedah. Keempat lingkungan tersebut yakni Kalirejo,
Wangun Sari, Wangun Reja, dan Mekar Jaya. Selain bedah rumah, perbaikan juga
mencakup infrastruktur jalan lingkungan, saluran drainase, dan pembangunan
gapura di lahan seluas 28,31 hektar.
Rencana itu mengemuka usai Bupati dan Wakil
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus–Mad Hasnurin mengikuti rapat koordinasi
melalui zoom meeting bersama Menteri PKP Maruarar Sirait, Kamis (7/6/2026).
Rapat membahas peningkatan kualitas permukiman kumuh di Lampung Barat.
Baca Lainnya :
- Resmi Nahkodai Koni, Irfan Fadillah Targetkan Porprov 2026 Lambar Peringkat Lima0
- Bupati Lambar : Lulusan SMK Harus Punya Kompetensi, Kreativitas, dan Karakter0
- Musorkab IV, Bupati Parosil: Harus Menjadi Momentum Kebangkitan Olahraga Bukan Hanya Seremonial0
- Mighrul Lampung Bersatu Kabupaten Lampung Barat Dikukuhkan0
- Bupati Parosil Sambut Kunjungan DPR RI dan Kementerian PU0
Rapat koordinasi digelar di Bandar Lampung dan
dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur
Jihan Nurlela, anggota DPR RI Mukhlis Basri, Forkopimda, serta unsur instansi
vertikal. Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat beserta jajaran
mengikuti secara daring dari Lingkungan Wangun Reja, Kelurahan Pajar Bulan.
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, BSPS
merupakan wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan seluruh rakyat
Indonesia memiliki hunian layak. “Sesuai arahan Bapak Presiden, tidak boleh ada
lagi rakyat yang tinggal di rumah tidak layak huni,” ujarnya.
Menurut Maruarar, program ini bukan sekadar
membangun fisik, melainkan membangun harapan dan martabat. Ia meminta
pemerintah daerah dan masyarakat bergotong royong mengawal program agar
manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat yang membutuhkan. “Bekerjalah untuk
rakyat, buat rakyatmu sehat dan sejahtera,” pesan Maruarar menutup dialognya
dengan Bupati Lampung Barat.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal
menyatakan komitmen Pemprov Lampung meningkatkan kualitas hidup masyarakat
melalui BSPS. “Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, maka derajat
kesehatannya juga akan semakin baik. Rumah yang sehat akan melahirkan keluarga
yang sehat, dan keluarga yang sehat menjadi fondasi pembangunan daerah,”
ucapnya.
“Oleh karena itu kita benahi rumah tidak layak
huni, kita tata kawasan kumuh, agar masyarakat Lampung hidup lebih sehat dan
bermartabat,” tambah Rahmat.
Dalam dialog melalui zoom Bupati Lampung Barat
Parosil Mabsus menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat. “Terima kasih
Pak Presiden dan Pak Menteri atas program BSPS. Bantuan ini adalah wujud nyata
kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat,” kata Parosil.
Ia menjelaskan, penanganan kawasan kumuh di
Pajar Bulan meliputi pekerjaan jalan lingkungan, saluran drainase, dan
pembangunan gapura di lahan seluas 28,31 hektar. Selain itu, 27 unit rumah
tidak layak huni akan diperbaiki melalui skema BSPS.
Pembangunan direncanakan mulai 22 Juni 2026 dan
ditargetkan rampung pada 22 Desember 2026. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











