- Ngopi Kerukunan Satukan Pemerintah, Tokoh Agama dan Media Jaga Harmoni Bandar Lampung
- Senam Kerukunan Tandai Kick Off HUT Ke-81 RI Kemenag Bandar Lampung
- Pemprov Perkuat Kolaborasi untuk Perluas Kesempatan Penyandang Disabilitas
- Gubernur Resmikan RS Alamsyah Ratu Perwiranegara
- Pengurus LKKS Tanggamus Dilantik, Siap jadi Motor Penggerak Kepedulian Sosial
- Lepas 598 Peserta Jamnas XII, Gubernur Tekankan Penguatan Karakter dan Integritas Generasi Muda
- M. Ardhiansyah Resmi Pimpin Dinas Kominfotiksan Pesawaran
- Bupati Nanda Indira Lepas Kontingen Jambore Nasional XII Pesawaran
- Kontingen Pramuka Lamtim Siap Ukir Prestasi di Jambore Nasional XII 2026
- Dinas PUTR Metro Pertama Kali Dinilai Ombudsman
Kolaborasi KIM, Pemerintah, dan Desa Jadi Kunci Akselerasi Transformasi Digital
.jpg)
BANDAR
LAMPUNG, MFH –
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas
Informasi Masyarakat (KIM) di Balai Keratun, Lantai 3, Selasa (26/8/2025).
Plt. Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Digital, Marolli J.
Indarto, menyampaikan bahwa KIM berperan penting sebagai penghubung informasi
antara pemerintah dan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Siapkan Strategi Tingkatkan Lulusan SMA ke Perguruan Tinggi0
- Panen Raya Warnai Semangat Ketahanan Pangan0
- Malam Puncak Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di RT.04 Rajabasa Jaya Meriah 0
- Lomba Kartu Gaple di RT.04 Kembali Sukses Digelar0
- Prajurit Muda Yonif 7 Marinir Raih Juara di Invitasi Renang Piala Gubernur Lampung 20250
“KIM menjadi ujung tombak penyampaian informasi yang akurat dan membumi, agar
program prioritas pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dapat dipahami
dan diikuti masyarakat,” ujarnya.
Marolli menambahkan, program Koperasi Desa Merah Putih yang diamanatkan melalui
Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan
di tingkat desa, mengurangi kesenjangan kota-desa, dan mendorong kemandirian
ekonomi berbasis komunitas.
Dalam era digitalisasi, lanjut Marolli, KIM diharapkan mampu menyajikan konten
edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Peserta Bimtek
juga akan mendapatkan sertifikat kompetensi dengan nilai setara 6 GB sebagai
bukti peningkatan kapasitas di bidang komunikasi publik digital.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, menekankan pentingnya
dukungan pembiayaan bagi KIM melalui mekanisme Dana Desa.
“KIM dapat menjadi motor penggerak publikasi program pemerintah, mulai dari
koperasi, stunting, hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Untuk itu perlu payung
hukum agar kegiatan mereka bisa dibiayai secara berkelanjutan,” jelas Ganjar.
Bimtek ini juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi antara KIM, pemerintah
daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi desa,
termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan
meningkatkan daya saing produk lokal.
Acara ini dihadiri perwakilan Kominfo kabupaten/kota, Dinas Koperasi dan UKM,
media, serta anggota KIM secara daring maupun luring.
Dengan adanya pelatihan ini, KIM diharapkan menjadi jembatan efektif penyebaran
informasi strategis sekaligus motor penggerak literasi digital menuju
masyarakat desa yang mandiri dan inklusif. [MFH/**]











3.jpg)