- Bapenda Tanggamus Perkuat Pengawasan Pajak, Kontribusi PT Tirta Investama Capai Rp396 Juta
- Libatkan TNI/Polri dan Satpol PP, Pemkab Tanggamus Tegas Lakukan Penertiban Lokasi Dagang Tak Berizi
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ruang Kreatif, Olahraga, dan Eksplorasi Kopi Lampung
- Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu
- Polsek Sumberejo Identifikasi Warga Tersengat Listrik
- Bupati Tanggamus Terima BP Taskin dan Calon Investor China
- Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat Tekankan Integritas dan Budaya Kerja Jalan Lurus
- Gubernur Mirza Cetak Generasi Emas Desa Melalui Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual
- Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing
- Pemkab Lampung Timur Dukung Dua Raperda Inisiatif DPRD
Bupati Tanggamus Terima BP Taskin dan Calon Investor China
Jajaki Pengembangan Industri Kelapa dan Perikanan

TANGGAMUS, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Tanggamus mulai membuka peluang investasi baru melalui penjajakan kerja sama
dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) bersama sejumlah
calon investor dari China.
Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi,
M.A., M.H., menerima langsung rombongan dalam rangkaian audiensi dan peninjauan
sejumlah potensi industri di Kabupaten Tanggamus, Rabu (26/8/2026).
Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten
Tanggamus, para asisten, staf ahli, kepala OPD, kepala bagian serta sejumlah
camat.
Baca Lainnya :
- Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat Tekankan Integritas dan Budaya Kerja Jalan Lurus0
- Bhabinkamtibmas Polsek Pugung Sambangi Rumah Duka Korban Perkelahian Maut0
- Paripurna DPRD Tak Kuorum, Bupati Soroti Tanggung Jawab kepada 600 Ribu Warga0
- Polsek Limau Terima Penyerahan Gadis Kota Agung yang Dilaporkan Meninggalkan Rumah0
- Menagih Output Perkaderan Muhammadiyah: Melahirkan Pemikir atau Sekadar Pengikut?0
Pertemuan diawali dengan audiensi di kediaman
Bupati Tanggamus. Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi
yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sektor industri
bernilai ekonomi dan berorientasi ekspor.
Peninjauan pertama dilakukan di Kantor Bupati
Tanggamus untuk melihat potensi pengembangan industri bersama BP Taskin dan
calon investor dari China.
Rombongan selanjutnya bergerak ke lokasi
industri kelapa di Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur. Di lokasi ini,
rombongan melihat secara langsung potensi komoditas kelapa beserta peluang
pengembangan produk turunannya.
Tidak hanya kelapa, potensi sektor perikanan
juga menjadi perhatian. Rombongan kemudian meninjau Tempat Pelelangan Ikan
(TPI) Kotaagung untuk melihat peluang pengembangan industri perikanan, termasuk
kebutuhan fasilitas pendukung seperti cold storage.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan siang
bersama BP Taskin dan calon investor di Rumah Dinas Bupati Tanggamus.
Kepala Bapperida Tanggamus Doni Sangaji
Berisang mengatakan, kunjungan tersebut masih merupakan tahap awal untuk
memperkenalkan potensi unggulan Tanggamus kepada calon investor.
“Baru kali ini, baru pertama kali ini, hanya
sebatas pengenalan komoditas kelapa. Selanjutnya Tanggamus kan dikenal dengan
Teluk Semaka, yang pastinya potensi ikannya sangat tinggi,” kata Doni.
Menurutnya, sektor kelapa memiliki peluang
pengembangan yang cukup luas. Tidak hanya menghasilkan produk utama, bagian
lain dari kelapa seperti sabut, air dan batok juga dapat diolah menjadi produk
bernilai tambah.
Sabut kelapa, misalnya, dapat dikembangkan
menjadi bahan serat, sedangkan air kelapa dan batok juga berpotensi diolah
menjadi produk industri. Bahkan, sejumlah produk turunannya memiliki peluang
untuk dipasarkan ke luar daerah hingga ekspor.
“Makanya kita terus menggandeng investor-investor
yang tertarik di Tanggamus. Kita harus pelan-pelan melihat potensi-potensi yang
memang bisa diunggulkan untuk dijual ke luar, yang sifatnya ekspor,” ujarnya.
Sementara di sektor perikanan, pemerintah
daerah memperkenalkan potensi pesisir Tanggamus, khususnya kawasan Teluk
Semaka, kepada calon investor.
Doni menyebut, dari peninjauan di TPI
Kotaagung, calon investor mulai melihat peluang pengembangan sektor perikanan,
termasuk kemungkinan pembangunan cold storage dan penguatan kemandirian
pengelolaan hasil perikanan.
“Alhamdulillah tadi terlihat ada segmen positif
dari investor yang bisa dikembangkan, adanya cold storage, terus adanya
sifatnya mandiri, kemandirian Tanggamus dari sektor perikanan,” katanya.
Doni menegaskan, belum ada angka pasti mengenai
nilai investasi yang akan ditanamkan maupun bentuk bantuan atau kerja sama yang
akan diberikan. Saat ini pemerintah daerah masih berada pada tahap
memperkenalkan potensi dan memetakan peluang pengembangan.
“Untuk saat ini kita memperlihatkan
potensi-potensi saja. Nanti ke depan kita lihat berapa banyak yang bisa
dikembangkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, BP Taskin juga masih akan
berada di Tanggamus untuk melihat sejumlah potensi lainnya. Pemerintah daerah
akan memperluas pengenalan potensi hingga wilayah selatan Tanggamus, termasuk
Semaka dan Pematang Sawa.
“Potensi kita bukan hanya di atas. Kita
memperkenalkan juga di bawah, Wonosobo, Semaka dan Pematang Sawa. Kita kenalkan
juga potensinya,” ujar Doni.
Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi sendiri
menempatkan penjajakan ini sebagai bagian dari upaya membuka peluang investasi
yang dapat memberikan dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan terus
mendorong potensi daerah agar tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi
dapat dikembangkan menjadi produk industri bernilai tambah.
Langkah tersebut diharapkan mampu membuka
lapangan kerja, meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal, memperkuat sektor
perikanan dan kelapa, sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan
pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tanggamus.
Adapun rombongan BP Taskin dan calon investor
dari China yang hadir terdiri dari H. M. Sangaji selaku Staf Ahli BP Taskin; H.
Wahyudi Komisaris PT Titik Terang Solusindo; M. Fitriady Direktur PT Titik
Terang Solusindo; Lam Tan Ying, Mr. Shuwu Li, dan Mr. Tao Li dari PT Green
Energy Investment Consultancy; serta M. Qadri, Yarham Arif, Kurniawan Aji, dan
Donny dari PT Titik Terang Solusindo.
Kunjungan ini menjadi
langkah awal bagi Tanggamus untuk mempertemukan potensi daerah dengan peluang
investasi, dengan harapan penjajakan tersebut dapat berlanjut ke tahap kajian
dan kerja sama yang lebih konkret. [MFH/Din/rils]











3.jpg)