- Bapenda Tanggamus Perkuat Pengawasan Pajak, Kontribusi PT Tirta Investama Capai Rp396 Juta
- Libatkan TNI/Polri dan Satpol PP, Pemkab Tanggamus Tegas Lakukan Penertiban Lokasi Dagang Tak Berizi
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ruang Kreatif, Olahraga, dan Eksplorasi Kopi Lampung
- Gubernur Mirza Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Terpadu
- Polsek Sumberejo Identifikasi Warga Tersengat Listrik
- Bupati Tanggamus Terima BP Taskin dan Calon Investor China
- Bupati Tanggamus Lantik 78 Pejabat Tekankan Integritas dan Budaya Kerja Jalan Lurus
- Gubernur Mirza Cetak Generasi Emas Desa Melalui Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual
- Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing
- Pemkab Lampung Timur Dukung Dua Raperda Inisiatif DPRD
Gubernur Mirza Cetak Generasi Emas Desa Melalui Strategi Investasi Intelektual dan Spiritual


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Di bawah kepemimpinan
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela
(Jihan), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan sebuah paradigma baru
dalam pembangunan daerah: Manusia adalah Infrastruktur Terpenting. Pemprov Lampung
tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi justru melakukan
lompatan besar dengan mengokohkan fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui dua
terobosan strategis yang menyentuh langsung akar rumput: Program Satu Desa Satu
Sarjana (STEM) dan Satu Desa Satu Hafiz Qur’an.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen
tegas Gubernur Mirza yang telah menghapus beban uang komite sekolah di tahun
2025 kemarin. Kini, Pemprov Lampung hadir lebih jauh, bukan sekadar
menggratiskan akses, melainkan menjamin masa depan anak-anak desa.
Baca Lainnya :
- Perkuat Mitigasi Karhutla, Wagub Jihan Dorong Kesiapan Personel, Armada hingga Water Bombing0
- Satpol PP Provinsi Lampung dan Satgas TNI Pantau Pengiriman Gabah di Bakauheni0
- Pemprov Lampung Jaga Kelancaran Pasokan Energi0
- Rakernas I APTISI 2026 di Lampung, Perguruan Tinggi Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah0
- Gubernur Mirza Dorong Perguruan Tinggi jadi Mitra Strategis Pembangunan Lampung0
Meretas
Batas, Menciptakan Inovator Lokal dari Pinggiran
Pemprov Lampung memahami bahwa kemajuan sebuah
daerah tidak boleh hanya berpusat di perkotaan. Melalui Program Satu Desa Satu
Sarjana, Pemprov memberikan beasiswa bagi 2.500 putra-putri terbaik desa,
khususnya anak-anak petani dan keluarga tidak mampu, untuk menempuh pendidikan
tinggi (PT/Universitas) di bidang Science, Technology, Engineering, and
Mathematics (STEM).
Ini bukan sekadar program beasiswa biasa. Ini adalah
strategi “rural brain gain”. Gubernur Mirza memiliki visi besar: menjadikan
setiap desa di Lampung memiliki "aktor intelektual" lokal yang mampu
menjadi motor penggerak inovasi.
“Kita tidak ingin desa
hanya menjadi penonton kemajuan. Kita ingin desa menjadi sumber inovasi itu
sendiri. Jika satu desa memiliki satu sarjana STEM, maka desa itu akan memiliki
kemampuan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, dari teknologi pertanian
presisi hingga efisiensi ekonomi kerakyatan,” tegas Gubernur Mirza dalam
keterangannya.

Gubernur Mirza mengatakan bahwa program
tersebut diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi,
sekaligus memperkuat kualitas SDM di tingkat desa.
"Lampung membutuhkan generasi muda yang
memiliki kemampuan di bidang teknologi, mesin, industri, pertanian modern,
serta berbagai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Karena
itu pendidikan vokasi dan pendidikan berbasis keterampilan juga menjadi bagian
penting dalam pengembangan SDM Lampung," ujarnya.
Ia menjelaskan pemerintah memiliki kewenangan
untuk membuat kebijakan dan membuka ruang pembangunan. Sedangkan perguruan
tinggi menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan SDM.
Dengan investasi besar ini, Pemprov Lampung
optimis dapat memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ini adalah
bukti konkret bahwa negara hadir, bukan hanya untuk meringankan beban, tetapi
untuk mengangkat derajat dan daya saing masyarakat desa.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila), Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.
menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM diperoleh melalui jalur pendidikan,
untuk itu perlu adanya dukungan penuh dari
dunia pendidikan.
"Pak Gubernur memiliki program satu desa
satu sarjana, merupakan sebuah terobosan dan inovasi yang perlu kita dukung
oleh semua pihak termasuk Insya Allah kami juga akan mendukung bagaimana
menyiapkan lulusan dari setiap desa, dari SMA misalkan itu untuk bisa
melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi terutama pada program
sarjana," ucapnya.
Menurut Albert, saat program sudah berjalan
maka akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan Indeks Pembangunan
Manusia (IPM) di Provinsi Lampung.
"Jangka panjangnya adalah IPM kita akan
bisa tumbuh merangkak naik persentasenya, walaupun memang tidak semuanya dari
unsur pendidikan, namun unsur pendidikan memegang peranan yang sangat
penting," lanjutnya.
Memperkuat
Karakter: Kolaborasi Strategis untuk Mencetak Generasi Qur’ani
Namun, Gubernur Mirza meyakini bahwa kecerdasan
intelektual harus berjalan seiring dengan kecerdasan spiritual. Sosok pemimpin
yang ideal adalah mereka yang menguasai Iptek dan kokoh Imtaq-nya. Oleh karena
itu, Pemprov Lampung bersinergi erat dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)
Provinsi Lampung untuk merealisasikan “Program Satu Desa Satu Hafiz Qur’an”.
Melalui program ini, Pemprov dan Baznas
memberikan beasiswa khusus bagi para generasi muda desa untuk menjadi penghafal
Al-Qur’an. Ini adalah upaya membangun peradaban dari hulu. Gubernur Mirza ingin
memastikan bahwa desa-desa di Lampung tidak hanya melahirkan para insinyur dan
ilmuwan, tetapi juga para penghafal Al-Qur’an yang akan menjadi penjaga moral
bangsa.
“Di tangan para penghafal Al-Qur’an dan para
sarjana STEM inilah masa depan Lampung dan Indonesia dipertaruhkan. Kita
membangun manusia yang tidak hanya cerdas secara nalar, tetapi juga tangguh
hatinya. Mereka akan kembali ke desanya untuk membawa keberkahan dan kemajuan,”
ujar Gubernur Mirza.
Persepsi
Baru: Lampung Rumah bagi Generasi Emas
Melalui dua pilar utama ini, Gubernur Rahmat
Mirzani Djausal sedang membangun sebuah ekosistem pembangunan yang inklusif dan
holistik. Ini adalah wujud nyata dari good governance yang berpihak pada
kepentingan rakyat kecil. Provinsi Lampung kini memiliki alasan kuat untuk
optimis: masa depan mereka sedang disiapkan, bukan hanya dengan perbaikan jalan
berupa cor beton dan gedung-gedung, tetapi dengan otak yang cerdas dan jiwa
yang bersih.
Pemprov Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, akademisi, hingga tokoh agama, untuk mengawal dan mensukseskan program ini. Karena membangun SDM bukan hanya tugas pemerintah, melainkan ikhtiar bersama menuju Lampung menjadi Provinsi yang Maju. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










3.jpg)