- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Bupati Pringsewu Hadiri Penyerahan LKPD Unaudited Tahun 2025
Raih Capaian TLHP Tertinggi di Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Bupati Pringsewu H.
Riyanto Pamungkas menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah
Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Aula BPK RI
Perwakilan Provinsi Lampung, pada Selasa, (31/03/2026).
Penyerahan LKPD unaudited ini dilaksanakan
secara bersamaan oleh 14 pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai
bentuk kewajiban konstitusional pemerintah daerah dalam menyampaikan laporan
pertanggungjawaban keuangan kepada BPK.
Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung,
Nugroho Heru Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah penyerahan
LKPD unaudited, tim auditor dari masing-masing kabupaten/kota akan melaksanakan
audit terperinci selama kurang lebih 30 hari ke depan.
Baca Lainnya :
- HUT ke-62 Lampung, Pemprov Tegaskan Komitmen Bangun Ekonomi yang Inklusif dan Berdaya Saing0
- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dukung Agita Nazara Ikuti Ajang Puteri Indonesia Tingkat Nasional0
- Wagub Jihan Jadi Inspektur Upacara HUT ke-62 Lampung, Tegaskan Arah Pembangunan Daerah0
- Upacara Ziarah di TMP Warnai Peringatan Hari Jadi ke-62 Provinsi Lampung0
- Paripurna DPRD Lampung Tetapkan Rekomendasi LHP BPK Fokus Perbaikan Kinerja dan Akuntabilitas 0
“Setelah penyerahan ini, tim auditor akan
melakukan pemeriksaan secara rinci di masing-masing pemerintah daerah. Kami
berharap seluruh pemda dapat kooperatif dan responsif, sehingga proses audit
dapat berjalan dengan baik, lancar, dan selesai tepat waktu,” ujar Nugroho.
Ia juga menegaskan pentingnya komitmen
pemerintah daerah dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan (TLHP),
sebagai indikator utama dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan
daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPK
memberikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Lampung atas
kerja sama yang baik selama ini. Secara khusus, Kabupaten Pringsewu memperoleh
capaian terbaik dalam tindak lanjut hasil pemeriksaan (TLHP) dengan nilai
mencapai 99,04 persen, tertinggi di Provinsi Lampung.
Capaian tersebut menunjukkan komitmen yang kuat
dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam melaksanakan pengelolaan keuangan
daerah yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan Standar Akuntansi
Pemerintahan (SAP).
Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas
menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja
keras seluruh perangkat daerah dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK
secara optimal.
“Capaian ini adalah hasil kerja
bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Ke depan, kami akan
terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta menjaga komitmen
dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pringsewu
dalam menghadapi proses audit terperinci yang akan berlangsung selama 30 hari
ke depan, dengan memastikan seluruh perangkat daerah bersikap kooperatif dan
responsif terhadap kebutuhan tim auditor.
Penyerahan LKPD Unaudited Tahun Anggaran 2025 ini merupakan tahapan awal dalam
proses pemeriksaan keuangan daerah. Hasil dari audit tersebut nantinya akan
dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh BPK.
Dengan capaian TLHP tertinggi di Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten
Pringsewu optimistis dapat kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) serta terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan
daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel. [MFH/Diskominfo Pringsewu]











