- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Bupati Parosil Hadiri Pengajian Akbar Silatda ke-II Harlah NU Ke-100 di Sekincau

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati
Lampung Barat H. Parosil Mabsus menghadiri Pengajian Akbar SILATDA (Silaturahmi
Daerah) ke II dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama
(NU) ke-100, yang digelar di Masjid Fathurrahman Srigaluh, Kelurahan Sekincau,
Kecamatan Sekincau, Sabtu malam (24/01/2026) lalu.
Pengajian akbar yang digelar oleh
Pengurus NU bersama lembaga dan badan otonom tersebut berlangsung khidmat dan
penuh semangat kebersamaan. Ratusan jamaah dari berbagai wilayah tampak
antusias memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang sarat nilai
keagamaan dan kebangsaan.
Kegiatan ini turut dihadiri
Mustasyar PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A., Anggota DPR RI Drs. H.
Mukhlis Basri, Ketua DPRD Lampung Barat, Kapolres Lampung Barat, Staf Ahli
Bupati, Kepala BRIDA, para kepala perangkat daerah, Ketua PCNU Lampung Barat,
camat dan peratin, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Harap Geothermal Suoh–Sekincau Jadi Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat0
- Pemkab Lampung Barat Terima SK Pelepasan Kawasan Hutan untuk Tora0
- Pemkab Lambar Perketat Pengawasan Program MBG0
- Berencana Perpanjang Nota Kesepahaman, UBL Kunjungi Bupati0
- Wabup Beri Penghargaan Enam OPD dan Tiga Kecamatan Berkinerja Terbaik0
Pengajian Akbar SILATDA ke II ini
menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin untuk mempererat tali silaturahmi
sekaligus meneguhkan komitmen menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.
Kehadiran KH. Said Aqil Siradj, semakin menambah kekhidmatan acara.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung
Barat H. Parosil Mabsus menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap
peran Nahdlatul Ulama yang selama ini konsisten menjaga persatuan umat dan
keutuhan bangsa.
“NU adalah pilar penting dalam
menjaga kerukunan, toleransi, dan persatuan bangsa. Pemerintah daerah sangat
membutuhkan peran NU dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam menjaga
nilai-nilai keagamaan yang moderat,” ujar Parosil.
Ia menegaskan, sejak kelahirannya
NU telah membuktikan diri sebagai penjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah,
perekat umat, serta pilar utama keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. NU
tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga hadir nyata di tengah masyarakat
dengan membangun peradaban Islam yang ramah, moderat, dan berakar pada kearifan
lokal.
Menurut Parosil, di Kabupaten
Lampung Barat peran NU sangat dirasakan, terutama dalam menjaga kerukunan umat
beragama, memperkuat pendidikan keagamaan dan pesantren, membangun akhlak
generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di
tengah masyarakat yang majemuk.
“Oleh karena itu, Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat senantiasa membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan
NU dan seluruh elemen umat dalam mewujudkan Lampung Barat yang religius, aman,
rukun, dan sejahtera,” lanjutnya.
Bupati juga menyampaikan rasa
syukur dan kebanggaannya karena pada SILATDA kali ini, jamaah mendapatkan
tausiyah dan pencerahan langsung dari Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A.,
seorang ulama, intelektual Muslim, dan tokoh nasional yang telah banyak
berkontribusi bagi NU, umat, dan bangsa Indonesia.
Ia berharap, tausiyah yang
disampaikan dapat memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah
basyariyah, sekaligus meneguhkan komitmen kebangsaan warga NU dalam menghadapi
tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sementara itu, dalam tausiyahnya,
KH. Said Aqil Siradj mengajak seluruh jamaah untuk meneladani perjuangan para
ulama NU, menjaga persatuan, serta terus menanamkan sikap moderat dan toleran
dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengajian akbar ini juga diisi
dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara,
serta harapan agar Nahdlatul Ulama terus berkontribusi dalam menjaga keutuhan
NKRI.
Dengan terselenggaranya Pengajian
Akbar SILATDA ke II ini, diharapkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai ke-NU-an
semakin mengakar di tengah masyarakat, sejalan dengan peran NU sebagai
organisasi keagamaan yang konsisten mengusung Islam rahmatan lil ‘alamin.
[MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)